home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Gatal pada Malam Hari? Simak Cara Mengatasinya

Gatal pada Malam Hari? Simak Cara Mengatasinya

Kulit gatal tentu sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Apalagi kalau rasa gatal ini muncul pada malam hari. Tentu saja, hal ini bisa mengganggu kualitas tidur. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara menghilangkan gatal malam hari ini?

Apa penyebab gatal malam hari?

formikasi kulit rasa gatal

Gatal malam hari adalah kondisi kulit gatal yang hanya terjadi pada malam hari. Kondisi ini disebut juga dengan nocturnal pruritus (NP). Penyebab gatal malam hari ini bermacam-macam, salah satunya bisa terjadi akibat eksim.

Selain itu, penyebab lain yang lebih umum terjadi yaitu akibat perubahan mekanisme alami di dalam tubuh. Fungsi-fungsi ini berubah hanya saat malam hari.

Misalnya, suhu tubuh Anda dan aliran darah di kulit Anda meningkat pada malam hari, sehingga menghangatkan kulit. Kenaikan suhu pada kulit ini bisa membuat Anda merasa gatal.

Pelepasan zat-zat tertentu dari tubuh juga bisa berubah pada malam hari, contohnya pada pelepasan sitokin. Sitokin yaitu sekumpulan protein yang terlibat dalam pembentukan sistem imun manusia.

Pada malam hari, tubuh bisa melepaskan lebih banyak sitokin, sehingga akan meningkatkan risiko terjadinya peradangan. Sementara, produksi kortikosteroid (hormon yang mengurangi peradangan) justru melambat.

Alhasil, kondisi ini juga akhirnya bisa menimbulkan kulit gatal pada malam hari. Selain itu, kulit biasanya akan kehilangan lebih banyak air di malam hari sehingga menjadi cenderung lebih kering. Ini membuat kulit jadi mudah gatal.

Bagaimana cara mengatasi gatal malam hari?

Ada berbagai cara untuk mengatasi kulit gatal di malam hari. Mulai dari penggunaan obat, produk pelembap kulit, sampai perawatan sederhana di rumah.

1. Gunakan krim anti gatal

Salah satu yang paling dibutuhkan untuk mengatasi nocturnal pruritus yakni krim anti gatal, yang tentunya tidak membuat kulit kering.

Melansir British Association of Dermatologists (BAD), penanganan pruritus sebaiknya gunakan krim anti gatal yang juga mengandung komponen pelembap. Hindari krim anti gatal yang memiliki efek kering.

BAD menyarankan sebaiknya menggunakan krim anti gatal yang mengandung lauromacrogol. Krim gatal yang mengandung bahan aktif ini juga memiliki efek menenangkan kulit selain mengurangi gatal.

Krim jenis itu bukan hanya bisa mengatasi kulit gatal, tapi juga bisa mengatasi dermatitis atopik (eksim).

2. Gunakan pelembap kulit

Selain krim anti gatal, kulit juga tetap membutuhkan pelembap untuk mengatasi masalah ini. Pilihlah produk pelembap kulit yang tepat untuk kulit, yang bahan aktifnya bisa melawan kekeringan di kulit, seperti urea.

Urea adalah zat alami yang membuat sel-sel kulit terhidrasi. Dengan terhidrasinya kulit, ini sekaligus bisa mencegah timbulnya sensasi gatal yang Anda rasakan.

3. Gunakan obat antihistamin

Antihistamin ini diperlukan untuk mengurangi peradangan yang terjadi akibat reaksi alergi yang memicu timbulnya gatal-gatal di kulit. Antihistamin yang digunakan contohnya seperti diphenhydramine, hydroyzine dan juga promethazine.

4. Bersihkan tubuh sebelum tidur

Mandilah menggunakan air dingin atau suam kuku sebelum pergi tidur. Ini merupakan perawatan paling sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Gunakan pula sabun yang bebas pewangi, dan pilih sabun yang tidak mudah membuat kulit kering.

Pilih sabun mandi yang dapat membantu menghidrasi kulit sehingga kelembapan kulit tetap terjaga. Contohnya, sabun yang mengandung minyak kedelai dan minyak alpukat.

Minyak tersebut kaya akan emolien alami (pelembut kulit) sehingga membantu menjaga kelembapan dan kadar air di kulit, sehingga kulit tidak mudah kering. Jika kulit mudah kering, kulit lebih mudah mengalami gatal-gatal.

Kapan harus periksa ke dokter?

dokter urologi

Kulit gatal di malam hari memang bisa diatasi dengan obat tanpa resep, dan dengan perawatan yang tepat di rumah. Namun, jika beberapa hal di bawah ini terjadi pada Anda, sebaiknya periksakan diri ke dokter spesialis kulit.

  • Rasa gatal datang tiba-tiba tanpa penyebab dan berlangsung selama lebih dari 2 minggu.
  • Kulit kering pada malam hari yang tidak kunjung membaik meskipun sudah diberikan obat dan perawatan di rumah.
  • Kulit terasa sangat gatal hingga Anda tidak bisa tidur.
  • Kulit gatal di kaki dan di seluruh bagian tubuh.
  • Kulit gatal disertai kering, perubahan warna kulit, demam, merasa lelah, dan penurunan berat badan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Huizen Jennifer. 2017. What’s to Know About Itchy Skin at Night?. [Online] Tersedia pada: https://www.medicalnewstoday.com/articles/319387.php (Diakses 31 Oktober 2018)

Watson Stephanie. 2018. Itchy Skin at Night? Why It Happens and What You Can Do About It. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/itchy-skin-at-night#natural-causes (Diakses 31 Oktober 2018)

British Association of Dermatologists.Tanpa tahun. Pruritus (Itching without a rash). [Online] Tersedia pada: http://www.bad.org.uk/for-the-public/patient-information-leaflets/pruritus/?showmore=1&returnlink=#.W9lK6WgzbIU (Diakses 31 Oktober 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 7 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x