Kulit Kering Tapi Jerawatan? Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Jenis kulit berminyak memang sering dianggap lebih rentan terhadap masalah jerawat. Namun, tahukah Anda bahwa kulit kering pun dapat mengalami gangguan yang sama? Yuk, kenali apa yang menyebabkan kulit kering berjerawat dan bagaimana cara mengatasinya. 

Penyebab kulit kering berjerawat

jerawat di dahi

Jerawat adalah penyakit kulit kronis yang dapat terjadi akibat penyumbatan pori-pori dan bisa dialami oleh siapapun, terlepas dari usia dan jenis kelamin. Sementara itu, kulit kering merupakan masalah kulit yang cukup umum dan ditandai dengan kurangnya air pada lapisan terluar kulit. 

Masalah jerawat lebih sering dikaitkan dengan kulit berminyak. Pasalnya, salah satu penyebab kemunculan jerawat adalah produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Lantas, bagaimana kulit kering berjerawat terjadi? 

Begini, kulit manusia memiliki sejumlah folikel rambut, yaitu tempat di mana rambut tumbuh. Selain itu, kulit dilengkapi dengan kelenjar sebaceous yang berada di dekat permukaan kulit dan berfungsi menghasilkan minyak yang bertugas menjaga kelembapan. 

Adakalanya, kelenjar ini dapat menghasilkan terlalu banyak minyak yang menghalangi pori-pori. Jika bersatu dengan bakteri dan sel kulit mati yang menumpuk, akan membentuk benjolan di kulit yang menyerupai komedo. 

Apabila kadar kelembapan kulit tidak cukup, kulit Anda mungkin akan tampak bersisik dan kering. Agar hal ini tidak terjadi, kelenjar di bawah kulit mungkin memproduksi lebih banyak sebum. 

Di lain sisi, produksi sebum berlebih dan penumpukan sel kulit mati dapat menyebabkan jerawat. Hal ini yang nantinya memicu kulit kering berjerawat. 

Meski begitu, ada banyak hal yang dapat memicu produksi minyak berlebih yang bisa wajah kering berjerawat, seperti: 

  • Makanan pemicu jerawat, seperti makanan berminyak dan olahan susu
  • Perubahan hormon, terutama saat pubertas, haid, dan hamil
  • Faktor genetik
  • Penggunaan kosmetik yang terlalu tebal

Cara menghilangkan jerawat pada kulit kering


Pada dasarnya, perawatan kulit kering berjerawat hampir sama dengan pengobatan jerawat pada umumnya. Hanya saja, Anda perlu memerhatikan beberapa hal dalam menghilangkan jerawat yang membandel ini. 

1. Pilih pelembap yang sesuai

Salah satu cara untuk mengatasi kulit kering yang berjerawat adalah memilih produk pelembap yang cocok. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya jerawat akibat pelembap yang justru menyumbat pori-pori. 

Bila Anda hendak memilih produk pelembap, sebaiknya temukan catatan di bawah ini pada label produk yang akan dibeli. 

  • Bebas minyak
  • Non-comedogenic
  • Tidak menyumbat pori-pori
  • Non-acnegenic 

Salah satu tips menggunakan pelembap adalah selalu gunakan ketika kulit terasa kering. Sebaiknya Anda juga mengoleskan pelembap setelah mencuci wajah untuk membantu menyimpan air yang dibutuhkan kulit. 

Selain itu, selalu pakai tabir surya dengan kandungan SPF lebih dari 30 dan tidak berbahan dasar minyak ketika pergi ke luar rumah. 

2. Gunakan obat jerawat

antibiotik jerawat benzoil peroksida

Selain menggunakan pelembap, Anda mungkin dapat mempertimbangkan untuk mengatasi kulit kering berjerawat dengan obat-obatan tertentu. Obat jerawat yang mengandung benzoil peroksida, asam salisilat, atau asam alfa-hidroksi dinilai ampuh menghilangkan jerawat. 

Jika Anda bingung harus memulai dari mana, cobalah menggunakan obat dengan kandungan benzoil peroksida pada dosis yang rendah. Umumnya, obat topikal, seperti krim dan gel dapat membantu mengurangi kekeringan yang terjadi pada kulit Anda. 

Selanjutnya, berikan waktu pada kulit Anda untuk beradaptasi. Jika jerawat pada kulit kering membaik, lanjutkan pemakaian obat. Bila tidak kunjung membuahkan hasil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. 

3. Pakai pembersih tanpa pewangi 

Pembersih yang akan digunakan untuk mencuci wajah dan bagian lainnya adalah komponen penting dalam merawat kulit kering yang berjerawat. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan saat mencuci muka yang berjerawat, mulai dari produk pembersih hingga cara mencucinya. 

Pada saat mencuci muka, sebaiknya lakukan dengan lembut dan berhati-hati agar kulit tidak digosok terlalu keras. Setelah itu, bilas dengan air hangat karena air panas dapat mengurangi minyak alami dan menyebabkan kulit menjadi lebih kering. 

Bagi pemilik kulit kering mungkin akan lebih cocok untuk menggunakan sabun yang tidak mengandung alkohol atau pewangi. Kedua bahan tersebut dipercaya dapat mengiritasi kulit. Bila memungkinkan, pilih sabun berbahan dasar gel tanpa busa karena diyakini lebih ringan. 

Menjaga kelembapan kulit kering berjerawat

Ketiga cara di atas memang dinilai efektif menghilangkan jerawat, terutama pada kulit kering. Meski begitu, perlu diingat bahwa kunci utama mengatasi kulit kering yang berjerawat adalah fokus terhadap kebiasaan mencuci muka Anda. 

Perawatan kulit pagi hari berfungsi untuk mencegah dan melindungi kulit dari jerawat. Sementara itu, rutinitas kebersihan kulit di malam hari adalah membersihkan wajah. 

8 Kesalahan Perawatan yang Bikin Kulit Berjerawat

Beberapa orang mungkin hanya perlu mencuci wajah sekali sehari, yaitu ketika di pagi hari dengan air hangat sebelum mengoleskan pelembap dan tabir surya. Namun, tidak sedikit pula orang yang memerlukan pembersih wajah dua kali sehari, pagi dan malam. 

Sebelum tidur, selalu cuci muka dengan pembersih untuk mengangkat kotoran dan riasan. Lalu, akhiri dengan pelembap agar kelembapan kulit tetap terjaga ketika Anda tertidur. 

Selain itu, kebiasaan lainnya yang perlu dihindari agar jerawat tidak semakin parah adalah berhenti memencet jerawat. Memencet jerawat hanya akan menyebabkan peradangan semakin meluas dan menimbulkan jerawat baru.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

7 Cara Ampuh Mengobati Dermatitis Stasis, Eksim yang Muncul di Kaki

Eksim di tangan dan kaki disebut dengan eksim dishidrosis. Cari tahu cara mengobati eksim di tangan dan kaki pada artikel ini!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kulit, Dermatitis 14 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya makanan asin

Kenapa Kita Tak Boleh Terlalu Banyak Makan Makanan Asin?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit