Tukak lambung dan GERD sering kali dikira kondisi yang sama, padahal keduanya berbeda. Mari ketahui lebih lanjut perbedaan kedua kondisi ini untuk mengetahui cara mengatasi keluhan Anda dengan tepat.
Tukak lambung dan GERD sering kali dikira kondisi yang sama, padahal keduanya berbeda. Mari ketahui lebih lanjut perbedaan kedua kondisi ini untuk mengetahui cara mengatasi keluhan Anda dengan tepat.

GERD (gastroesophageal reflux disease) dan tukak lambung sama-sama menyebabkan luka di area lambung.
Kedua kondisi ini juga memiliki gejala yang hampir sama, seperti sakit perut, mual, muntah, dan rasa terbakar di tenggorokan.
Meski begitu, keduanya membutuhkan cara penanganan yang berbeda.
Berikut ini adalah perbedaan utama antara GERD dan tukak lambung.
GERD disebabkan asam lambung naik ke esofagus akibat lemahnya otot sfingter bagian bawah.
Faktor pemicu GERD meliputi makanan tertentu (pedas, asam, atau berlemak), stres, obesitas, dan kebiasaan makan yang tidak teratur.
Sementara itu, tukak lambung merupakan luka di dinding lambung atau usus dua belas jari.
Penyebab tukak lambung adalah infeksi Helicobacter pylori atau penggunaan obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS) dalam jangka panjang.
Ada sedikit perbedaan gejala antara GERD dan tukak lambung, yaitu lokasi nyeri di area perut.
Nyeri karena GERD biasanya lebih terasa di dada (heartburn) terutama di bagian tengah dada, yang sering kali terjadi setelah makan besar atau saat berbaring.
Sensasi ini dapat menyebar ke tenggorokan, menyebabkan rasa terbakar atau panas di belakang tulang dada.
Sementara itu, dikutip dari UCLA Health, nyeri pada tukak lambung cenderung terfokus di perut bagian atas. Nyeri sering kali memburuk saat perut kosong atau beberapa jam setelah makan.

Ada gejala khas GERD yang tidak muncul ketika Anda mengalami tukak lambung, begitu pun sebaliknya.
GERD sering menyebabkan batuk kronis, serta suara serak akibat iritasi pada pita suara oleh asam lambung.
Selain itu, penderita GERD mungkin mengalami gangguan menelan (disfagia), yaitu perasaan seperti ada makanan yang tersangkut di tenggorokan.
Sementara itu, penderita tukak lambung sering kali mengalami sendawa berlebihan, kehilangan nafsu makan, serta feses berwarna gelap.
Pengobatan GERD bertujuan untuk mengurangi produksi asam lambung dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada esofagus.
Obat GERD biasanya melibatkan H2 blocker dan penghambat pompa proton (PPI) untuk mengurangi produksi asam secara lebih efektif dan jangka panjang.
Pengobatan tukak lambung fokus pada penyembuhan luka di dinding lambung atau usus. PPI menjadi pilihan utama pengobatan tukak lambung untuk menurunkan asam.
Jika infeksi Helicobacter pylori terdeteksi, dokter bisa meresepkan antibiotik seperti amoksisilin, klaritromisin, atau metronidazol untuk membasmi bakteri tersebut.
Artikel terkait
Perbedaan GERD dan tukak lambung lainnya terletak pada komplikasi yang muncul. Jika tidak diobati dengan baik, GERD dapat menyebabkan esofagitis.
Komplikasi yang lebih serius yaitu Barrett’s esophagus, sebuah kondisi yang membuat sel-sel di lapisan bawah esofagus berubah menjadi sel-sel yang mirip dengan lapisan usus.
Sementara itu, komplikasi tukak lambung dapat berupa perdarahan gastrointestinal. Ini bisa terjadi ketika tukak menyebabkan pembuluh darah di sekitar lambung pecah.
Selain itu, tukak dapat menyebabkan penyumbatan pada saluran pencernaansaluran pencernaan yang membuat makanan sulit dicerna.
Demikian informasi tentang perbedaan GERD dan tukak lambung.
Penting untuk mengenali gejala dengan jelas dan berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan diagnosis yang tepat.
Jika Anda mengalami masalah lambung yang terus berlanjut atau memburuk, segera cari bantuan medis.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
How Do You Get a Stomach Ulcer? (2024). Retrieved 6 December 2024, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22314-stomach-ulcer
Gastroesophageal reflux disease (GERD). (2024). Retrieved 6 December 2024, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/symptoms-causes/syc-20361940
Acid Reflux & GERD: What To Know. (2024). Retrieved 6 December 2024, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/17019-acid-reflux-gerd
Two Commonly Confused Conditions. (N.d.). Retrieved 6 December 2024, from https://www.uclahealth.org/sites/default/files/documents/HealthyYearsOct2017GERDvsUlcer.pdf
Clarrett, D. M., & Hachem, C. (2018). Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Missouri medicine, 115(3), 214–218.
Kröner, P. T., Cortés, P., & Lukens, F. J. (2021). The medical Management of Gastroesophageal Reflux Disease: a narrative review. Journal of Primary Care & Community Health, 12, 21501327211046736.
Versi Terbaru
12/12/2024
Ditulis oleh Annisa Nur Indah Setiawati
Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
Diperbarui oleh: Fidhia Kemala
Ditinjau secara medis oleh
dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa
General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro