home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

3 Pilihan Obat untuk Membantu Mengatasi Perut Kembung

3 Pilihan Obat untuk Membantu Mengatasi Perut Kembung

Perut kembung umumnya sangat mengganggu karena efeknya yang membuat perut terasa penuh dan begah. Selain dapat diatasi dengan cara sederhana ala rumahan, beberapa jenis obat di apotek dapat membantu memulihkan perut yang kembung.

Apa saja pilihan obat untuk perut kembung?

obat diare

Selain membuat perut terasa tak nyaman, rasa kembung juga dapat membatasi ruang gerak Anda. Itulah mengapa Anda mungkin jadi malas sekali beraktivitas ketika perut sedang kembung, terutama jika perut juga perut tampak membesar.

Perut yang kembung membesar ini sering dianggap sebagai gejala masuk angin dan tidak selalu diatasi dengan obat. Padahal, penyebab sebenarnya adalah penumpukan gas dalam sistem pencernaan.

Jika cara alami dan rumahan tidak juga berhasil, bisa jadi Anda memerlukan bantuan obat. Berikut beberapa pilihan obat untuk masalah perut kembung.

1. Simethicone

Simethicone merupakan obat yang berfungsi untuk menghilangkan sejumlah gas berlebih yang menjadi penyebab perut kembung. Obat ini juga dapat membantu mengurangi sendawa, tekanan pada perut, serta ketidaknyamanan lainnya.

Obat simethicone bekerja dengan cara memecah gelembung gas yang menumpuk pada sistem pencernaan untuk mengurangi rasa kembung. Dengan begitu, gas bisa mengalir dengan lebih mudah dan leluasa mengikuti struktur lambung.

Simethicone bisa dibeli bebas di apotek dan dengan resep dokter untuk dosis yang lebih kuat. Sebelum meminumnya, sebaiknya pahami aturan pakai yang disampaikan oleh apoteker, dokter, atau baca dengan saksama petunjuk penggunaannya.

Hindari minum obat simethicone untuk meredakan perut kembung lebih dari petunjuk yang direkomendasikan. Entah dengan jumlah yang lebih banyak, atau jangka waktu minum yang lebih lama.

Anda perlu memberitahu dokter atau apoteker jika memiliki alergi obat atau kondisi medis tertentu yang memengaruhi efek obat. Khususnya bila masalah medis tersebut terkait dengan perut dan sistem pencernaan.

Simethicone sebaiknya diminum setelah makan dan sebelum tidur, atau sesuai petunjuk dokter maupun apoteker. Perhatikan apakah dokter, apoteker, serta petunjuk pada label obat menyarankan untuk mengunyah atau langsung menelan tablet obat.

Obat simethicone tablet biasanya dikunyah agar bisa terserap dengan sempurna. Sementara untuk obat simethicone berbentuk cair, Anda bisa meminumnya langsung atau dengan bantuan cairan lain untuk memudahkannya.

Simethicone sebenarnya jarang menimbulkan reaksi alergi. Namun, segera beritahu dokter jika Anda mengalami pusing, sesak napas, gatal, ruam, maupun bengkak pada kulit, wajah, atau lidah.

2. Bismuth subsalicylate

obat amoxicillin

Bismuth subsalicylate merupakan pilihan obat perut kembung yang bisa diperoleh bebas di apotek. Obat ini dapat mengatasi penumpukan gas, perut kembung, mual, diare, asam lambung naik, dan sejumlah gangguan pencernaan lainnya.

Contoh obat ini meliputi Pepto Bismol, Kaopectate, dan Maalox. Dokter dan apoteker biasanya akan menentukan aturan minumnya sesuai dengan kondisi, kebutuhan. dan respon tubuh Anda terhadap pengobatan.

Patuhi aturan tersebut dan hindari menambah jumlah atau dosis minum obat lebih dari yang dianjurkan. Mengingat ada banyak jenis dan bentuk obat bismuth subsalicylate, sebaiknya selalu perhatikan aturan minum untuk setiap produknya.

Dosis dan petunjuk minum masing-masing jenis obat bisa saja berbeda. Obat bismuth subsalicylate berbentuk tablet biasanya perlu dikunyah terlebih dulu sebelum ditelan. Pada obat berbentuk cair, kocok botol terlebih dulu sebelum menuangkan cairan obat.

Beritahu dokter atau apoteker mengenai kondisi yang sedang Anda alami dan obat tertentu yang sedang rutin Anda minum. Pasalnya, obat ini mungkin dapat menimbulkan efek saat diminum bersama beberapa jenis obat atau kondisi tertentu.

3. Antasida

Antasida merupakan obat untuk mengatasi gejala maag, asam lambung naik, dan sakit perut. Selain itu, obat antasida juga bisa digunakan untuk mengatasi kelebihan gas yang menumpuk pada perut sehingga menyebabkan rasa tertekan dan kembung.

Ini karena salah satu kandungan antasida adalah simethicone. Simethicone bekerja dengan memecah gelembung gas dalam lambung sehingga rasa kembung berangsur hilang.

Antasida biasanya tersedia dalam dua bentuk, yakni tablet dan cair. Antasida tablet perlu dikunyah hingga agak halus sebelum ditelan, sedangkan antasida berbentuk cair dapat langsung diminum sesuai takarannya.

Minumlah beberapa jam sebelum makan atau satu jam setelah makan. Obat kembung ini aman diminum saat perut kosong maupun terisi makanan.

Namun, pastikan Anda mengikuti petunjuk minum dari dokter, apoteker, atau yang tertera pada label kemasan obat.

Sebaiknya hindari konsumsi obat antasida lebih dari dosis dan jangka waktu yang disarankan. Obat ini tidak dianjurkan untuk diminum selama 2 minggu berturut-turut, kecuali atas saran dari dokter.

Periksakan diri ke dokter jika kondisi Anda tidak membaik setelah minum obat ini, atau muncul efek samping tertentu. Efek samping yang perlu Anda waspadai meliputi:

  • mual atau muntah,
  • berat badan turun,
  • sakit kepala,
  • nyeri tulang dan otot, serta
  • tubuh terasa lemas.

Awasi pula tanda-tanda alergi obat berupa gatal pada kulit, ruam, bengkak, pusing, atau susah bernapas. Jika ada informasi yang kurang jelas mengenai penggunaan obat ini, segera konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda.

Kapan harus periksa ke dokter?

gejala usus buntu operasi usus buntu obat usus buntu

Perut kembung biasanya dapat diatasi dengan cara rumahan dan obat yang dijual di apotek. Namun, pada kasus tertentu, rasa kembung yang tidak kunjung membaik juga bisa menandakan kondisi medis yang lebih serius.

Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter bila obat yang Anda minum tidak mampu mengatasi gejala perut kembung. Terlebih lagi jika Anda mengalami gejala berupa:

  • demam,
  • muntah-muntah lebih dari 24 jam,
  • ada darah pada feses,
  • pembengkakan pada perut maupun bagian tubuh lainnya yang tidak normal, atau
  • rasa sakit hebat pada perut.

Dokter mungkin akan menyarankan pemeriksaan lebih lanjut pada sistem pencernaan Anda. Pemeriksaan dapat membantu mencari tahu penyebab dan perawatan lanjutan yang tepat untuk mengatasi kondisi tersebut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Bismuth Subsalicylate (Oral Route). (2020). Retrieved 26 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/bismuth-subsalicylate-oral-route/proper-use/drg-20068521

Simethicone. (2018). Retrieved 26 January 2021, from https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a682683.html

Simethicone (Oral Route). (2020). Retrieved 26 January 2021, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/simethicone-oral-route/proper-use/drg-20068838

Antacids. (2019). Retrieved 26 January 2021, from https://www.nhs.uk/conditions/antacids/

Antacids. (2019). Retrieved 26 January 2021, from https://www.iffgd.org/diet-treatments/antacids.html

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 08/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita