Cara Kerja Enzim Pencernaan dalam Menyerap Nutrisi dari Makanan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Menenerapkan pola makan sehat adalah kunci untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Namun, untuk bisa mendapatkan setiap manfaat dari nutrisi dalam makanan tersebut, Anda butuh bantuan enzim pencernaan. Jika enzim dalam sistem pencernaan Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya, tubuh akan kesulitan untuk menyerap nutrisi. Hal ini dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan kesehatan, mulai dari kekurangan gizi hingga malnutrisi.

Bagaimana cara kerja enzim pencernaan?

Setiap makanan yang kita makan harus dipecah menjadi molekul nutrisi dasar (protein, asam lemak, karbohidrat, serta vitamin dan mineral) agar mudah diserap dan dialirkan lewat aliran darah untuk mendukung kerja metabolisme tubuh.

Cara kerja penyerapan nutrisi ini sebagian besar dibantu oleh keberadaan enzim yang disekresikan di berbagai titik di sepanjang saluran pencernaan. Tanpa enzim ini, makanan yang kita makan akan menumpuk dan membusuk di perut, dan kita tidak akan dapat mendapatkan nutrisi dan energi dari makanan. Singkatnya, Anda tidak bisa hidup tanpa enzim pencernaan.

Sebagian besar enzim pencernaan diproduksi oleh pankreas. Kelenjar ludah dalam mulut, hati, kandung empedu, lambung, hingga usus kecil dan usus besar juga menghasilkan enzim untuk membantu memecah makanan. Jumlah dan jenis enzim yang dihasilkan tergantung pada apa yang Anda makan dan berapa banyak yang Anda makan.

Berbagai macam enzim pencernaan beserta fungsinya

Tubuh Anda memproduksi berbagai enzim pencernaan untuk menyerap nutrisi yang terkandung dalam makanan. Berikut ini macam-macam enzim pencernaan beserta fungsinya:

1. Amilase

Amilase adalah enzim pencernaan yang dibutuhkan tubuh untuk mencerna karbohidrat kompleks agar menjadi lebih sederhana. Pasalnya, enzim ini berfungsi memecah pati menjadi glukosa.

Enzim amilase terdiri dari dua jenis, yaitu amilase ptyalin dan amilase pankreas. Amilase ptyalin diproduksi pada kelenjar ludah yang berfungsi untuk menghancurkan gula ketika masih berada di dalam mulut hingga masuk ke perut. Sementara itu, amilase pankreas diproduksi di usus kecil dan bertanggung jawab untuk melanjutkan pekerjaan ptyalin dengan cara mencerna gula yang masuk ke dalam usus kecil.

Pengukuran kadar amilase dalam darah kadang-kadang digunakan sebagai salah satu cara untuk mendiagnosis penyakit pankreas atau penyakit saluran pencernaan lainnya.

2. Lipase

Lipase adalah enzim yang bertanggung jawab untuk memecah lemak dari makanan yang Anda konsumsi. Secara khusus, lipase memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (gula alkohol). Di dalam tubuh Anda, lipase diproduksi dalam jumlah yang kecil oleh mulut dan lambung. Sementara dalam jumlah yang lebih banyak, lipase diproduksi di pankreas.

Lipase juga ditemukan dalam ASI untuk membantu memudahkan bayi mencerna molekul lemak saat menyusui. Lipid memainkan banyak peran, termasuk penyimpanan energi jangka panjang dan mendukung kesehatan sel.

3. Protease

Protease adalah enzim dalam sistem pencernaan yang memecah protein menjadi asam amino. Enzim ini diproduksi di lambung, pankreas, dan usus kecil. Meski demikian, sebagian besar reaksi kimia terjadi di lambung dan usus kecil. Berikut adalah jenis enzim protase utama yang ditemukan dalam saluran pencernaan manusia:

  • Carboxypeptidase A
  • Carboxypeptidase B
  • Chymotrypsin
  • Pepsin
  • Trypsin

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hirschsprung (Hisprung)

Hirschsprung (hisprung) adalah cacat atau kelainan bawaan pada bayi. Simak informasi selengkapnya seputar hirschsprung di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit

Perut Begah Akibat Makan Kekenyangan? Ini Cara Cepat Mengatasinya

Setelah makan kekenyangan, Anda baru akan merasakan efeknya, yaitu perut begah. Rasanya sungguh tidak nyaman, kan? Segera redakan dengan tips-tips ini!

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Pencernaan 2 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Peran Keseimbangan Mikrobiota Usus dalam Cegah Alergi Anak?

Sudah tahu peran keseimbangan mikrobiota usus dalam mencegah alergi anak? Cari tahu faktanya berdasarkan penelitian terbaru di sini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret anak bahagia bebas dari alergi karena orangtua menjaga keseimbangan mikrobiota usus
Anak 1-5 Tahun, Gizi Balita, Parenting 31 Agustus 2020 . Waktu baca 5 menit

Omphalocele

Omphalocele atau omfalokel adalah kondisi cacat lahir pada bayi. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatannya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Gangguan Saraf pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 7 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

enzim pada pencernaan

Mengenal Berbagai Enzim Pada Pencernaan Manusia Serta Fungsinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 4 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
anatomi tubuh manusia

Anatomi Tubuh Manusia: Mengenal Sistem-Sistem Organ Manusia

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 28 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
penyakit celiac (celiac disease) adalah

Penyakit Celiac

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 27 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
anatomi sistem pencernaan

Memahami Fungsi dan Anatomi Sistem Pencernaan Manusia

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit