home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Hepatektomi

Hepatektomi

Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah hati (liver), terutama penyakit kanker hati. Salah satu metode pengobatan yang mungkin ditawarkan oleh dokter Anda yaitu hepatektomi. Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Apa itu hepatektomi?

Hepatektomi adalah operasi pengangkatan seluruh atau sebagian organ hati. Prosedur yang juga disebut reseksi hati ini bertujuan mengangkat tumor dan jaringan hati di sekitarnya.

Reseksi hati dibagi menjadi dua jenis, yaitu secara parsial dan keseluruhan. Hepatektomi parsial hanya mengangkat sebagian hati, sedangkan reseksi hati secara keseluruhan mengambil semua organ hati.

Hepaktetomi bertujuan mengangkat tumor sepenuhnya dalam jaringan hati tanpa meninggalkan tumor di sekitarnya.

Meski begitu, operasi ini umumnya hanya direkomendasikan untuk pasien dengan kriteria tertentu, seperti:

  • memiliki satu atau dua tumor kecil setidaknya 3 cm atau kurang,
  • mempunyai fungsi hati yang baik tanpa adanya sirosis hati,
  • bertujuan mengobati neoplasma (pertumbuhan abnormal) pada hati, baik jinak maupun ganas, serta
  • sebagai prosedur pilihan mengobati batu empedu intrahepatik.

Artinya, hanya sebagian kecil dari pasien dengan kanker hati yang bisa menjalani reseksi hati mengingat pedomannya yang cukup ketat.

Prosedur operasi

operasi bahu

Dokter akan menjelaskan terlebih dahulu hal-hal yang terkait dengan prosedur hepatektomi, mulai dari persiapan hingga perawatan setelahnya.

Persiapan sebelum reseksi hati

Sama seperti persiapan operasi pada umumnya, dokter akan memeriksa kondisi kesehatan Anda sebelum hepatektomi dilakukan. Ada pun beragam jenis pemeriksaan yang dilakukan sebelum operasi antara lain:

  • pemeriksaan fungsi hati, seperti SGOT dan SGPT, bilirubin, alkali fosfatase, serta gamma (GT),
  • tes pembekuan darah, yaitu PT-APTT,
  • CT scan,
  • MRI scan,
  • biopsi,
  • ultrasonografi (USG),
  • angiografi,
  • pemeriksaan tulang, serta
  • tes lainnya.

Selalu ikuti instruksi dari dokter terkait hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum operasi dimulai.

Prosedur hepatektomi

Pada saat operasi berlangsung Anda akan diberikan obat bius, sehingga tidak akan sadarkan diri. Hepatektomi umumnya memakan waktu sekitar 3 – 4 jam.

Dokter kemudian akan mensterilkan bagian perut, dada, dan pinggang dengan antiseptik, seperti povidone-iodine. Anda juga akan diberikan bantalan pemanas pada lengan dan kaki untuk menghindari penurunan suhu tubuh.

Selanjutnya, dokter akan menyayat perut bagian kanan dan memasukkan port panjang seperti jarum. Hal ini dilakukan untuk membantu alat bedah masuk ke liver tanpa merusak jaringan.

Bila alat bedah sudah masuk, dokter akan membuat luka bakar dengan lancet listrik pada permukaan hati. Metode ini bertujuan menandai antara bagian tumor yang perlu diangkat dan bagian hati yang masih sehat.

Dengan begitu, pembuluh darah akan tetap tertutup dan menjaga liver dari perdarahan internal.

Dokter kemudian memanfaatkan laparoskop untuk melihat liver agar setiap lapisan hati dipotong sampai bagian tumor bisa diangkat. Jika jaringan kanker sudah diangkat dari hati, kantong kecil akan dimasukkan melalui port untuk mengangkatnya.

Setelah prosedur

Setelah operasi selesai, dokter akan menempatkan Anda di ruangan Intensive Care Unit (ICU). Bila kondisi sudah membaik, Anda akan kembali ke ruang perawatan biasa dan bisa mulai makan dalam waktu 2-3 hari setelahnya.

Anda mungkin akan menjalani rawat inap selama 3 – 7 hari setelah operasi, tetapi bisa lebih cepat daripada itu.

Itu sebabnya, penting untuk mengikuti anjuran dari dokter dan tidak melewatkan terapi-terapi penting yang perlu dijalani.

Hasil dari reseksi hati

Bila hepatektomi berhasil, kelangsungan hidup lima tahun yaitu sekitar 10 – 60%, tergantung pada ukuran dan jenis tumor. Meski begitu, banyak pasien yang melaporkan kekambuhan kanker hati di bagian organ hati lainnya.

Selain itu, perlu diingat bahwa masa kelangsungan hidup pasien yang tak diobati dengan tumor dan fungsi hati yang mirip mungkin sebanding.

Hal ini dikarenakan para ahli mengungkapkan bahwa tingkat kelangsungan hidup dengan pengobatan kerusakan hati lain sebanding dengan pasien yang menjalani reseksi.

Walaupun demikian, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui pilihan perawatan yang tepat sesuai kondisi kesehatan.

Perawatan setelah reseksi hati

persiapan opname

Setelah pulang ke rumah, Anda mungkin akan kesulitan melakukan aktivitas harian seperti biasa beberapa minggu setelah operasi. Suasana hati Anda mungkin juga akan berubah-ubah.

Oleh sebab itu, penting untuk memerhatikan beberapa hal di bawah ini agar proses pemulihan pasca operasi berlangsung dengan lancar, yaitu:

  • mendapatkan istirahat yang cukup,
  • tetap aktif mengikuti perkembangan kondisi kesehatan, serta
  • tidak melewatkan janji konsultasi dengan dokter.

Umumnya, kegiatan harian bisa dilakukan seperti biasanya setelah 2 – 3 bulan dan biasanya tidak ada larangan aktivitas tertentu setelah periode ini.

Risiko dari hepatektomi

Meski terbilang aman, prosedur reseksi hati memiliki sejumlah efek samping yang dapat terjadi pada sebagian orang, meliputi:

  • perdarahan,
  • kerusakan lanjutan pada hati,
  • infeksi,
  • komplikasi dari anestesi,
  • pembekuan darah,
  • radang paru-paru, dan
  • kanker hati yang baru.

Bila memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter guna memahami solusi yang tepat untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

About Liver Resection. (n.d). Oxford University Hospitals [PDF File]. Retrieved 21 July 2021, from https://www.ouh.nhs.uk/patient-guide/leaflets/files/55947Pliver.pdf 

Surgery for Liver Cancer. (n.d). American Cancer Society. Retrieved 21 July 2021, from https://www.cancer.org/cancer/liver-cancer/treating/surgery.html 

Liver Resection. (n.d). The Regents of the University of California. Retrieved 21 July 2021, from https://surgery.ucsf.edu/conditions–procedures/liver-resection.aspx 

Paknikar, S. (2015). Hepatectomy. Medindia. Retrieved 21 July 2021, from https://www.medindia.net/surgicalprocedures/hepatectomy.htm#3

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 28/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x