Panduan Memilih Car Seat yang Tepat untuk Buah Hati Anda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penggunaan car seat untuk bayi terbukti meningkatkan keselamatan anak di dalam kendaraan menurut laporan Pediatric and Child Health. Meski begitu, pemilihan kursi bayi untuk di mobil harus benar-benar diperhatikan.

Jika orangtua memilih kursi mobil secara asal, keselamatan anak bisa jadi taruhannya. Berikut panduan memilih car seat yang tepat untuk bayi.

Panduan memilih car seat yang tepat untuk bayi

Kursi mobil tidak cocok digunakan untuk bayi maupun balita. Mereka bisa terguling atau terjatuh ke sisi kanan, kiri, atau bahkan bawah mobil.

Hal itu tentu saja berisiko bagi keselamatannya. Inilah yang membuat seorang bayi membutuhkan kursi khusus di mobil untuk duduk.

Akan tetapi, memilih kursi untuk bayi duduk di mobil tidak boleh sembarangan. Alih-alih menjaga keselamatan bayi, menggunakan car seat yang tidak tepat bisa membuat bayi mudah terlepas dari pengaman.

Ini bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

kursi bayi di mobil

Supaya Anda tidak salah menjatuhkan pilihan, ikuti panduan memilih car seat untuk bayi berikut ini.

1. Pilih kategori car seat yang tepat

Sebelum memilih kursi mobil untuk bayi, Anda perlu memahami kategori kursi mobil khusus untuk anak.

Kategori ini dibuat berdasarkan rentang berat badan si kecil, seperti:

  • Kategori grup 0, yaitu untuk anak usia 6-9 bulan dengan berat mencapai 10 kg.
  • Kategori grup 0 plus, yaitu untuk anak usia 9-15 bulan dengan berat mencapai 13 kg.
  • Kategori grup 1, yaitu untuk anak usia 9 bulan hingga 4 tahun dengan berat sekitar 9 hingga 18 kg.
  • Kategori grup 2, yaitu untuk anak usia 4-6 tahun dengan berat sekitar 15 hingga 25 kg.
  • Kategori grup 3, yaitu untuk anak usia 6-11 tahun dengan berat sekitar 22 hingga 36 kg.

2. Tentukan jenis car seat yang sesuai

Selain memilih kategori kursi mobil, Anda juga perlu mempertimbangkan jenis car seat yang tepat untuk bayi, antara lain:

  • Car seat yang menghadap ke belakang. Bayi yang berusia di bawah 15 bulan, direkomendasikan memilih jenis kursi mobil ini. Tujuannya, untuk melindungi leher bayi dari tekanan air bag yang menggembung bila terjadi kecelakaan.
  • Car seat yang menghadap ke depan. Bayi yang beratnya mencapai 9 hingga 18 kg (nomor kursi kategori 1) sudah boleh menggunakan jenis kursi mobil ini. Kursi ini sudah dilengkapi tali kekang dan sabuk pengaman yang kuat dan dapat disesuaikan dengan tubuh anak. Selain itu, kursi ini juga dilengkapi dengan bantalan yang melindungi kepala anak dari benturan.
  • Car seat kombinasi. Kursi mobil untuk bayi ini dapat diubah dan disesuaikan dengan pertumbuhan anak. Khususnya untuk kursi kategori 1, 2, dan 3. Kursi ini sangat fleksibilitas sehingga bisa dihadapkan ke belakang atau ke depan. Sayangnya, Anda perlu mengeluarkan biaya lebih besar untuk jenis kursi ini.
  • Car seat booster. Kursi ini hanya berupa sandaran tinggi di bagian punggung. Biasanya kursi ini digunakan untuk anak yang lebih besar, yaitu beratnya lebih dari 15 kg atau lebih dari usia 4 tahun. Kursi ini dilengkapi dengan bantalan samping dan bagian kepala, serta sabuk pengaman yang dipasangkan pada pinggul, dada, dan bahu.

3. Lihat kualitas car seat untuk bayi

Jika Anda sudah tahu jenis dan kategori car seat untuk bayi yang ingin dibeli, tapi masih bingung dengan merek dan desainnya, ada beberapa fitur yang harus dicari sebelum memilih yang tepat, yaitu:

  • Label keamanan. Pastikan car seat memiliki label yang sesuai standar. Anda bisa bertanya-tanya pada penjualnya.
  • Baca reviewAnda bisa mencari review lebih lanjut di internet mengenai car seat untuk bayi. Dengan begitu, Anda bisa melihat keunggulan sekaligus kekurangan produk.
  • Sebaiknya beli car seat baru bukan bekas. Meskipun kadang kualitasnya masih bagus, kemungkinan ada kerusakan pada bagian tertentu yang luput dari mata Anda. Jadi, lebih baik memilih car seat yang kondisinya masih baru.

Baca Juga:

Sumber