Takut Si Kecil Hilang di Tempat Umum? Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan Ortu

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12/05/2018 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi pasangan yang sudah berkeluarga, hari libur adalah momen tepat untuk dihabiskan bersama keluarga. Sebagian ada yang menghabiskan liburannya di rumah atau berencana pergi keluar, misalnya ke tempat wisata atau mal. Saat Anda mengajak anak pergi keluar rumah, perlu perhatian ekstra. Kenapa? Anak mudah tertarik dengan lingkungan di sekitarnya dan bisa lepas dari pengawasan Anda. Agar terhindar dari kejadian tersebut, simak cara mengawasi anak seperti berikut ini.

Langkah-langkah mengawasi anak supaya tidak hilang saat bepergian ke tempat umum

Kehilangan anak saat bepergian ke luar rumah bagi semua orangtua adalah mimpi buruk. Rasa takut dan khawatir terus menyergap sampai anak kembali ke dekapan Anda. Kunci utama agar anak selalu aman dan tidak hilang di tempat umum adalah anak harus terus berada di bawah pengawasan Anda. Agar tidak terjadi hal demikian, Pam Myers, BSeD dalam Child Development Info memberikan tipsnya berikut ini.

1. Beri pemahaman pada anak

Anak harus mengetahui informasi dasar mengenai dirinya bila suatu saat anak tersesat.  Ini dilakukan supaya petugas keamanan atau polisi mudah untuk mempertemukan anak dengan Anda. Beberapa hal yang perlu diketahui oleh anak, meliputi:

  • Nama lengkapnya
  • Umur
  • Nama orangtua asli, bukan panggilan “ayah” atau “ibu”
  • Daerah tempat tinggal
  • Hafal nomor telepon rumah, jika anak sudah mulai mengenal angka, biasanya anak usia 5 sampai 7 tahun.

Bukan hanya informasi mengenai dirinya saja, Anda juga harus memberitahu anak peraturan-peraturan lain selama bepergian keluar. Misalnya, selalu berpegangan supaya tidak terpisah di tempat yang ramai atau Anda bisa menggendongnya bila memungkinkan. Untuk area bermain yang luas seperti taman atau pantai, beri batasan area bermain pada anak, sekaligus tempat-tempat yang aman bermain untuknya.

Kemudian, beritahu anak untuk tidak menerima sesuatu atau mengikuti orang asing yang belum dikenalnya. Ajari juga pada anak untuk meminta bantuan kepada orang dewasa, seperti petugas keamanan bila terpisah dengan orangtua.

2. Buat rencana bepergian

Sebelum bepergian, sebaiknya Anda membuat rencana terlebih dulu. Ini termasuk menentukan tempat tujuan, siapa saja anggota keluarga yang ikut, transportasi yang digunakan, dan manfaat apa yang didapatkan anak dari liburan tersebut.

Dengan merencanakan dan menyiapkan persiapan dengan matang, Anda bisa menghindari terjadinya kejadian yang tidak inginkan, termasuk kehilangan anak di tempat umum.

3. Pakaikan anak dengan sesuatu yang mencolok

Di tengah keramaian, akan ada banyak orang yang berlalu-lalang. Oleh karena itu, memakaikan sesuatu yang mencolok, seperti baju dengan warna yang cerah, tas punggung boneka, topi, atau pun aksesoris lainnya memudahkan Anda untuk mengawasi anak sekaligus menemukannya di antara banyak orang.

Anda juga bisa memberikan tanda pengenal yang digantungkan atau dikaitkan ke tas si kecil, sehingga memudahkan petugas untuk menemukannya di dalam keramaian.

4. Bawa selalu foto anak Anda

Selalu membawa foto, baik itu dompet atau di ponsel, sangat berguna jika suatu saat anak hilang dari pengawasan Anda. Apalagi jika Anda sempat mengambil foto anak pada hari itu juga sehingga warna baju dan aksesoris yang digunakan anak bisa tergambar dengan jelas.  Memperlihatkan foto tersebut pada petugas dan orang-orang di sekitar mempermudah Anda dalam proses pencarian.

Yang harus dilakukan jika anak Anda hilang di tempat umum

Hal yang pertama harus Anda kuasai adalah pengendalian diri dan tetap tenang. Kembalilah ke tempat yang sebelumnya Anda lewati dan carilah tempat-tempat yang kemungkinan besar menarik perhatian anak.

Misalnya, toko boneka atau mainan, air mancur, dekat kolam, atau tempat anak-anak seusianya berkumpul. Bila dalam waktu 1o menit pencarian, Anda tidak berhasil menemukannya, segera minta bantuan pada karyawan atau petugas keamanan. Jelaskan situasi, ciri-ciri anak, dan hal-hal yang disukai yang kemungkinan menarik perhatiannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

Tetap Sehat Walau Si Kecil Suka Main Kotor-kotoran, Ini Tipsnya!

Ikuti tips menjaga kesehatan anak ini meski si Kecil selalu ingin bermain pasir atau kotor-kotoran di luar ruangan saat ia mulai bisa merangkak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
tips menjaga kesehatan anak
Kesehatan Anak, Parenting 01/04/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
Konten Bersponsor
menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit
menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit