Punya Bayi Kecil Bikin Ayah Kurang Tidur, Ikuti 5 Tips Ini Agar Tetap Bugar

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Sama seperti ibu, seorang ayah juga tidak mau ketinggalan untuk ikut merawat langsung bayinya yang baru lahir. Entah itu bergantian dengan sang istri mengganti popok si kecil, memandikannya, hingga ikut berjaga di tengah malam. Nah, kadang hal ini membuat sang ayah jadi kurang tidur, padahal besok paginya ia harus kembali bekerja. Tak perlu khawatir, ini yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kurang tidur supaya tetap sehat dan bugar.

Kenapa ayah baru sering kurang tidur?

Minggu pertama si kecil dilahirkan, ayah mengerahkan seluruh tenaga dan perhatiannya pada sang buah hati. Kondisi ini umumnya membuat Anda tidak cukup beristirahat. Mungkin Anda terbangun di malam hari untuk menenangkan bayi dan harus bangun pagi di jam yang sama. Akibatnya, sang ayah jadi mengantuk dan tidak bugar.

Menurut Harneet Walia, MD, seorang pakar penyakit gangguan tidur dari Cleveland Clinic memaparkan pendapatnya bahwa tidur adalah prioritas. “Kami selalu merekomendasikan untuk menjaga pola makan dan olahraga yang baik untuk semua orang. Sejalan dengan itu, kita juga perlu fokus pada kualitas tidur.”

Apa alasannya? Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Jika tidak kurang tidur, tidak hanya mengantuk, akan ada banyak dampak buruk yang terjadi. Misalnya, kelelahan pada tubuh, daya berpikir menurun, stres, mudah sakit, dan meningkatkan risiko kecelakaan. Hal ini tentu sangat riskan bagi ayah yang harus tetap bekerja sekaligus merawat bayi.

Cara mengatasi kurang tidur pada ayah baru

Miliki tubuh yang sehat dan bugar, mendukung seseorang untuk beraktivitas. Nah, bagi ayah yang harus bekerja sekaligus merawat bayi, ada beberapa cara untuk mengatasi kurang tidur, di antaranya:

Sumber: Baby Center

1. Buat jadwal bersama pasangan

Merawat si kecil yang baru lahir, memerlukan kerja sama antara Anda dengan pasangan. Untuk itu, bicarakan dengan pasangan masalah pembagian waktu untuk merawat bayi secara bergantian. Dengan begitu, Anda dan pasangan bisa memiliki waktu istirahat yang cukup.

2. Manfaatkan waktu dengan bijak

Aktivitas yang padat, mengharuskan Anda memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Saat tiba waktu Anda istirahat, jangan tergoda untuk nonton televisi, bermain ponsel, atau melakukan kegiatan lain yang membuat Anda lelah. Utamakan untuk istirahat untuk mengatasi kurang tidur dan Anda bugar kembali.

3. Siapkan diri sebelum ‘bertugas’

Supaya Anda tidak kelelahan menjaga si kecil, Anda perlu men-charging diri Anda. Selain memanfaatkan waktu untuk istirahat, jangan lupa penuhi kebutuhan nutrisi Anda dengan makan gizi seimbang. Perbanyak makan buah dan sayur serta perbanyak minum air putih.

4. Latih si kecil supaya untuk tidur lebih baik

Jam tidur bayi masih sangat berantakan. Itu sebabnya, ia bisa bangun tengah malam mengganggu tidur nyenyak orangtuanya. Supaya kualitas tidur Anda tetap terjaga dengan baik, Anda perlu melatih bayi untuk berdaptasi dengan waktu tidur yang normal.

Misalnya, membiasakan bayi makan, bangun, mandi di jam yang sama. Kemudian, Anda juga bisa menjemur si kecil di pagi hari supaya jam biologis tubuhnya menyesuaikan kapan waktu tidur dan bangun.

5. Minta bantuan anggota keluarga

Meski sudah direncanakan, tidak semua hal berjalan sesuai apa yang Anda inginkan. Jika Anda masih kerepotan merawat si kecil, tidak ada salahnya meminta bantuan anggota keluarga yang berpengalaman. Selain meringankan Anda, cara ini juga membantu si kecil mengenal dan lebih dekat dengan keluarga yang menyayanginya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca