Usia Berapa Sang Kakak Bisa Ditugaskan Menjaga Adiknya Sendiri?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Menjaga adik merupakan tugas yang besar bagi seorang kakak. Sebagai orangtua, Anda tentu tidak boleh gegabah memberikan tugas ini pada anak tanpa melihat kesiapan dan kemampuan dirinya.

Kira-kira, kapan anak bisa ditugaskan menjaga adiknya? Yuk, cari tahu jawabannya di sini.

Kapan sang kakak bisa ditugaskan menjaga adik?

“Kak, jagain adik sebentar, ya. Mama mau ke warung.” Anda mungkin tidak asing dengan perintah ini.

Saat sibuk dan tidak ada orang dewasa yang bisa dimintai tolong, otomatis Anda akan menyuruh sang kakak untuk menjaga si adik.

Entah itu untuk menemani saat adiknya tidur atau mengawasinya bermain.

Namun, dari sebuah perintah sederhana tersebut, ada banyak hal yang sebenarnya perlu diperhatikan orangtua. Salah satunya, usia anak yang tepat.

Ya, anak yang diberi “tugas besar” seperti ini sudah harus paham dengan tanggung jawab.

Anak-anak biasanya mulai bisa dilatih untuk menerapkan perasaan tanggung jawab dalam diri, ketika berada di rentang usia 9 hingga 12 tahun, yaitu masa peralihan menjadi remaja.

Jadi, setelah usianya di atas 12 tahun, anak sudah bisa ditugaskan menjaga adiknya (bukan bayi) dalam waktu yang lebih lama.

Selain usia, berapa lama sang kakak harus menjaga adik juga perlu dipertimbangkan. Anda mungkin bisa meminta bantuan anak Anda yang berusia 9-12 tahun untuk menjaga sang adik, dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Ortu perlu meningkatkan rasa tanggung jawab pada anak

kesalahan mendidik anak

Meski usia 9-12 tahun dianggap anak mulai siap untuk menjaga adiknya, Tracey Warren, ketua Child Safe Canada, memberikan opininya mengenai hal ini.

“Hanya karena anak berada di usia yang tepat, bukan berarti sang kakak siap untuk menjaga si adik sendirian,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa orangtua harus bisa memutuskan apakah anak mampu memegang tanggung jawab itu atau tidak.

Menurut laman Center of Parenting Education, rasa tanggung jawab pada anak dapat dilihat dari kemampuan yang ditunjukkan anak.

Anak-anak akan terlihat mampu ketika mereka sudah memiliki keterampilan, memiliki kuasa, dan mengontrol dirinya sendiri.

Itu semua dapat ditunjukkan oleh anak dari tugas-tugas kecil yang Anda berikan dan dapat diselesaikan dengan baik. Mulai dari membersihkan kamar, menyiram tanaman, mencuci piring, atau mengerjakan PR.

Tips menugaskan sang kakak untuk menjaga adik

kamar tidur anak laki-laki dan perempuan

Agar anak Anda yang berusia lebih tua dapat menjalankan tugasnya dengan baik untuk menjaga adik, terdapat beberapa tips yang mungkin bisa Anda ikuti.

Berikan perintah dengan jelas

Memberikan tugas apa pun pada anak harus disertai dengan informasi yang jelas. Berlaku pula ketika meminta sang kakak menjaga adik.

Jelaskan apa saja yang bisa ia lakukan selama menjaga adiknya. Beri tahu berapa lama ia harus menjaga sang adik.

Ajarkan pula kepadanya cara menenangkan adiknya apabila ia menangis. Jika ia tidak mampu, Anda dapat menyuruhnya untuk meminta tolong pada orang dewasa.

Lakukan perlahan

Jika Anda merasa perlu mengajarkan anak untuk bisa menjaga adiknya, lakukan latihan ini secara perlahan.

Pertama-tama, mintalah ia menemani sang adik untuk bermain untuk jangka waktu sebentar.

Secara bertahap dan berulang, Anda dapat meningkatkan lamanya waktu anak untuk menjaga adik. Jadi, jangan memintanya menjaga adik dalam waktu yang cukup lama secara tiba-tiba.

Berikan apresiasi

memberikan hadiah ke anak

Bila sang kakak dapat menjaga si adik  dengan baik, jangan sungkan untuk menunjukkan rasa bangga kepadanya.

Anda bisa memberikan mereka pujian atau hadiah, tapi ingat jangan berlebihan. Ini bisa menimbulkan perasaan tergantung dengan imbalan atau hadiah ketika melakukan sesuatu untuk orang lain.

Rasa bangga yang Anda tunjukkan bisa mendorong anak untuk melakukan banyak hal dengan baik. Sekaligus mempererat hubungan antara Anda dan anak.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca