Supaya Makin Klop, Biarkan Si Kecil Berinteraksi Dengan Sang Ayah Pada 4 Momen Ini

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Dibanding ayah, si kecil memang lebih dekat dengan ibunya. Ya, hampir setiap hari ibu selalu ada di dekat si kecil. Jadi, wajar saja jika hal ini terjadi pada keluarga. Namun, peran ayah tetap dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Meski sibuk bekerja, ada beberapa momen yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan hubungan antara ayah dan anak. Apa saja? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.

Sepenting apa peran ayah untuk anak?

Ayah adalah sosok penting yang dibutuhkan oleh anak-anak, bahkan sebelum ia dilahirkan. Kehadiran sang ayah dapat memperbaiki suasana hati sekaligus menjadi dukungan bagi kesehatan jiwa sang calon ibu. Penelitian juga menunjukkan bahwa kadar prolaktin yang dikenal merangsang produksi ASI, juga berperan dalam produksi sperma akan meningkat saat sang ayah memeluk atau mengendong bayi.

Keberadaan ayah dapat menyejahterakan setiap aspek kehidupan anak. Pasalnya, anak menganggap ayah sebagai panutan sehingga mereka akan mendengarkan perkataannya, ingin dibanggakan, serta merasakan keamanan. Hal ini dapat memengaruhi perkembangan kognitif dan sosial anak di masa depan.

Momen tepat membiarkan ayah dan anak saling berinteraksi

Meski perannya sangat penting, banyak ayah yang merasa kesulitan untuk membentuk ikatan dengan anak. Terutama saat anak-anak masih bayi. Supaya ikatan dapat dibentuk dan dipererat, Anda perlu memanfaatkan setiap kesempatan yang Anda. Nah, beberapa kesempatan yang bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan hubungan ayah dan anak, antara lain:

1. Waktu menyusui atau makan

Saat si kecil menyusui, tidak ada salahnya jika Anda ikut menemani. Apalagi jika bayi sudah dapat minum dari botol susu. Anda bisa menggantikan istri Anda untuk menggendong, memeluk, mencium, dan memegangi botol susunya. Saat itulah mata anak akan tertuju pada Anda. Ia akan mengingat bagaimana lekuk wajah Anda lebih baik.

Selain membuat pekerjaan istri Anda jadi lebih ringan, kontak fisik yang Anda ciptakan di waktu menyusui ini dapat meningkatkan ikatan ayah dan anak. Anda bisa melakukan ini di pagi hari sebelum berangkat ke kantor atau di malam hari setelah pulang kerja.

2. Mengganti popok dan tidur bersama

Sebelum tidur, pasti Anda akan memastikan popok si kecil tetap bersih. Jika popok anak perlu diganti, Anda boleh membantu istri utuk menggantikan popok bayi. Setelahnya, Anda bisa meninabobokan si kecil hingga tertidur. Meski waktu Anda sangat terbatas, memanfaatkan kegiatan sederhana untuk dekat lebih anak adalah cara yang ampuh untuk dilakukan.

3. Mengajaknya mandi bersama

Di hari libur, anda bisa memanfaatkan waktu bersama anak dengan bebas, misalnya memandikannya atau mengajaknya mandi bersama. Sebagian besar anak menganggap mandi adalah kegiatan yang menyenagkan. Apalagi jika ditemani oleh Anda yang sibuk bekerja. Momen ini pasti sangat melekat di hati anak.

Sementara, untuk si kecil susah mandi, menemaninya mandi bisa jadi salah satu cara mengatasinya. Anda bisa menjadi partner in crime-nya melakukan beberapa hal yang biasanya dilarang, seperti memainkan busa sabun, mandi lebih lama, dan permainan lainnya. Anak yang awalnya susah mandi tentu tidak akan menolak jika Anda bisa membuatnya senang saat mandi.

4. Membacakan dongeng sebelum tidur

Mengenalkan anak dengan dunia bacaan lebih dini memang penting. Selain menambah wawasan anak dengan dunia sekitarnya, membaca juga menumbuhkan minat anak untuk membaca. Nah, Anda bisa mengenalkan kegiatan bermanfaat ini dengan membacakan dongeng sebelum tidur.

Membacakan dongeng sebelum tidur dapat mempererat hubungan ayah karena ada proses komunikasi interaktif yang dibangun. Selain itu, membuatnya merasa nyaman untuk tidur karena ditemani oleh Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca