Hati-Hati, Nonton TV Lebih Dari 3 Jam Bisa Membahayakan Kesehatan Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Seberapa lama Anda memberi waktu anak untuk menonton televisi dalam sehari? Mungkin banyak orangtua yang tidak tahu bahwa durasi nonton televisi atau sejenisnya memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, bahkan kesehatan anak. Sebab, durasi nonton televisi yang cukup lama atau lebih dari 3 jam bisa meningkatkan risiko anak terserang penyakit kronis. Bagaimana bisa?

Bagaimana durasi nonton TV lebih dari 3 jam mempengaruhi kesehatan anak?

Mungkin selama ini Anda tidak sadar telah membiarkan anak duduk di depan layar televisi atau komputer dalam waktu yang lama. Tetapi, mulai sekarang hentikan kebiasaan itu dan buatlah aturan durasi menonton televisi yang baik untuk anak. Sebuah penelitian menyatakan bahwa seorang anak yang memiliki kebiasaan menonton televisi lebih dari 3 jam, berisiko untuk terserang berbagai penyakit kronis.

Penelitian ini yang melibatkan sebanyak 4495 anak-anak yang berusia 9-10 tahun. Kemudian, para peneliti mencoba untuk melihat dan memerhatikan gaya hidup setiap anak serta meminta orangtua mengisi kuesioner tentang seberapa lama mereka membiarkan anak menonton setiap hari. peneliti juga memeriksa status kesehatan dan status gizi setiap anak, seperti diukur kadar glukosa dalam darah, lemak total, serta indeks massa tubuh.

Selanjutnya, pada akhir penelitian, diketahui bahwa anak yang menonton televisi lebih dari 3 jam dalam satu hari ternyata berisiko sangat tinggi untuk mengalami penyakit diabetes mellitus tipe dua dan penyakit jantung.

Dalam penelitian ini, kelompok anak yang durasi nonton televisinya lebih dari 3 jam mempunyai sel lemak yang lebih banyak dan mengalami gangguan hormon insulin yang lebih sering ketimbang pada kelompok anak yang hanya menonton TV kurang dari 3 jam sehari

Mengapa durasi nonton televisi yang berlebih bisa membahayakan kesehatan anak?

Sebenarnya tidak hanya durasi nonton televisi saja yang menjadi masalah, anak bermain gadget juga dapat menimbulkan masalah. Durasi waktu yang terpakai untuk hal-hal itu disebut dengan screen time. Ya, disebut screen time karena selama itu anak hanya di depan layar saja, entah itu televisi, komputer, laptop, atau gadget lainnya.

Para peneliti menyatakan bahwa anak yang terlalu lama menonton televisi atau memainkan gadget, cenderung memiliki hormon leptin yang tidak normal seperti anak-anak lainnya. Hormon leptin adalah salah satu pengatur nafsu makan dan jika terganggu bisa membuat anak menjadi selalu lapar. Sehingga asupannya berlebihan untuk anak seusianya. Asupan yang berlebihan membuat anak mengalami kelebihan berat badan kemudian berisiko tinggi terserang penyakit jantung, diabetes mellitus, tekanan darah tinggi, dan sebagainya. 

Tidak hanya itu, anak menjadi kurang memiliki waktu untuk melakukan aktivitas fisik di luar rumah. Bahkan, American Academy of Pediatrics menganjurkan jika anak sebaiknya hanya diberikan waktu screen time kurang dari 2 jam setiap harinya. Sehingga di sisa waktu luangnya, orangtua dapat mengajak mereka untuk main dan beraktivitas di luar rumah, sehingg menghindari gaya hidup sedentari.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca