Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13/11/2017 . 4 menit baca
Bagikan sekarang

Saat bayi tidur adalah waktu yang Anda tunggu-tunggu. Sayangnya, membuat bayi tertidur pulas tidak semudah yang Anda bayangkan. Jam tidur bayi yang berbeda dengan orang dewasa sering kali membuat Anda kebingungan untuk menyesuaikan waktu tidur mereka. Sehingga, ketika bayi Anda berhasil tertidur, Anda berupaya untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa membangunkan bayi Anda dari tidur pulasnya.

Selain itu, tahukah Anda jika ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan saat bayi Anda tidur? Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan saat bayi Anda tidur.

Yang perlu dilakukan saat bayi tidur

1. Perhatikan tingkah bayi Anda

Ketika bayi menguap, Anda akan berpikir jika bayi Anda ingin tidur. Menguap memang menjadi salah satu tanda bayi mengantuk, namun, ada tanda lain yang bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda ingin tidur (terutama pada bayi yang baru lahir), yaitu mengusap mata, menangis,  atau rewel.

2. Segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya setiap ia mengantuk

Ketika bayi Anda sudah menunjukkan tanda-tanda ingin tidur (mengantuk), segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya. Hal ini akan membiasakan bayi untuk jatuh tertidur setiap ditempatkan di tempat tidurnya. Dengan melakukan ini, Anda juga membantu bayi Anda untuk menganggap tempat tidur sebagai tempat untuk tidur.

3. Perhatikan keamanan bayi Anda

Jika bayi tidur di tempat tidur Anda, sofa, atau lantai, segera pindahkan bayi Anda ke tempat tidurnya atau tempat yang lebih aman. Upayakan posisi tidur bayi Anda telentang untuk menghindari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Pindahkan selimut, bantal, boneka, dan barang lembut lainnya dari boks atau keranjang bayi. Jangan satukan bayi Anda yang sedang tidur dengan hewan piaraan, bahkan boneka maupun bantal.

4. Menyusui sebelum bayi Anda tidur

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapat ASI, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena SIDS dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI.

Jangan lakukan hal-hal ini saat bayi tidur

1. Membangunkan bayi ketika memindahkannya

Sering kali, bayi Anda akan tertidur di tempat selain tempat tidurnya, misalnya mobil, ayunan, atau tempat lainnya. Biarkan si kecil menyelesaikan tidur siangnya di kursi mobil, dan pastikan bayi Anda aman atau tidak terjepit. Tidur sebentar di tempat tersebut bukanlah masalah, asalkan Anda tidak membiarkan bayi Anda tidur semalaman di tempat tersebut.

2. Membiasakan bayi Anda tidur di kereta dorong

Untuk memudahkan bayi tidur, mungkin Anda akan mengajak si kecil berkeliling rumah dengan kereta dorong alias stroller. Hal tersebut boleh saja dilakukan sesekali. Namun, jangan terlalu sering karena bayi yang terbiasa harus ditidurkan dengan “gerakan”, akan lebih sulit tidur di tempat yang tidak bergerak seperti boks atau tempat tidur bayi.

3. Menggendong bayi yang terbangun menangis di tengah tidur

Secara naluriah, tentu Anda akan menggendong si kecil yang tiba-tiba menangis saat tidur untuk memastikan apakah bayi Anda lapar, haus, sakit, atau lainnya. Namun, Anda perlu membiarkan bayi Anda menangis beberapa menit dulu untuk melihat apakah bayi Anda akan kembali tenang dengan sendirinya.

Jika bayi Anda masih menangis dalam waktu yang lama (lebih dari lima menit), kembalilah padanya dan yakinkan bahwa bayi Anda baik-baik saja; karena sebenarnya, menangis adalah bagian dari bagaimana bayi belajar untuk menenangkan diri, dan bukan berarti Anda mengabaikannya.

4. Menggunakan empeng

Penggunaan empeng secara terus-menerus akan membuat bayi Anda lebih sulit tidur atau rewel saat tidak menggunakan empeng tersebut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

Membentak anak dapat memberikan dampak yang buruk. Apa akibat dari anak terlalu sering dibentak dan apa yang harus dilakukan orangtua?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Parenting, Tips Parenting 22/06/2020 . 8 menit baca

Begini Alasan Adanya Mata Plus pada Anak

Mata plus sering dikenal sebagai penyakit orang tua. Padahal banyak juga kasus mata plus pada anak. Baca terus dan pelajari berbagai penyebab dan gejalanya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/06/2020 . 5 menit baca

5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

Tips ini akan membantu Anda menerapkan kebiasaan kesehatan gigi dan mulut pada anak sejak dini. Yuk, cari tahu apa saja caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Parenting, Tips Parenting 16/06/2020 . 5 menit baca

3 Aktivitas Seru dan Menyenangkan untuk Si Kecil yang Gagap

Orangtua bisa mendorong kemampuan berbicara anak yang gagap lewat aktivitas menyenangkan. Apa saja aktivitas yang cocok untuk anak gagap? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 07/06/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 5 menit baca
mengatasi ruam popok bayi

Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 7 menit baca
ruam susu bayi

Berbagai Cara Mudah Mengatasi Ruam Susu Pada Bayi ASI Eksklusif

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca
pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 4 menit baca