×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:

Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

Oleh Data medis direview oleh dr. Yusra Firdaus.

Saat bayi tidur adalah waktu yang Anda tunggu-tunggu. Sayangnya, membuat bayi tertidur pulas tidak semudah yang Anda bayangkan. Jam tidur bayi yang berbeda dengan orang dewasa sering kali membuat Anda kebingungan untuk menyesuaikan waktu tidur mereka. Sehingga, ketika bayi Anda berhasil tertidur, Anda berupaya untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa membangunkan bayi Anda dari tidur pulasnya.

Selain itu, tahukah Anda jika ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan saat bayi Anda tidur? Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan saat bayi Anda tidur.

Yang perlu dilakukan saat bayi tidur

1. Perhatikan tingkah bayi Anda

Ketika bayi menguap, Anda akan berpikir jika bayi Anda ingin tidur. Menguap memang menjadi salah satu tanda bayi mengantuk, namun, ada tanda lain yang bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda ingin tidur (terutama pada bayi yang baru lahir), yaitu mengusap mata, menangis,  atau rewel.

2. Segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya setiap ia mengantuk

Ketika bayi Anda sudah menunjukkan tanda-tanda ingin tidur (mengantuk), segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya. Hal ini akan membiasakan bayi untuk jatuh tertidur setiap ditempatkan di tempat tidurnya. Dengan melakukan ini, Anda juga membantu bayi Anda untuk menganggap tempat tidur sebagai tempat untuk tidur.

3. Perhatikan keamanan bayi Anda

Jika bayi tidur di tempat tidur Anda, sofa, atau lantai, segera pindahkan bayi Anda ke tempat tidurnya atau tempat yang lebih aman. Upayakan posisi tidur bayi Anda telentang untuk menghindari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Pindahkan selimut, bantal, boneka, dan barang lembut lainnya dari boks atau keranjang bayi. Jangan satukan bayi Anda yang sedang tidur dengan hewan piaraan, bahkan boneka maupun bantal.

4. Menyusui sebelum bayi Anda tidur

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapat ASI, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena SIDS dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI.

Jangan lakukan hal-hal ini saat bayi tidur

1. Membangunkan bayi ketika memindahkannya

Sering kali, bayi Anda akan tertidur di tempat selain tempat tidurnya, misalnya mobil, ayunan, atau tempat lainnya. Biarkan si kecil menyelesaikan tidur siangnya di kursi mobil, dan pastikan bayi Anda aman atau tidak terjepit. Tidur sebentar di tempat tersebut bukanlah masalah, asalkan Anda tidak membiarkan bayi Anda tidur semalaman di tempat tersebut.

2. Membiasakan bayi Anda tidur di kereta dorong

Untuk memudahkan bayi tidur, mungkin Anda akan mengajak si kecil berkeliling rumah dengan kereta dorong alias stroller. Hal tersebut boleh saja dilakukan sesekali. Namun, jangan terlalu sering karena bayi yang terbiasa harus ditidurkan dengan “gerakan”, akan lebih sulit tidur di tempat yang tidak bergerak seperti boks atau tempat tidur bayi.

3. Menggendong bayi yang terbangun menangis di tengah tidur

Secara naluriah, tentu Anda akan menggendong si kecil yang tiba-tiba menangis saat tidur untuk memastikan apakah bayi Anda lapar, haus, sakit, atau lainnya. Namun, Anda perlu membiarkan bayi Anda menangis beberapa menit dulu untuk melihat apakah bayi Anda akan kembali tenang dengan sendirinya.

Jika bayi Anda masih menangis dalam waktu yang lama (lebih dari lima menit), kembalilah padanya dan yakinkan bahwa bayi Anda baik-baik saja; karena sebenarnya, menangis adalah bagian dari bagaimana bayi belajar untuk menenangkan diri, dan bukan berarti Anda mengabaikannya.

4. Menggunakan empeng

Penggunaan empeng secara terus-menerus akan membuat bayi Anda lebih sulit tidur atau rewel saat tidak menggunakan empeng tersebut.

Baca Juga:

×
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda untuk membantu memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan We are excited to guide you on your parenting journey. Your first email will arrive shortly. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca