backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

Mengenal Refleks Babinski pada Bayi, Mana yang Normal dan Tidak?

Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

Mengenal Refleks Babinski pada Bayi, Mana yang Normal dan Tidak?

Pernahkah Ibu menyadari, saat telapak kaki bayi disentuh dengan lembut, biasanya jari-jari kakinya akan merenggang ke arah atas atau keluar? Ternyata ini adalah salah satu macam refleks yang terjadi pada bayi, yaitu refleks Babinski. 

Kira-kira apa itu refleks Babinski? Yuk pelajari lebih lanjut melalui ulasan di bawah ini. 

Apa itu refleks Babinski?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, refleks Babinski adalah salah satu jenis refleks yang dimiliki bayi baru lahir

Refleks ini dinamai sesuai dengan nama pencetusnya, yaitu seorang dokter asal Prancis bernama Joseph Babinski. Ia pertama kali mendeskripsikan refleks tersebut pada tahun 1896. 

Babinski reflex terkadang juga disebut dengan reflek plantar, refleks ekstensor, refleks bayi baru lahir, atau bahkan tanda Babinski. 

Reflek ini adalah salah satu gerakan yang dihasilkan bayi secara tidak sengaja. Gerakan ini terjadi ketika sistem saraf pusat bayi (otak) dan sumsum tulang belakangnya, secara otomatis memerintahkan otot-otot bayi untuk beraksi. 

Oleh karena itu, ketika Ibu menyentuh bagian bawah kaki, khususnya di sepanjang telapak kaki, si Kecil akan menggerakan jari-jari kaki yang merenggang ke atas atau keluar.  

Ini adalah respons normal yang menunjukkan bahwa sistem saraf motorik bayi berfungsi dengan baik. 

Tidak hanya itu, refleks Babinski juga merupakan bagian dari refleks primitif yang merupakan bagian dari gerakan tubuh yang tidak disadari yang berasal dari bagian otak bayi. 

Beberapa gerakan ini dapat digunakan untuk mengevaluasi kesehatan bayi yang baru lahir. Ketika otak si Kecil mulai berkembang, gerakan-gerakan ini secara bertahap akan terhenti antara usia 4 – 6 bulan. 

Babinski sampai usia berapa?

Refleks Babinski paling kuat terjadi pada 9 bulan pertama kehidupan bayi dan biasanya akan berkurang pada usia 12 bulan. Namun, ada juga bayi yang memiliki refleks ini hingga usia 2 tahun. 

Bagaimana cara menguji refleks Babinski?

bayi kelebihan zat besi

Untuk menguji refleks Babinski pada bayi yang baru lahir, dokter biasanya akan menggunakan alat bantu, seperti palu refleks atau kunci, guna mengelus bagian bawah kaki bayi. 

Untuk langkah-langkah pemeriksaan refleks Babinski adalah sebagai berikut ini. 

  1. Bayi harus dalam posisi yang nyaman, seperti berbaring telentang. 
  2. Dokter akan memegang pergelangan kaki si Kecil agar posisi kaki tidak berubah. 
  3. Setelah itu, dokter akan mengelus kaki bayi menggunakan objek, seperti palu refleks secara perlahan. 
  4. Aat ini akan mengelus bagian dari tumit bayi hingga jempol kaki. Nantinya si Kecil mungkin akan merasa geli atau tidak nyaman.

Setelah itu, dokter akan mengamati respons kaki terhadap stimulasi ini. Pada bayi di bawah usia 2 tahun, biasanya respons normal akan menunjukkan gerakan jari-jari kaki yang merenggang ke atas atau ke luar. 

Jika respons yang terjadi berbeda, seperti jari-jari kaki yang tertutup ke bawah, atau terjadi gerakan yang tidak biasa, ini mungkin menandakan adanya masalah neurologis atau kelainan tumbuh kembang yang perlu ditinjau lebih lanjut. 

Perlu diingat bahwa refleks Babinski positif biasanya hanya akan terjadi pada bayi baru lahir hingga berusia kurang dari 2 tahun. 

Oleh karena itu, bila terjadi pada orang dewasa, respons yang sama mungkin mengindikasikan adanya gangguan neurologis atau cedera pada sistem saraf pusat. 

Kondisi apa saja yang dapat memengaruhi refleks Babinski?

Pada anak di bawah usia 2 tahun yang lahir dengan disabilitas intelektual atau kondisi mental lainnya, reflek Babinski dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. 

Pada anak di bawah usia 2 tahun yang lahir dengan kondisi apa pun yang menyebabkan kelenturan (kejang dan kekakuan otot), refleks Babinski mungkin tampak lemah saat dokter mengelus kaki bayi. 

Bila reflek Babinski muncul pada anak yang berusia lebih dari 2 tahun atau bahkan pada orang dewasa, hal ini sering kali merupakan tanda adanya gangguan sistem saraf pusat, baik pada otak maupun sumsum tulang belakang. 

Merangkum Medlineplus, ada beberapa gangguan yang dapat memengaruhi reflek Babinski, yaitu sebagai berikut.

  • Tumor atau cedera otak. 
  • Penyakit Lou Gehrig (gangguan saraf motorik di tulang belakang dan otak). 
  • Meningitis (infeksi pada selaput yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang). 
  • Infeksi virus pada otak. 
  • Multiple sclerosis.
  • Cedera, cacat, atau tumor sumsum tulang belakang. 
  • Stroke. 
  • Penyakit neurodegeneratif. 

Jenis-jenis refleks pada bayi lainnya

refleks bayi baru lahir

Dokter umumnya akan menguji refleks Babinski bayi saat ia pertama kali lahir dengan beberapa pemeriksaan kesehatan lainnya.

Biasanya, dokter akan menguji refleks ini bersama dengan beberapa refleks normal bayi baru lahir lainnya. Beberapa refleks bayi yang mungkin diperiksa dokter, meliputi berikut ini.

  • Root reflex. Ini adalah refleks yang akan terjadi ketika sudut mulut bayi disentuh. Refleks ini dapat membantu si Kecil ketika Ibu ingin menyusui dan akan hilang dalam waktu 4 bulan. 
  • Moro reflex. Ini akan muncul ketika bayi merasa terkejut, biasanya karena suara keras atau bahkan gerakan yang tiba-tiba. 
  • Stepping reflex. Refleks yang akan muncul ketika tubuh bayi diangkat dan kakinya menyentuh permukaan. Refleks ini akan hilang saat si Kecil berusia 2 bulan. 
  • Tonic neck reflex. Ini terjadi ketika bayi dirangsang saat bayi menoleh ke satu sisi, ia akan memanjangkan lengan dan kaki di sisi yang sama serta menekuk lengan dari sisi yang berbeda. 
  • Sucking reflex. Refleks  ini timbul ketika langit-langit mulut bayi mulai tersentuh, ia akan refleks melakukan gerakan mengisap. 
  • Palmar Grasp reflex. Ini adalah refleks menggenggam yang akan dilakukan oleh si Kecil saat ibu berusaha untuk menyentuh telapak tangan si Kecil. 

Jika Anda khawatir bayi Anda memiliki refleks tubuh yang tak biasa, termasuk pada reflek Babinski, atau bila ada kekhawatiran tentang tumbuh kembang si Kecil, sebaiknya konsultasikan kepada dokter anak.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Fakta medis diperiksa oleh

Hello Sehat Medical Review Team


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 4 hari lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan