Wajarkah Jika Anak Sering Mengantuk di Kelas?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Pendidikan anak merupakan salah satu prioritas yang tak bisa dikompromikan. Sebagai orangtua, Anda pasti ingin anak Anda mendapatkan pendidikan terbaik di sekolah yang reputasinya baik pula. Akan tetapi, Anda tidak bisa selalu memantau apa saja yang terjadi selama anak berada di sekolah. Dalam banyak kasus, anak usia sekolah akan tertidur selama pelajaran di kelas berlangsung. Guru atau kepala sekolah anak Anda mungkin akan melaporkannya pada Anda. Namun, kadang anak sering tidur di kelas tanpa sepengetahuan gurunya sehingga ia akan ketinggalan berbagai informasi penting seputar mata pelajarannya. Hal ini tentu akan merugikan anak Anda sendiri dalam jangka panjang. Oleh karena itu, simak baik-baik serba-serbi anak yang sering mengantuk di kelas berikut ini.

Tanda-tanda anak sering mengantuk di kelas

Biasanya apabila anak Anda sering mengantuk atau tertidur di kelas, dia akan bercerita sendiri pada Anda. Gurunya juga mungkin pernah memberi tahu Anda tentang kebiasaan si buah hati di sekolah. Namun, terkadang anak atau gurunya tidak mengeluhkan apa pun pada Anda meskipun si kecil sering mengantuk di kelas. Selain itu, kebanyakan anak yang sering mengantuk di kelas akan tampak segar dan bertenaga setelah pulang dari sekolah. Oleh karena itu, tak ada salahnya jika Anda perhatikan baik-baik beberapa gejala berikut.

Sulit bangun pagi

Apakah anak Anda termasuk tipe yang sangat sulit dibangunkan? Bisa jadi anak Anda pun akan tetap sulit terjaga meskipun sudah berada di sekolah pada siang hari. Apabila si kecil susah bangun dan sering mengeluh bahwa tidurnya belum cukup, besar kemungkinannya anak Anda akan mencuri-curi waktu tidur di kelasnya saat pelajaran berlangsung. Tanda lainnya adalah anak jadi sering terlambat ke sekolah karena proses persiapan di pagi hari tidak lancar. Anak akan memakan waktu yang sangat lama untuk mandi, sarapan, dan berpakaian karena sebenarnya pikirannya belum bisa fokus untuk melakukan apa pun.

Merasa lelah sepanjang hari

Meskipun sudah tidur cukup, anak Anda hampir tak pernah merasa bugar sepanjang hari. Anak Anda mungkin tampak lemas, tak bertenaga, dan tidak banyak beraktivitas. Hal ini akan menyebabkan tingkat kesadarannya menurun, terutama ketika berada di dalam kelas dan si kecil diharuskan untuk mendengarkan pelajaran yang sudah seperti dongeng sebelum tidur baginya.

Sulit mengikuti pelajaran

Perhatikan jika anak Anda mengalami kesulitan untuk memahami pelajaran yang diterimanya di sekolah. Anak juga mungkin mudah melupakan apa saja yang sudah dijelaskan oleh gurunya di kelas. Hal ini tak selalu berarti anak Anda malas. Bisa jadi anak Anda sering mengantuk di kelas sehingga mengikuti jalannya pelajaran menjadi tantangan yang begitu sulit. Sebaiknya jangan langsung menegur apalagi memarahi anak tanpa menanyakan terlebih dahulu apa penyebab si kecil kesulitan mengikuti pelajaran di sekolah.

Nilai menurun

Salah satu akibat jika anak Anda sering mengantuk di kelas adalah nilai mulai menurun. Ini karena dirinya tidak akan memerhatikan pelajaran dengan baik atau kesulitan mencerna apa yang dijelaskan oleh guru. Bisa juga anak Anda lebih tertarik untuk memejamkan matanya daripada mengerjakan ulangan atau tugas-tugas yang diberikan di sekolah. Jadi, belum tentu nilai anak menurun karena dirinya tak memahami pertanyaan yang diberikan saat ulangan.

Suasana hati buruk

Salah satu tanda-tanda anak kurang tidur dan sering mengantuk di kelas adalah suasana hati yang buruk. Apabila anak Anda kerap merasa uring-uringan tanpa alasan yang jelas, mungkin saja anak Anda hobi tidur di kelas. Ketika tidur di kelas, biasanya anak tidak akan mencapai tahapan tidur yang dalam dan ia akan terbangun secara tiba-tiba karena suara berisik di kelas. Karena tidurnya terganggu, anak pun bisa jadi moody dan sensitif.    

Sering tidur siang

Amati kalau sepulang sekolah anak akan langsung menuju tempat tidurnya dan tidur selama berjam-jam. Kemungkinan anak Anda berusaha untuk membayar utang tidur yang tidak pulas selama pelajaran berlangsung di kelasnya.  

Sakit kepala atau pusing

Anak Anda mengeluh pusing atau sakit kepala? Anak yang sering tidur di kelas banyak mengeluhkan kondisi ini karena posisi tidur yang tidak nyaman, terbangun secara tiba-tiba, atau kurang tidur di malam hari.

Mengapa anak sering mengantuk di kelas?

Sesekali mengantuk di kelas karena pelajaran yang membosankan adalah hal yang wajar. Begitu juga kalau anak habis tidur larut malam lantaran mengerjakan tugas sekolah. Akan tetapi, apabila anak Anda hampir setiap hari atau bahkan tiap hari mengantuk di kelas, Anda perlu waspada.

Ada berbagai alasan anak sering mengantuk di kelas. Umumnya anak akan mengantuk jika jam biologisnya terganggu. Anak dan remaja membutuhkan waktu tidur 8 hingga 10 jam. Jika anak tidur larut malam dan harus bangun pagi-pagi ke sekolah, anak Anda akan kurang tidur. Biasanya anak yang jam biologisnya berantakan justru akan merasa segar dan terjaga setelah jam sekolah usai dan anak tiba di rumah. Tak seperti anak lain yang akan merasa lelah sepulang sekolah, anak Anda malah lebih aktif di sore hari menjelang malam. Maka, sebaiknya ingatkan anak untuk tidak tidur terlalu malam. Anda juga bisa menyiasatinya dengan mengajak anak untuk tidur satu jam lebih cepat dari biasanya. Usahakan agar anak tidak terdistraksi oleh alat elektronik atau buku bacaan yang akan membuatnya begadang semalaman.

Mengantuk dan tertidur di kelas juga bisa disebabkan oleh berbagai gangguan tidur seperti insomnia, narkolepsi, dan sleep apnea. Kondisi tertentu, misalnya sindroma letih dan lesu kronis (chronic fatigue syndrome) juga bisa menyebabkan anak mengantuk sepanjang hari meskipun sudah cukup tidur. Perhatikan apabila kantuk yang menyerang anak Anda di siang hari juga diikuti dengan gejala lain seperti tidur tak nyenyak, mengigau, tidur berjalan, atau mengalami tindihan saat tidur. Segera hubungi dokter anak Anda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA:

Share now :

Direview tanggal: November 12, 2016 | Terakhir Diedit: September 24, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca