Kenali Sindrom Teething, Beserta Tanda Gigi Bayi Anda Mau Tumbuh

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Ketika gigi bayi Anda mau tumbuh, ia akan merasa sedikit tidak nyaman. Sayangnya, bayi Anda belum bisa berkomunikasi dan memberi tahu Anda keluhan apa yang dirasakan. Apalagi biasanya setiap bayi akan menunjukkan tanda-tanda yang berbeda di usia yang berbeda-beda pula. Akibatnya, buah hati Anda akan jadi rewel tanpa sebab yang jelas.

Kondisi ini sering kali disebut dengan sindrom teething atau sindrom pertumbuhan gigi bayi. Untuk itu, Anda perlu memerhatikan dan memahami apa saja tanda gigi bayi mau tumbuh.

Apa itu sindrom teething?

saat bayi menangis

Sindrom teething adalah sindrom yang sering terjadi saat bayi tumbuh gigi. Sindrom ini ditandai dengan tumbuhnya gigi pertama atau gigi primer yang mulai menerobos gusi.

Tumbuh gigi pada bayi sangat normal terjadi. Namun, biasanya hal ini diiringi dengan berbagai gejala serta kondisi yang kurang menyenangkan dan membuat bayi tidak nyaman. Inilah mengapa kemudian disebut sebagai sindrom teething

Usia berapa biasanya gigi bayi mulai tumbuh?

gigi bayi tumbuh renggang

Gigi bayi akan tumbuh secara bertahap. Pada umumnya, pertumbuhan gigi pada bayi terjadi di usia 6 bulan. Namun, gigi beberapa bayi bisa tumbuh lebih cepat lagi, yaitu sekitar usia 4 bulan.

Biasanya gigi bayi tumbuh berpasang-pasangan, baik sepasang dulu di atas maupun sepasang dulu di bawah. Jangan khawatir jika gigi bayi Anda belum muncul juga. Gigi pertama yang tumbuh di rentang usia 3-12 bulan masih dianggap normal. 

Sejak bayi dilahirkan, giginya sudah tersusun lengkap di bawah gusi. Ketika satu per satu gigi mulai tumbuh, gigi tersebut akan keluar dari dalam gusi. Umumnya, gigi yang terdepan di bagian bawah yang pertama kali akan tumbuh. 

Kemudian disusul dengan tumbuhnya gigi depan bagian atas sekitar 1 hingga 2 bulan kemudian. Tumbuhnya gigi geraham adalah hal yang paling tidak membuat mereka nyaman.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan proses tumbuh gigi lainnya, gigi bungsu atau geraham membuat gusi yang robek semakin luas dan hal ini tentu saja disertai dengan rasa sakit.

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi akan mempunyai gigi susu yang lengkap yaitu berjumlah sebanyak 20 gigi pada usia sekitar 2-3 tahun. 

Tahapan tumbuh gigi pada bayi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, proses pertumbuhan gigi bayi terjadi secara bertahap. Berikut uraian rentang usia bayi tumbuh gigi:

  • Gigi seri paling depan: 6 – 12 bulan.
  • Gigi taring: 16-23 bulan.
  • Gigi geraham pertama: 13-19 bulan.
  • Gigi geraham kedua: 22-24 bulan.

Secara keseluruhan, si kecil akan memiliki gigi susu yang lengkap saat sudah memasuki usia sekitar 2-3 tahun. Sementara untuk gigi graham ketiga, umumnya akan tumbuh saat di kemudian hari saat usianya sekitar 20 tahun.

Apa saja tanda gigi bayi mau tumbuh?

gigi pertama bayi

Pada awalnya, bayi akan susah makan dan menolak semua makanan yang ditawarkan padanya, karena mereka sedang merasa tidak nyaman akibat tumbuhnya gigi. Gigi yang tumbuh akan merobek gusi dan menimbulkan rasa sakit dan gusi menjadi bengkak.

Tanda atau gejala bayi akan tumbuh gigi biasanya muncul selama 3 sampai 5 hari sebelumnya, dan akan menghilang ketika gigi sudah muncul atau terlihat. Namun tidak jarang juga bayi tidak merasakan apapun ketika mengalami sindrom ini.

Tidak hanya merasakan nyeri, bayi juga akan menggigit-gigit jari atau mainan mereka untuk mengurangi rasa sakit yang timbul akibat gigi yang tumbuh. Namun, perlu diingat bahwa setiap bayi mungkin saja mengalami dan menunjukkan gejala yang berbeda-beda.

Bahkan pada beberapa kasus, bayi bisa saja tidak menunjukkan tanda dan gejala apa pun saat akan tumbuh gigi. Tak perlu khawatir, karena hal ini masih termasuk normal.

Nah, untuk memastikan saat si kecil sedang mengalami tumbuh gigi, ada beberapa tanda dan gejala yang bisa Anda perhatikan. Berikut tanda tumbuh gigi pada bayi:

1. Mengeces

Ketika giginya mau tumbuh, bayi Anda akan memproduksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Itulah mengapa bayi Anda jadi lebih mudah mengeces. Bahkan, beberapa bayi juga dapat mengalami ruam merah di sekitar mulut, dagu, dan leher.

Ini karena air liur yang lembap terus membasahi wajah bayi. Pastikan Anda selalu menyediakan kain lembut atau tisu steril untuk mengusap air liur bayi, serta kenakan celemek khusus bayi yang mudah menyerap air. Seiring bertambahnya usia, bayi Anda akan semakin mahir dalam mengendalikan air liur di dalam mulutnya.  

2. Menangis

Beberapa bayi hanya akan bergumam kecil ketika gusi atau mulutnya tak nyaman. Namun, bagi sebagian bayi, proses pertumbuhan gigi bisa terasa sangat menyakitkan sehingga membuatnya sering rewel dan terus menangis.

Jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan bisa mengalami peradangan, terutama pada pertumbuhan gigi-gigi pertama bayi Anda. Ini akan menyebabkan rasa nyeri.

Untuk meredakan rasa nyeri, berikan makanan lembut yang dingin seperti yogurt atau mainan teether yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Teether merupakan mainan yang terbuat dari karet atau silikon dengan bahan lembut dan kenyal.

Makanan dan mainan ini berfungsi layaknya kompres dingin yang akan membantu menghilangkan rasa nyeri.

3. Suka menggigit

Tekanan dari gusi yang dirasakan bayi ketika giginya mau tumbuh akan terasa sangat tidak nyaman. Bayi pun jadi sering menggigit benda-benda di sekitarnya, termasuk Anda sendiri.

Jika Anda masih menyusui dan bayi mulai menggigit, perhatikan baik-baik ketika rahangnya mulai menegang sebelum menggigit. Segera selipkan jari Anda yang bersih di antara gusi bayi lewat ujung bibirnya.

Ingatkan dengan lembut bahwa ia tak seharusnya menggigit Anda. Apabila bayi Anda menggigiti kerangka boks atau ranjang bayi, lapisi dengan kain lembut yang bisa menyerap air.

4. Gusi membengkak

Anda mungkin bisa melihat bahwa gusi bayi Anda memerah dan membengkak. Hal ini wajar bagi bayi yang akan tumbuh gigi. Jika bagian gusi tersebut berada dalam jangkauan Anda, coba berikan pijatan ringan pada gusinya dengan jari Anda yang bersih.

Bayi Anda mungkin akan kaget atau protes ketika Anda pertama kali melakukan ini, tetapi ia akan merasa lebih nyaman setelah gusinya dipijat. Anda juga bisa memijatnya dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air dingin.

5. Sering terbangun di malam hari

Rasa tidak nyaman yang diderita bayi Anda tak hanya muncul di pagi atau siang hari saja. Bahkan ketika bayi Anda sedang tidur, ia bisa terbangun karena rasa sakit atau gatal pada gusinya.

Perhatikan jika bayi Anda sering terbangun di malam hari tanpa alasan yang jelas dan di jam yang tidak biasa. Kemungkinan ini jadi tanda gigi bayi akan segera tumbuh.

6. Susah makan

Karena mulutnya sedang terasa tidak nyaman akibat tumbuh gigi, wajar saja jika bayi Anda jadi susah makan. Jika berbagai cara sudah Anda lakukan dan bayi Anda tetap rewel atau menolak makan, segera hubungi dokter anak. Dokter biasanya akan memberikan saran pengobatan yang aman untuk usia si kecil.

7. Menarik-narik telinga atau menggaruk pipi

Bayi akan mulai menarik-narik daun telinganya atau menggaruk pipinya ketika giginya mau tumbuh. Ini karena dia gusi akan terasa sedikit gatal dan tak nyaman.

Sedangkan tidak mungkin untuk menjangkau ke bagian gusi tersebut secara langsung. Supaya bayi Anda tidak lecet atau terluka karena hal ini, Anda bisa mencoba mengalihkan perhatiannya atau menawarkan mainanan teether.

Hati-hati karena bayi Anda mungkin menggaruk pipi dan menarik telinganya saat tertidur. Jadi, pastikan bahwa kuku dan tangan bayi Anda senantiasa bersih.

8. Demam

Jika peradangan yang terjadi pada gusi cukup serius, bayi Anda mungkin mengalami demam. Akan tetapi, demam yang disebabkan oleh peradangan gusi karena gigi bayi mau tumbuh biasanya tidak begitu tinggi.

Bila ternyata demam yang dialami si kecil mencapai 38 derajat Celsius ke atas, kemungkinan penyebabnya bukan karena gigi yang akan tumbuh.

9. Batuk atau muntah

Bayi belum benar-benar bisa mengendalikan semua otot dan saraf di dalam mulut dan tenggorokannya. Karena dalam mulut bayi Anda terdapat terlalu banyak air liur, bayi Anda berisiko tersedak ketika berusaha menelan.

Hal ini biasanya ditandai dengan batuk-batuk atau muntah. Jika batuk dan muntah yang dialami bayi Anda tidak disertai pilek, flu, atau diare, Anda tidak perlu khawatir. Kondisi ini biasanya berlangsung selama bayi tumbuh gigi. 

10. Memasukkan tangan ke dalam mulut

Untuk meredakan rasa tidak nyaman atau gatal yang muncul, bayi Anda akan sering memasukkan tangannya ke dalam mulut. Sebaiknya Anda menjaga agar tangan, mainan, dan benda-benda yang mungkin disentuh bayi Anda tetap bersih.

Ingatkan juga bayi Anda untuk menghindari hal ini. Lebih baik siapkan kompres dingin dengan kain lembut untuk membantu mengurangi sakit atau gatal di gusi ketika gigi bayi mau tumbuh.

Apa yang harus dilakukan saat bayi sedang tumbuh gigi?

Tumbuh gigi adalah proses alami yang terjadi pada semua bayi. Meski begitu, jangan biarkan si kecil terus merasa kurang nyaman dengan keluhan akibat giginya yang sedang tumbuh. 

Sebagai orangtua, tugas Anda yakni membuatnya tetap merasa nyaman dan membantu si kecil untuk mampu melewati fase tumbuh giginya ini. Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk meringankan rasa sakit yang bayi alami, seperti:

Gosok gusi bayi dengan lembut

Gunakan jari Anda, tentu yang sudah besih, untuk menggosok lembut gusi bayi yang akan ditumbuhi gigi selama 2 menit. Si kecil biasanya akan mengemut jari Anda untuk membantu meredakan keluhan gusi yang gatal dan nyeri saat tumbuh gigi. 

Berikan mainan yang aman untuk digigit oleh bayi

Bayi yang sedang dalam masa tumbuh gigi biasanya sangat senang mengunyah, atau memasukkan sesuatu ke dalam mulut guna meredakan rasa nyeri. Sebenarnya tidak masalah untuk membiarkan si kecil mengunyah atau menggigit apa saja yang ia inginkan.

Hanya saja, pastikan Anda yang ia masukkan ke dalam mulutnya tergolong aman dan bersih. Biasanya, bayi menyukai sesuatu yang dingin ketika dimasukkan ke dalam mulut. Anda bisa memberikan empeng dingin maupun teether yang sebelumnya telah disimpan di dalam kulkas, sehingga sudah cukup dingin.

Namun, usahakan jangan memberikan empeng maupun teether yang terlalu dingin bahkan sampai beku. Pasalnya, empeng atau teether yang terlalu dingin dan beku, dikhawatirkan justru dapat melukai mulut si kecil.

Apabila usia bayi sudah lebih dari 6-9 bulan, Anda juga dapat memberikannya air dingin dari cangkir sippy (sippy cup). Setelah selesai digunakan, jangan lupa untuk membersihkan barang-barang si kecil.

Pijat gusi bayi sebelum mulai menyusui

Untuk mencegah agar bayi tidak menggigit puting payudara Anda sehingga menimbulkan luka, usahakan untuk memijat gusinya terlebih dahulu sebelum menyusui.

Coba celupkan jari tangan Anda ke dalam air dingin, kemudian pijat gusi bayi seperti biasa. Cara ini dinilai dapat membuat si kecil merasa lebih nyaman saat menyusu nantinya.

Apakah bayi yang sedang tumbuh gigi boleh diberikan obat?

perkembangan kemampuan bahasa bayi

Jika memang bayi Anda sangat rewel dan kesakitan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaiknya. Anda mungkin akan disarankan untuk memberikan si kecil obat gel gigi yang digunakan untuk membuat mereka lebih nyaman.

Namun, pastikan gel gigi tersebut tidak memiliki kandungan kolin salisilat dan benzokain di dalamnya, karena bisa berisiko bahaya bagi bayi. Penting untuk diketahui, ada beberapa hal yang harus Anda hindari jika bayi sedang tumbuh gigi, yaitu:

  • Memberikan bayi aspirin atau mengoleskan aspirin ke gusi.
  • Menggunakan alkohol pada gusi bayi yang sedang sakit.
  • Menaruh sesuatu yang sangat dingin atau es batu pada gusi yang sedang ditumbuhi gigi.
  • Membiarkan bayi menggigit-gigit mainan yang terbuat dari plastik keras.

Perlukah membawa bayi ke dokter saat tumbuh gigi?

Kadang kala, tumbuh gigi dapat membuat bayi menjadi lebih rewel, demam, batuk, hingga muntah. Namun, ini biasanya hanya terjadi akibat proses pertumbuhannya giginya, dan bukan karena mengalami penyakit tertentu.

Segera bawa si kecil ke dokter jika mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Berusia kurang dari 3 bulan, dan suhu tubuhnya di atas 38 derajat Celcius.
  • Berusia di atas 3 bulan, dan demam lebih dari 39 derajat Celcius.
  • Demam lebih dari 24 jam.
  • Diare, muntah, atau ruam karena demam.
  • Terlihat terus mengantuk dan sakit.
  • Selalu rewel dan sulit ditenangkan.

Tumbuh gigi memang hal normal dan alami yang akan dialami setiap bayi, dan menjadi tugas Anda untuk mendampinginya dengan baik. Jadi buatlah si kecil senyaman mungkin dan bantu ia untuk melewati fase ini dengan baik.

Sampai nantinya semua gigi si kecil sudah tumbuh, ajarkan ia untuk menyikat gigi dengan teratur dan cara yang benar.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca