11 Ciri Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Ciri atau tanda bayi tumbuh gigi perlu diketahui orangtua, sebab umumnya si kecil akan merasa sedikit tidak nyaman. Apalagi, ia belum bisa memberitahu keluhan yang dirasakan, sehingga kemungkinan ia akan menjadi rewel. Tidak perlu bingung, berikut ciri-ciri tumbuh gigi pada bayi yang menjadi bagian alami dari perkembangan si kecil.

Apa itu sindrom tumbuh gigi?

saat bayi menangis

Bayi tumbuh gigi sering kali disebut dengan sindrom teething atau sindrom pertumbuhan gigi.  Sindrom teething ini ditandai dengan tumbuhnya gigi pertama atau gigi primer yang mulai menembus gusi.

Tumbuh gigi merupakan bagian perkembangan bayi yang normal. Hanya saja, sindrom teething tidak jarang diiringi dengan berbagai gejala serta kondisi yang kurang menyenangkan dan membuat bayi tidak nyaman.

Usia berapa biasanya bayi tumbuh gigi?

gigi bayi tumbuh renggang

Sebelum mengenali tanda tumbuh gigi, mari ketahui lebih lanjut mengenai kapan tahap bayi mulai tumbuh gigi.

Dikutip dari Pregnancy, Birth, & Baby, pada umumnya pertumbuhan gigi pada bayi terjadi di usia 6 bulan. Meski demikian, sebagian bayi mengalami tumbuh gigi lebih cepat lagi, yaitu sekitar usia 4 bulan.

Biasanya gigi yang tumbuh berpasang-pasangan, baik sepasang dulu di atas maupun sepasang dulu di bawah.

Jangan khawatir jika gigi pada bayi Anda belum muncul juga. Gigi pertama yang tumbuh di rentang usia 3-12 bulan masih dianggap normal.

Pada bayi baru lahir, gigi sebenarnya sudah tersusun lengkap di bawah gusi. Ketika satu per satu gigi mulai tumbuh, gigi tersebut akan keluar dari dalam gusi.

Umumnya, gigi depan di bagian bawah yang pertama kali akan tumbuh.  Kemudian disusul dengan tumbuhnya gigi depan bagian atas sekitar 1 hingga 2 bulan kemudian.

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi akan mempunyai gigi susu yang lengkap yaitu berjumlah sebanyak 20 gigi pada usia sekitar 2-3 tahun.

Tahapan pertumbuhan gigi pada bayi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, proses pertumbuhan gigi anak terjadi secara bertahap.

Berikut uraian rentang umur berapa bayi tumbuh gigi:

  • Gigi seri paling depan: 6 – 12 bulan.
  • Gigi sering bagian samping: usia 9-16 bulan.
  • Gigi taring: 16-23 bulan.
  • Gigi geraham pertama: 13-19 bulan.
  • Gigi geraham kedua: 22-24 bulan.

Apa saja ciri bayi tumbuh gigi?

gigi pertama bayi

Tanda atau ciri bayi tumbuh gigi pada awalnya terlihat dari gelagat bayi susah makan. Ia juga akan menolak semua makanan yang ditawarkan padanya, karena sedang merasa tidak nyaman.

Gigi yang tumbuh akan merobek gusi dan menimbulkan rasa sakit dan gusi menjadi bengkak.

Perlu diketahui, ciri-ciri bayi tumbuh gigi biasanya muncul selama 3 sampai 5 hari sebelumnya, dan akan menghilang ketika gigi sudah terlihat.

Rasa nyeri yang timbul akan membuat bayi menggigit-gigit jari atau mainan mereka untuk mengurangi rasa sakit yang timbul akibat gigi yang tumbuh.

Namun, perlu diingat bahwa setiap bayi mungkin saja mengalami dan menunjukkan gejala yang berbeda.

Bahkan pada beberapa kasus, bayi bisa saja tidak menunjukkan ciri dan gejala apa pun saat akan tumbuh gigi. Tidak perlu khawatir, karena hal ini masih termasuk normal.

Nah, untuk memastikan saat si kecil sedang mengalami tumbuh gigi atau tidak, ada beberapa ciri tumbuh gigi pada anak yang bisa Anda perhatikan:

1. Mengeces

Salah satu ciri atau tanda tumbuh gigi pada bayi adalah ia akan memproduksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Itulah mengapa anak jadi lebih mudah mengeces.

Bahkan, beberapa bayi juga dapat mengalami ruam merah di sekitar mulut, dagu, dan leher. Hal ini karena air liur yang lembap terus membasahi wajahnya.

Pastikan Anda selalu menyediakan kain lembut atau tisu steril untuk mengusap air liur bayi, serta kenakan celemek khusus bayi yang mudah menyerap air.

Seiring bertambahnya usia, bayi akan semakin mahir mengendalikan air liur di dalam mulutnya.

2. Menangis

Ciri bayi tumbuh gigi berikutnya adalah lebih sering menangis dan sering rewel karena proses pertumbuhan gigi bisa terasa sangat menyakitkan.

Akan tetapi, sebagian bayi hanya akan bergumam kecil ketika gusi atau mulutnya tak nyaman.

Rasa menyakitkan saat tumbuh gigi pada anak disebabkan jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan. Kondisi ini bisa terjadi peradangan, terutama pada pertumbuhan gigi pertama bayi.

3. Suka menggigit

Tekanan dari gusi yang dirasakan bayi ketika giginya mau tumbuh akan terasa sangat tidak nyaman. Itu sebabnya bayi pun jadi sering menggigit benda di sekitarnya sebagai tanda bayi tumbuh gigi.

Jika Anda masih menyusui dan bayi mulai menggigit, perhatikan baik-baik ketika rahangnya mulai menegang. Segera selipkan jari Anda yang bersih di antara gusi bayi lewat ujung bibirnya.

Ingatkan dengan lembut bahwa ia tak seharusnya menggigit Anda. Apabila ia menggigit kerangka boks atau ranjang, lapisi dengan kain lembut yang bisa menyerap air.

4. Gusi membengkak

Gusi yang memerah dan membengkak dapat menjadi ciri bayi tumbuh gigi yang juga wajar. Jika bagian gusi terlihat, coba berikan pijatan ringan pada gusinya dengan jari Anda yang bersih.

Ia mungkin akan kaget atau protes ketika Anda pertama kali melakukan ini, tetapi ia akan merasa lebih nyaman setelah gusinya dipijat.

Anda juga bisa memijatnya dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air dingin.

5. Sering terbangun di malam hari

Rasa tidak nyaman yang dirasakan anak tak hanya muncul di pagi atau siang hari saja. Bahkan ketika sedang tidur, ia bisa terbangun karena rasa sakit atau gatal pada gusinya.

Perhatikan jika bayi sering terbangun di malam hari tanpa alasan yang jelas dan di jam yang tidak biasa. Kemungkinan ini jadi ciri atau tanda bayi tumbuh gigi.

6. Susah makan

Mulut anak bisa terasa tidak nyaman akibat tumbuh gigi, sehingga ia pun jadi susah makan.

Jika berbagai cara sudah dilakukan dan bayi Anda tetap rewel atau menolak makan, kemungkinan hal ini termasuk ciri-ciri bayi tumbuh gigi.

Sebaiknya, segera hubungi dokter agar diberikan saran pengobatan yang aman untuk usia si kecil.

7. Menarik telinga atau menggaruk pipi

Bayi akan mulai menarik daun telinga atau menggaruk pipinya, sebagai ciri atau tanda bayi tumbuh gigi. Hal ini dilakukan karena gusi terasa sedikit gatal dan tak nyaman.

Hati-hati karena ia mungkin menggaruk pipi dan menarik telinganya saat tertidur. Jadi, pastikan bahwa kuku sudah dipotong dan tangan anak senantiasa bersih.

8. Demam

Hingga saat ini, belum ada fakta atau penelitian yang menunjukkan bahwa demam pasti terjadi pada kondisi tumbuh gigi pada bayi.

Prof. Melissa Wake, peneliti dari Centre for Community Child Health di Royal Children’s Hospital di Melbourne, pun telah melakukan penelitian tentang hal ini pada tahun 1990-an.

Hasil dari penelitian tersebut mengatakan bahwa bayi tidak mengalami peningkatan suhu yang signifikan saat mereka tumbuh gigi.

Akan tetapi, demam saat tumbuh gigi mungkin saja terjadi. Bukan karena tumbuh gigi, tapi lebih karena terkena infeksi kuman atau bakteri dari luar yang menyebabkan anak demam.

Apabila demam mencapai 38 derajat Celsius ke atas, kemungkinan penyebabnya bukan karena gigi yang akan tumbuh.

9. Batuk atau muntah

Bayi belum bisa mengendalikan semua otot dan saraf di dalam mulut dan tenggorokan. Apalagi, di dalam mulut bayi terlalu banyak air liur, sehingga bayi tersedak saat berusaha menelan.

Hal ini biasanya ditandai dengan batuk-batuk atau muntah. Jika batuk dan muntah tidak disertai pilek, flu, atau diare, Anda tidak perlu khawatir. Bisa jadi ini merupakan tanda bayi tumbuh gigi.

10. Pilek

Tidak hanya demam, orangtua juga merasa bahwa pilek juga menjadi ciri bayi tumbuh gigi. Sebenarnya, kondisi ini tidak selalu terjadi dan belum ada penelitian pasti.

Pilek atau flu yang menyerang tubuh si kecil selama masa-masa ini bukan merupakan efek samping dari tumbuh gigi.

Melainkan karena sistem kekebalan tubuh bayi yang sedang menurun, sehingga lebih rentan terhadap serangan infeksi.

11. Memasukkan tangan ke dalam mulut

Untuk meredakan rasa tidak nyaman atau gatal yang muncul, mungkin bayi akan sering memasukkan tangannya ke dalam mulut.

Sebaiknya Anda menjaga agar tangan, mainan, dan benda-benda yang mungkin disentuh tetap bersih. Ingatkan juga bayi Anda untuk menghindari hal ini.

Apa yang harus dilakukan saat bayi tumbuh gigi?

Tumbuh gigi adalah proses alami yang terjadi pada semua anak, tetapi bisa membuatnya merasa terganggu.

Ketika Anda melihat ciri atau tanda tumbuh gigi pada bayi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk membantu si kecil melewati dan meringankan rasa sakit, seperti:

Gosok gusi dengan lembut

Gunakan jari yang bersih untuk menggosok lembut gusi bayi yang akan ditumbuhi gigi selama 2 menit.

Si kecil biasanya akan mengemut jari untuk membantu meredakan keluhan gusi yang gatal dan nyeri saat tumbuh gigi.

Berikan mainan yang aman untuk digigit oleh bayi

Bayi yang sedang dalam masa tumbuh gigi biasanya sangat senang mengunyah, atau memasukkan sesuatu ke dalam mulut guna meredakan rasa nyeri.

Biasanya, bayi menyukai sesuatu yang dingin ketika dimasukkan ke dalam mulut. Anda bisa memberikan empeng dingin maupun teether yang sebelumnya telah disimpan di dalam kulkas.

Usahakan jangan memberikan empeng maupun teether yang terlalu dingin bahkan sampai beku. Hal ini dikhawatirkan justru dapat melukai mulut si kecil.

Pijat gusi bayi sebelum mulai menyusui

Untuk mencegah agar bayi tidak menggigit puting payudara sehingga menimbulkan luka, Anda bisa memijat gusinya terlebih dahulu sebelum menyusui.

Coba masukkan jari tangan ke dalam air dingin, kemudian pijat gusi bayi seperti biasa. Cara ini dinilai dapat membuat si kecil merasa lebih nyaman saat menyusu nantinya.

Apakah bayi yang sedang tumbuh gigi boleh diberikan obat?

perkembangan kemampuan bahasa bayi

Jika si kecil sangat rewel dan kesakitan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaik. Anda mungkin akan disarankan untuk memberikan si kecil obat gel gigi agar terasa lebih nyaman.

Namun, pastikan gel gigi tersebut tidak memiliki kandungan kolin salisilat dan benzokain di dalamnya karena berisik0.

Penting untuk diketahui, ada beberapa hal yang harus Anda hindari jika bayi sedang tumbuh gigi, yaitu:

  • Memberikan bayi aspirin atau mengoleskan aspirin ke gusi.
  • Menggunakan alkohol pada gusi bayi yang sedang sakit.
  • Menaruh sesuatu yang sangat dingin atau es batu pada gusi yang sedang tumbuh gigi.
  • Membiarkan bayi menggigit-gigit mainan yang terbuat dari plastik keras.

Perlukah membawa bayi ke dokter saat tumbuh gigi?

Terkadang, tumbuh gigi dapat membuat bayi menjadi lebih rewel, demam, batuk, hingga muntah.

Segera bawa si kecil ke dokter jika tumbuh gigi diiringi dengan kondisi sebagai berikut:

  • Suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius untuk bayi kurang dari 3 bulan
  • Demam lebih dari 39 derajat Celcius untuk bayi di atas 3 bulan,
  • Demam lebih dari 24 jam.
  • Diare, muntah, atau ruam karena demam.
  • Terlihat terus mengantuk dan sakit.
  • Selalu rewel dan sulit ditenangkan.

Walaupun tumbuh gigi merupakan proses yang normal, tetapi orangtua sebaiknya mengenali ciri atau tanda bayi tumbuh gigi.

Sebaiknya konsultasi ke dokter anak, jika gejala tumbuh gigi yang dialami anak membuatnya sangat terganggu.

Hal lainnya yang perlu diketahui orangtua saat gigi sudah tumbuh

pertumbuhan gigi anak

Gigi yang tumbuh renggang

Seperti yang sudah disebutkan di atas, umumnya bayi akan mulai mengalami tumbuh gigi sejak usia 6 bulan. Saat gigi tumbuh berdampingan, ada kemungkinan si kecil mengalami gigi tubuh renggang yang bisa juga disebut sebagai diastema.

Gigi renggang atau berjauhan tidak menandakan adanya masalah pertumbuhan bayi, sehingga Anda tidak perlu cemas karena tidak permanen.

Umumnya, disebabkan oleh ukuran gigi dan tulang tahang yang tidak sesuai. Lalu, hal ini juga bisa terjadi karena faktor keturunan.

Saat berkonsultasi dengan dokter, perawatan yang bisa dilakukan nantinya adalah penggunaan kawat gigi, pembersihan karang untuk mengatasi  peradangan, atau pembedahan.

Kapan gigi anak akan copot?

Gigi susu akan copot digantikan dengan gigi dewasa. Umumnya, anak-anak akan kehilangan gigi susu pertamanya di usia 6 hingga 7 tahun.

Pola tanggalnya gigi susu sama persis dengan pola pertumbuhannya di awal. Pertama-tama, ia akan kehilangan dua gigi seri bawah bagian tengah, yaitu gigi seri tengah mandibula.

Selanjutnya, dua gigi tengah atas akan rontok, diikuti gigi taring, gigi molar pertama, dan gigi molar kedua. Pada usia 11 hingga 13 tahun, gigi bayi akan hilang digantikan dengan gigi dewasa.

Proses kehilangan gigi susu biasanya tidak terlalu menyakitkan. Namun, gusi akan membengkak dan beberapa di antaranya akan merasakan nyeri.

Untuk mengatasinya, Anda cukup berikan acetaminophen dan ibuprofen untuk meringankan rasa sakit.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Banyak hal yang menyebabkan kulit bayi sensitif. Ketahui bagaimana cara penanganan agar kulit bayi Anda terjaga. Seperti apa tips perawatan yang tepat?

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Apakah Ibu sudah menentukan metode persalinan yang akan dilakukan? Simak tentang persalinan normal, alasan di balik keputusan operasi caesar dan prosesnya.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar
Melahirkan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bayi baru lahir

Tahapan Perkembangan Bayi Baru Lahir 0-7 Minggu

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 15 menit
cara mengobati sakit gigi

Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
anatomi gigi manusia

Gambar Anatomi Gigi, Jenis-Jenis Gigi, dan Fungsi Setiap Bagiannya

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit