10 Tanda Bayi Tumbuh Gigi yang Perlu Diketahui Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/01/2020
Bagikan sekarang

Tanda bayi tumbuh gigi perlu diketahui orangtua, sebab umumnya si kecil akan merasa sedikit tidak nyaman. Lantaran bayi Anda belum bisa berkomunikasi dan memberitahu Anda keluhan apa yang dirasakan, maka kemungkinan ia akan menjadi rewel. Daripada Anda bingung menghadapinya, maka kenali tanda bayi tumbuh gigi.  Apalagi biasanya setiap bayi akan menunjukkan tanda-tanda yang berbeda di usia yang berbeda-beda pula. 

Apa itu sindrom tumbuh gigi?

saat bayi menangis

Bayi tumbuh gigi sering kali disebut dengan sindrom teething atau sindrom pertumbuhan gigi bayi.  Sindrom teething ini ditandai dengan tumbuhnya gigi pertama atau gigi primer yang mulai menembus gusi.

Tumbuh gigi merupakan bagian perkembangan bayi yang normal. Hanya saja, sindrom teething tidak jarang diiringi dengan berbagai gejala serta kondisi yang kurang menyenangkan dan membuat bayi tidak nyaman. Inilah mengapa kemudian disebut sebagai sindrom teething

Usia berapa biasanya bayi tumbuh gigi?

gigi bayi tumbuh renggang

Sebelum mengenali tanda bayi tumbuh gigi, mari ketahui lebih lanjut mengenai tahap tumbuh gigi pada bayi. Pada umumnya, pertumbuhan gigi pada bayi terjadi di usia 6 bulan. Meski demikian, sebagian bayi mengalami tumbuh gigi lebih cepat lagi, yaitu sekitar usia 4 bulan.

Biasanya gigi bayi tumbuh berpasang-pasangan, baik sepasang dulu di atas maupun sepasang dulu di bawah. Jangan khawatir jika gigi bayi Anda belum muncul juga. Gigi pertama yang tumbuh di rentang usia 3-12 bulan masih dianggap normal. 

Sejak bayi dilahirkan, giginya sudah tersusun lengkap di bawah gusi. Ketika satu per satu gigi mulai tumbuh, gigi tersebut akan keluar dari dalam gusi. Umumnya, gigi yang terdepan di bagian bawah yang pertama kali akan tumbuh.  Kemudian disusul dengan tumbuhnya gigi depan bagian atas sekitar 1 hingga 2 bulan kemudian. 

Seiring dengan bertambahnya usia, bayi akan mempunyai gigi susu yang lengkap yaitu berjumlah sebanyak 20 gigi pada usia sekitar 2-3 tahun. 

Tahapan pertumbuhan gigi pada bayi

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, proses pertumbuhan gigi bayi terjadi secara bertahap. Berikut uraian rentang usia bayi tumbuh gigi:

  • Gigi seri paling depan: 6 – 12 bulan.
  • Gigi taring: 16-23 bulan.
  • Gigi geraham pertama: 13-19 bulan.
  • Gigi geraham kedua: 22-24 bulan.

Apa saja tanda bayi tumbuh gigi?

gigi pertama bayi

Tanda bayi tumbuh gigi pada awalnya akan tampak dari gelagat bayi susah makan. ia juga akan menolak semua makanan yang ditawarkan padanya, karena mereka sedang merasa tidak nyaman. Gigi yang tumbuh akan merobek gusi dan menimbulkan rasa sakit dan gusi menjadi bengkak.

Tanda bayi tumbuh gigi biasanya muncul selama 3 sampai 5 hari sebelumnya, dan akan menghilang ketika gigi sudah muncul atau terlihat. 

Rasa nyeri yang timbul akan membuat bayi menggigit-gigit jari atau mainan mereka untuk mengurangi rasa sakit yang timbul akibat gigi yang tumbuh. Namun, perlu diingat bahwa setiap bayi mungkin saja mengalami dan menunjukkan gejala yang berbeda-beda.

Bahkan pada beberapa kasus, bayi bisa saja tidak menunjukkan tanda dan gejala apa pun saat akan tumbuh gigi atau sindrom tumbuh gigi. Tidak perlu khawatir, karena hal ini masih termasuk normal.

Nah, untuk memastikan saat si kecil sedang mengalami tumbuh gigi atau tidak, ada beberapa tanda bayi tumbuh gigi yang bisa Anda perhatikan:

1. Mengeces

Salah satu tanda bayi tumbuh gigi adalah bayi Anda akan memproduksi air liur yang lebih banyak dari biasanya. Itulah mengapa bayi Anda jadi lebih mudah mengeces. Bahkan, beberapa bayi juga dapat mengalami ruam merah di sekitar mulut, dagu, dan leher.

Hal ini karena air liur yang lembap terus membasahi wajah bayi. Pastikan Anda selalu menyediakan kain lembut atau tisu steril untuk mengusap air liur bayi, serta kenakan celemek khusus bayi yang mudah menyerap air. Seiring bertambahnya usia, bayi Anda akan semakin mahir dalam mengendalikan air liur di dalam mulutnya.  

2. Menangis

Tanda bayi tumbuh gigi berikutnya adalah bayi lebih sering menangis dan sering rewel, karena proses pertumbuhan gigi bisa terasa sangat menyakitkan. Meskipun, sebagian bayi hanya akan bergumam kecil ketika gusi atau mulutnya tak nyaman.

Rasa menyakitkan saat tumbuh gigi pada bayi disebabkan jaringan-jaringan gusi yang masih sangat rawan bisa mengalami peradangan, terutama pada pertumbuhan gigi-gigi pertama bayi Anda. 

Untuk meredakan rasa nyeri, berikan makanan lembut yang dingin seperti yogurt atau mainan teether yang sudah dimasukkan ke dalam kulkas. Teether merupakan mainan yang terbuat dari karet atau silikon dengan bahan lembut dan kenyal.

Makanan dan mainan ini berfungsi layaknya kompres dingin yang akan membantu menghilangkan rasa nyeri.

3. Suka menggigit

Tekanan dari gusi yang dirasakan bayi ketika giginya mau tumbuh akan terasa sangat tidak nyaman. Itu sebabnya bayi pun jadi sering menggigit benda-benda di sekitarnya sebagai tanda bayi tumbuh gigi.

Jika Anda masih menyusui dan bayi mulai menggigit, perhatikan baik-baik ketika rahangnya mulai menegang sebelum menggigit. Segera selipkan jari Anda yang bersih di antara gusi bayi lewat ujung bibirnya.

Ingatkan dengan lembut bahwa ia tak seharusnya menggigit Anda. Apabila bayi Anda menggigit kerangka boks atau ranjang bayi, lapisi dengan kain lembut yang bisa menyerap air.

4. Gusi membengkak

Gusi bayi Anda yang memerah dan membengkak dapat menjadi tanda bayi tumbuh gigi. Hal ini wajar bagi bayi yang akan tumbuh gigi. Jika bagian gusi tersebut berada dalam jangkauan Anda, coba berikan pijatan ringan pada gusinya dengan jari Anda yang bersih.

Bayi Anda mungkin akan kaget atau protes ketika Anda pertama kali melakukan ini, tetapi ia akan merasa lebih nyaman setelah gusinya dipijat. Anda juga bisa memijatnya dengan kain lembut yang sudah dibasahi dengan air dingin.

5. Sering terbangun di malam hari

Rasa tidak nyaman yang diderita bayi Anda tak hanya muncul di pagi atau siang hari saja. Bahkan ketika bayi Anda sedang tidur, ia bisa terbangun karena rasa sakit atau gatal pada gusinya.

Perhatikan jika bayi Anda sering terbangun di malam hari tanpa alasan yang jelas dan di jam yang tidak biasa. Kemungkinan ini jadi tanda bayi tumbuh gigi.

6. Susah makan

Mulut bayi yang terasa tidak nyaman akibat tumbuh gigi, sehingga bayi Anda jadi susah makan. Jika berbagai cara sudah Anda lakukan dan bayi Anda tetap rewel atau menolak makan, kemungkinan hal ini termasuk tanda bayi tumbuh gigi. Jika anak rewel dan menolak makan terjadi berlarut-larut, sebaiknya segera hubungi dokter anak. Dokter biasanya akan memberikan saran pengobatan yang aman untuk usia si kecil.

7. Menarik-narik telinga atau menggaruk pipi

Bayi akan mulai menarik-narik daun telinganya atau menggaruk pipinya, sebagai tanda bayi tumbuh gigi. Hal ini dilakukan karena gusi terasa sedikit gatal dan tak nyaman.

Jika tidak mungkin untuk menjangkau ke bagian gusi tersebut secara langsung, Anda bisa mencoba mengalihkan perhatiannya atau menawarkan mainanan teether. Hal ini juga akan mencegah bayi gusi bayi Anda lecet atau terluka.

Hati-hati karena bayi Anda mungkin menggaruk pipi dan menarik telinganya saat tertidur. Jadi, pastikan bahwa kuku dan tangan bayi Anda senantiasa bersih.

8. Demam

Demam pada bayi akibat tumbuh gigi merupakan salah satu tanda bayi tumbuh gigi yang sering terjadi. Alasannya,  peradangan yang terjadi pada gusi cukup serius. Akan tetapi, demam yang disebabkan oleh peradangan gusi karena gigi bayi mau tumbuh biasanya tidak begitu tinggi.

Bila ternyata demam yang dialami si kecil mencapai 38 derajat Celsius ke atas, kemungkinan penyebabnya bukan karena gigi yang akan tumbuh.

9. Batuk atau muntah

Bayi belum benar-benar bisa mengendalikan semua otot dan saraf di dalam mulut dan tenggorokannya. Hal ini disebabkan di dalam mulut bayi Anda terdapat terlalu banyak air liur, sehingga bayi tersedak ketika berusaha menelan. Hal ini biasanya ditandai dengan batuk-batuk atau muntah.

Jika batuk dan muntah yang dialami bayi Anda tidak disertai pilek, flu, atau diare, Anda tidak perlu khawatir. Bisa jadi ini merupakan tanda bayi tumbuh gigi. 

10. Memasukkan tangan ke dalam mulut

Untuk meredakan rasa tidak nyaman atau gatal yang muncul, bayi Anda akan sering memasukkan tangannya ke dalam mulut. Tindakan bayi ini dapat Anda kenali sebagai tanda bayi tumbuh gigi.

Sebaiknya Anda menjaga agar tangan, mainan, dan benda-benda yang mungkin disentuh bayi Anda tetap bersih. Ingatkan juga bayi Anda untuk menghindari hal ini. Lebih baik siapkan kompres dingin dengan kain lembut untuk membantu mengurangi sakit atau gatal di gusi ketika gigi bayi mau tumbuh.

Apa yang harus dilakukan saat melihat tanda bayi tumbuh gigi?

Tumbuh gigi adalah proses alami yang terjadi pada semua bayi. Meski begitu, jangan biarkan si kecil terus merasa kurang nyaman dengan keluhan akibat giginya yang sedang tumbuh. 

Ketika Anda melihat tanda bayi tumbuh gigi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu si kecil melewati fase tumbuh gigi, sekaligus meringankan rasa sakit yang dirasakan si kecil:

Gosok gusi bayi dengan lembut

Gunakan jari Anda, tentu yang sudah besih, untuk menggosok lembut gusi bayi yang akan ditumbuhi gigi selama 2 menit. Si kecil biasanya akan mengemut jari Anda untuk membantu meredakan keluhan gusi yang gatal dan nyeri saat tumbuh gigi. 

Berikan mainan yang aman untuk digigit oleh bayi

Bayi yang sedang dalam masa tumbuh gigi biasanya sangat senang mengunyah, atau memasukkan sesuatu ke dalam mulut guna meredakan rasa nyeri. Hal ini merupakan tanda bayi tumbuh gigi yang normal. Sebenarnya tidak masalah untuk membiarkan si kecil mengunyah atau menggigit apa saja yang ia inginkan.

Hanya saja, pastikan Anda yang ia masukkan ke dalam mulutnya tergolong aman dan bersih. Biasanya, bayi menyukai sesuatu yang dingin ketika dimasukkan ke dalam mulut. Anda bisa memberikan empeng dingin maupun teether yang sebelumnya telah disimpan di dalam kulkas, sehingga sudah cukup dingin.

Namun, usahakan jangan memberikan empeng maupun teether yang terlalu dingin bahkan sampai beku. Pasalnya, empeng atau teether yang terlalu dingin dan beku, dikhawatirkan justru dapat melukai mulut si kecil.

Apabila usia bayi sudah lebih dari 6-9 bulan, Anda juga dapat memberikannya air dingin dari cangkir sippy (sippy cup). Setelah selesai digunakan, jangan lupa untuk membersihkan barang-barang si kecil.

Pijat gusi bayi sebelum mulai menyusui

Untuk mencegah agar bayi tidak menggigit puting payudara Anda sehingga menimbulkan luka, yang tergolong umum sebagai tanda bayi tumbuh gigi, Anda bisa memijat gusinya terlebih dahulu sebelum menyusui.

Coba celupkan jari tangan Anda ke dalam air dingin, kemudian pijat gusi bayi seperti biasa. Cara ini dinilai dapat membuat si kecil merasa lebih nyaman saat menyusu nantinya.

Apakah bayi yang sedang tumbuh gigi boleh diberikan obat?

perkembangan kemampuan bahasa bayi

Jika memang bayi Anda sangat rewel dan kesakitan, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan terbaiknya. Anda mungkin akan disarankan untuk memberikan si kecil obat gel gigi yang digunakan untuk membuat mereka lebih nyaman.

Namun, pastikan gel gigi tersebut tidak memiliki kandungan kolin salisilat dan benzokain di dalamnya, karena bisa berisiko bahaya bagi bayi. Penting untuk diketahui, ada beberapa hal yang harus Anda hindari jika bayi sedang tumbuh gigi, yaitu:

  • Memberikan bayi aspirin atau mengoleskan aspirin ke gusi.
  • Menggunakan alkohol pada gusi bayi yang sedang sakit.
  • Menaruh sesuatu yang sangat dingin atau es batu pada gusi yang sedang ditumbuhi gigi.
  • Membiarkan bayi menggigit-gigit mainan yang terbuat dari plastik keras.

Perlukah membawa bayi ke dokter saat tumbuh gigi?

Kadang kala, tumbuh gigi dapat membuat bayi menjadi lebih rewel, demam, batuk, hingga muntah. Namun, ini biasanya hanya terjadi akibat proses pertumbuhannya giginya, dan bukan karena mengalami penyakit tertentu.

Segera bawa si kecil ke dokter jika mengalami tanda bayi tumbuh gigi terjadi diiringi dengan kondisi sebagai berikut:

  • Suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius untuk bayi kurang dari 3 bulan
  • Demam lebih dari 39 derajat Celcius untuk bayi di atas 3 bulan,
  • Demam lebih dari 24 jam.
  • Diare, muntah, atau ruam karena demam.
  • Terlihat terus mengantuk dan sakit.
  • Selalu rewel dan sulit ditenangkan.

Walaupun tumbuh gigi merupakan proses yang normal, namun orangtua sebaiknya mengenali tanda bayi tumbuh gigi. Pada saat ini, sebagian bayi merasa tidak nyaman. Sebaiknya konsultasi ke dokter anak, jika gejala tumbuh gigi yang dialami bayi membuatnya sangat terganggu.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengajak Orang Tua Pindah ke Tempat yang Baru

Orang tua sering kali enggan diajak untuk pindah karena tak mau meninggalkan segala kenangan di rumah lama. Bagaimana cara membujuknya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

menghadapi amarah anak

Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 06/06/2020
gatal karena kulit kering

Kulit Kering Bikin Gatal? Begini Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 01/06/2020
gerimis bikin sakit

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Sakit Daripada Hujan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
agar anak mau mendengarkan orang tua

Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 30/05/2020