Perkembangan Balita di Usia 16 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Balita Usia 16 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 16 bulan (1 tahun 4 bulan)?

Pada usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan, perkembangan bayi biasanya sudah mampu:

  • Berdiri dengan bertumpu pada satu kaki, tapi tetap berpegangan pada benda.
  • Berjalan mundur perlahan.
  • Berjalan menaiki tangga, dengan satu tangan dipegang oleh orang lain.
  • Menempatkan beberapa benda di dalam suatu wadah dengan agak mendesakkannya agar mencukupi.
  • Mencoret-coret apa pun secara spontan.

Kemampuan motorik kasar

Di usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan, anak semakin aktif dan tidak bisa diam. Secara motorik kasar, ia sudah mulai berjalan lebih lancar, mulai berlari atau berjalan cepat, dan menaiki tangga dengan memegang tangan atau tiang tangga.

Ketika bermain di luar, anak usia 16 bulan mulai belajar menendang bola secara perlahan, walau belum lancar.

Kemampuan motorik halus

Si kecil sering melempar barang? Meski menyebalkan, tapi ini adalah salah satu kemampuan motorik halus yang dimiliki anak usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan. Anda bisa menyalurkan kebiasaan ini dengan mengajaknya melempar mainan ke kotaknya ketika beres-beres.

Selain kemampuan motorik halusnya tetap jalan, kegiatan ini juga melatih anak untuk bertanggung jawab dengan barangnya sendiri. Anak usia 16 bulan juga semakin sering mencoret dengan spontan ketika melihat alat tulis, seperti krayon, spidol, pensil, atau pulpen.

Kemampuan sosial

Bila diperhatikan, anak usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan sudah mulai membantu Anda saat membereskan rumah. Ia memiliki reflek memberikan barang pada orang lain. Anda bisa melatihnya dengan minta tolong ambilkan barang atau menyimpan baju kotor ke dalam keranjang.

Saat makan, anak usia 16 bulan mulai lancar memegang sendok dan garpu dan menyuapi makanannya sendiri. Meski masih berantakan, biarkan ia melatih kemandiriannya. Bahkan, ia akan sering menyuapi boneka seperti bertemu hewan peliharaan.

Kemampuan komunikasi dan berbahasa

Di usianya yang semakin bertambah ini, si kecil terlihat senang ketika mendengar Anda menyayikannya sebuah lagu anak-anak. Bahkan, mereka mungkin juga berusaha bernyanyi bersama Anda meski tidak begitu jelas.

Si kecil akan terlihat lebih bersemangat ketika Anda menyanyikan lagu favoritnya. Ini karena kebanyakan balita biasanya menyukai pengulangan sesuatu. Selain dibuat kagum dengan perkembangan di usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan yang semakin matang, Anda juga akan melihat bayi mudah merasa frustasi dan menyerah.

Misalnya saat tidak berhasil memainkan mainannya dengan baik, si kecil justru akan mengamuk dan terlihat kesal. Jangan keburu terpancing emosi, karena di usia sekarang ia belum mampu meredam dan menyalurkan amarahnya ke hal lain.

Meski Anda mulai melihat si kecil dapat mengatakan beberapa kata dengan baik, tapi biasanya ia masih akan mengandalkan komunikasi nonverbal. Misalnya menunjuk dan memberi isyarat untuk memberi tahu pada Anda apa yang diinginkannya. Balita Anda sebenarnya mengerti lebih dari apa yang bisa dikatakannya.

Bahkan masih sangat sulit baginya untuk menahan maupun menghentikan aliran air mata dan kekesalannya. Pada usia ini, si kecil mulai tampak lebih mampu mengekspresikan perasaannya saat merasa takut, khawatir, serta cemas karena sesuatu.

Contohnya ia akan menangis dan berjongkok ketakutan ketika mendengar suara mesin penyedot debu, petir, kembang api, atau balon yang pecah.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 16 bulan?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, balita Anda bisa gampang terkejut dan memiliki rasa takut terhadap beberapa hal. Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan bayi usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan ini, yakni dengan memeluknya saat ia merasa takut.

Cara ini akan membantu memberikan rasa tenang dan nyaman padanya. Peluklah ia dan yakinkah bahwa Anda tahu hal tersebut memang menakutkan, contohnya dengan mengatakan, “Wow, petirnya seram ya, kak? Nggak apa-apa, ada mama di sini.”

Tunjukkan pada balita Anda bagimana cara menutup telinga saat mendengar petir guna mengendalikan ketakutannya. Dengan begitu, diharapkan si kecil tidak lagi merasa takut setelah mengerti asal suara tersebut yang sebenarnya tidak berbahaya.

Ketika si kecil dengan merasa marah pada hal maupun orang di sekitarnya, ia masih tidak tahu bagaimana cara yang tepat untuk melampiaskan emosi tersebut. Oleh karena itu, usahakan untuk tetap tenang, dan berikan pelukan yang menenangkan dan membuat emosinya lebih stabil.

Jika ingin mendukung keaktivan anak, Anda bisa meluangkan waktu untuk mengajaknya bermain dan beraktivitas di luar. Namun saat sedang turun hujan, Anda tetap bisa melakukan kegiatan dan permainan lain di dalam rumah yang merangsang sikap aktif anak. Misalnya bermain cilukba, atau belajar mengenal bagian tubuhnya.

Kesehatan Balita Usia 16 Bulan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di 16 bulan?

Ketika melakukan pemeriksaan perkembangan bayi usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan di dokter, sampaikan bila si kecil menunjukkan tanda-tanda perilaku tidak normal. Setiap kali dibawa periksa kesehatan ke dokter, balita Anda akan mulai memahami ketakutannya.

Pasalnya, ia mungkin mengira dirinya akan disuntik dan membuatnya sakit. Bila kondisi tersebut terjadi, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini untuk menenangkannya:

  • Jangan terlalu cepat melakukan pemeriksaan ke dokter. Sebaiknya, datanglah dekat atau sesuai dengan waktu yang dijadwalkan. Buat waktu terasa cepat dengan melakukan interaksi sebisa pada balita Anda.
  • Bawa mainan favoritnya, agar si kecil merasa senang dan tetap nyaman.
  • Usahakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin pada dokter yang sama. Ini cara si kecil untuk mengenal dokter dan lingkungan di sekitarnya.
  • Alihkan perhatian bayi Anda saat ia disuntik agar tidak menangis dan memberontak.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 16 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 16 bulan alias 1 tahun 4 bulan, yaitu:

1. Waktu tidur siang

Saat usia 16 bulan, Anda harus tahu bahwa bali Anda mungkin tidak lagi membutuhkan tidur di pagi hari. Biasanya, mungkin ia bisa bangun pagi kemudian tidur kembali sebelum waktu makan siang tiba.

Namun saat perkembangan bayi sudah masuk usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan, ia tak lagi memerlukannya. Sebagai gantinya, Anda bisa menawarkannya camilan di antara waktu sarapan dan makan siangnya untuk menambah tenaga.

Tak perlu khawatir si kecil akan merasa lemas. Karena di masa ini, tidur siang sudah cukup untuk menjaga dan mengembalikan energinya. Coba untuk menjadwalkan tidur siang yang lebih awal untuk si kecil. Ini karena tidur terlalu sore dapat memengaruhi jam tidurnya di malam hari.

Seperti anak-anak pada umumnya, si kecil bisa saja rewel dan bad mood ketika tidak mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Bukan itu saja, jam tidur siang si kecil mungkin akan sedikit berubah.

Balita Anda bisa tidur siang dalam waktu lebih lama dari sebelumnya. Namun, jangan biarkan ia tidur terlalu lama karena bisa membuatnya tidak mengantuk di malam harinya. Anda perlu membangunkan saat dirasa jam tidur siangnya sudah cukup lama.

2. Menyikat gigi

Setelah mulai memahami mana hal yang senang dilakukan dan tidak senang dilakukannya, si kecil mungkin tiba-tiba enggan saat Anda ajak menggosok gigi. Bahkan, Anda bisa merasa jengkel ketika balita malah menutup mulutnya setiap kali Anda mendekatinya sembari membawa sikat gigi.

Padaha, jadwal anak menggosok gigi seharusnya sebanyak 2 kali sehari. Meliputi pagi hari sebelum sarapan, dan malam hari sebelum tidur atau usai makan dan minum.

Wajar jika di masa perkembangan bayi usia 16 bulan atau 1 tahun 4 ini ia menolak beberapa hal. Tugas Anda dalam hal ini, yakni mencoba menanamkan pentingnya menyikat gigi. Biarkan ia memilih sikat giginya sendiri, sehingga bisa membangkitkan semangatnya untuk rajin menyikat gigi.

Kemudian minta si kecil untuk menunjukkan pada Anda bagaimana giginya ketika disikat menggunakan sikat gigi dengan gambar favoritnya. Usahakan juga Anda dan orang-orang terdekat balita memperlihatkan kebiasaan menyikat gigi.

Ini karena anak merupakan peniru yang ulung. Ketika dia melihat orang-orang di sekitarnya melakukan hal yang sama, tentu akan lebih mudah baginya untuk meniru hal tersebut.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 16 bulan?

Melihat orang-orang terdekatnya menonton TV, mungkin akan membuat si kecil tertarik juga untuk melakukan aktivitas tersebut. Namun, penting untuk mengetahui jadwal menonton TV yang ideal bagi anak.

Menurut American Acedemy of Pediatrics (AAP), anak yang masih berada di bawah usia 18 bulan tidak dianjurkan untuk menonton TV, video, maupun gadget lainnya. Lebih baik, dorong si kecil untuk melakukan berbagai aktivitas di luar rumah.

Misalnya bermain bola, berjalan-jalan di taman, dan lain sebagainya. Anda juga bisa mengajak si kecil bernyanyi dan membaca buku bersama. Semakin banyak interaksi yang si kecil lakukan dengan Anda maupun orang lain, akan semakin banyak pula kesempatannya untuk belajar berbagai hal dan kosa kata baru.

Tentunya, hal ini lebih baik bagi perkembangan bayi usia 16 bulan atau 1 tahun 4 bulan ketimbang memandangi layar TV maupun gagdet.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada usia bulan ke-17?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca