Perkembangan Bayi di Usia 13 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Balita Usia 13 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan?

  • Melangkah lebih banyak meski belum lancar
  • Berusaha berjalan mundur
  • Sudah bisa berdiri sendiri
  • Membungkuk lalu berdiri kembali
  • Mengucapkan 1-3 kata lebih jelas
  • Mengambil barang dari mangkuk
  • Bermain bola dengan teman sebaya

Kemampuan motorik kasar

Berdasarkan grafik Denver II, dari segi kemampuan motorik kasar, anak usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan sudah bisa berdiri sendiri dan langkah kakinya lebih banyak ketika belajar berjalan.

Tidak hanya berjalan maju, anak usia 13 bulan juga berusaha untuk berjalan mundur, meski masih sangat tertatih-tatih bahkan bisa sampai jatuh. Ini adalah sebuah proses, tidak perlu khawatir dan tetap menjaganya dalam batas aman.

Saat anak sudah mulai melangkah dengan cukup percaya diri, beri apresiasi untuk apa yang sudah ia usahakan. Anda bisa memberi tepuk tangan dan tersenyum pada si kecil. Ini akan membuatnya lebih percaya diri dan memotivasi anak untuk terus berlatih.

Kemampuan motorik halus

Ada perkembangan yang bergerak positif untuk motorik halus untuk anak usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan. Di usia ini, anak perlahan belajar untuk menggenggam pensil atau alat tulis lain, lalu membuat coretan acak. Meski terkesan biasa, ini merupakan kemampuan motorik halus yang penting dalam tahap perkembangan anak 13 bulan.

Kemampuan komunikasi dan berbahasa

Untuk kemampuan komunikasi dan berbahasa anak usia 1 tahun 1 bulan, si kecil akan mengucapkan mama papa, atau panggilan orang tua, jauh lebih jelas. Terkadang anak mulai belajar mengucapkan 1-3 kata, meski biasanya anak umut 13 bulan mengucapkan 3 kata masih dalam tahap belajar dan tidak jelas.

Kemampuan sosial

Di usia 13-14 bulan, anak mulai bermimpi yang sering mengagetkan. Ia dapat tidur lama dan bangun tiba-tiba saat tengah malam. Di usia antara 12-14 bulan, anak-anak mulai aktif bermimpi, dan mimpi dapat mengagetkan anak saat tidur lalu membuatnya bangun dan berteriak. Untuk membuat anak lebih nyaman, Anda bisa menemaninya hingga ia tertidur.

Di usia 1 tahun 1 bulan, anak semakin mahir menirukan kegiatan dan ucapan orang lain. Anda bisa menjadikan momen ini sebagai cara untuk mengasah kemampuan sosial, misalnya coba menari bersama. Ini akan sangat menyenangkan.

Bagaimana cara membantu perkembangan anak saya di bulan 13?

Latih kemampuan bahasa dengan membacakan buku cerita

Bila Anda ingin membantu perkembangan bahasa anak usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan, bisa dengan membacakan buku cerita. Secara perlahan, anak akan mengikuti potongan kata yang Anda ucapkan. Bisa juga dengan bercerita ketika sedang memakaikan popok. Misalnya, popok yang dipakai, mengoleskan losion, dan memakaikan celana.

Membuat jadwal tidur

Selain melatih kemampuan bahasa, penting juga untuk memerhatikan kebiasaan tidur si kecil. Selain membuatnya lebih nyenyak, kebiasaan tidur yang baik juga akan membuatnya jauh lebih sehat. Misalnya dengan mengatur waktu tidurnya, seperti tidur siang dan tidur malam.

Terapkan juga rutinitas sehat sebelum tidur makan. Contohnya ke buang air kecil, mencuci tangan dan kaki, menyikat gigi, dan membacakan buku cerita. Dalam hal perkembangan lainnya, Anda bisa membantu si kecil mengasah kemampuannya dengan menyediakan beberapa balok dan wadah.

Ini dikarena di masa ini, si kecil sedang gemar melakukan kegiatan yang melibatkan pengulangan. Ia juga tampak senang untuk menunjukkan hal tersebut berulang kali kepada Anda.

Kesehatan Bayi Usia 13 Bulan

Apa yang harus saya diskusikan dengan dokter di bulan 13?

Anda mungkin sudah kontrol saat usia 1 tahun. Jika belum, di perkembangan bayi usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan ini bisa menjadi waktu yang baik untuk kontrol ke dokter.

Beri tahukan dokter mengenai perubahan pola makan, kebiasaan tidur, atau kebiasaan perilaku anak Anda. Jika memang si kecil tidak mengalami kondisi medis serius di usianya ini, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada bayi yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 13 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan, yaitu:

1. Alergi pada anak

Ada beberapa makanan yang dapat menyebabkan alergi. Ini merupakan alasan mengapa dokter menyarankan untuk menunggu hingga anak Anda berusia 1 tahun sebelum memperkenalkannya pada makanan yang mungkin bisa menimbulkan alergi.

Saat ini perkembangan bayi Anda telah mencapai usia 13 bulan, Anda dapat mulai perlahan mengenalkan makanan-makanan ini. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Mengetahui makanan yang dapat membuat alergi. Makanan ini yaitu telur, kacang, strawberi, madu, susu sapi, dan tomat.
  • Mulai satu makanan dalam satu waktu. Ini cara Anda untuk dapat melihat adanya reaksi. Biasanya Anda dapat memulai makanan baru setelah 4-5 hari mencoba satu jenis makanan tertentu.
  • Gunakan buku harian. Hal ini penting untuk mengetahui adanya reaksi terhadap makanan tertentu. Reaksi ini bisa merupakan reaksi alergi makanan namun bisa juga bukan. Anda dapat membawa buku harian makanan pada dokter untuk dievaluasi.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 13 bulan?

Hal yang perlu diperhatikan pada perkembangan bayi usia 13 bulan atau 1 tahun 1 bulan ini:

1. Bayi jatuh

Ketika sedang melancarkan kemampuannya dalam berjalan, Anda mungkin khawatir si kecil akan jatuh dan kemudian membentur sesuatu. Sebenarnya, ini merupakan proses yang normal terjadi selama anak sedang belajar.

Hanya saja, usahakan untuk tidak terlalu memanjakannya. Dengan begitu, diharapkan si kecil bisa belajar untuk lebih berhati-hati di lain waktu. Membebeaskan anak untuk bermain juga bisa menjadi cara yang baik untuk mendukung perkembangannya.

Pasalnya, bermain dan berani jatuh akan membantu anak belajar mengenali tubuh dan lingkungan sekitarnya. Baiknya lagi, anak menjadi belajar bagaimana caranya untuk bangkit kembali setelah terjatuh.

Si kecil mungkin akan mengeluh, menangis, bahkan berteriak memanggil Anda saat terjatuh. Namun, lagi-lagi, ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang mungkin tidak dilakukannya lagi saat dewasa kelak.

2. “Bereksperimen” dengan makanan

Hampir sebagian besar kegiatan yang dilakukan si kecil melibatkan eksperimen. Ia kemungkinan juga akan mencoba berbagai hal baru, dengan melihat seperti apa proses dan hasilnya nanti.

Ibaratnya, ketika hendak melakukan sesuatu, ia mungkin akan berpikir “Hmm, seperti apa jadinya kalau aku mencampur air dengan saus tomat?” Jika ini terjadi saat makan, mungkin akan membuat Anda cukup bingung bagaimana harus bersikap.

Sebab Anda sedang berusaha membiarkan si kecil memuaskan rasa ingin tahunya, tapi di saat yang sama ini merupakan waktunya ia makan. Setelah berhasil mengetahui jawabannya, si kecil mungkin merasa cukup lega.

Anda bisa memberikan makanan keluarga dalam berbagai bentuk untuk memudahkannya dalam belajar dan mengenal berbagai jenis makanan. Misalnya menyajikan finger food atau makanan yang seukuran jari tangan.

Bagaimana perkembangan bayi di bulan ke-14?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca