5 Hal yang Bisa Dilakukan Agar Anak Suka Sayur

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Sayur merupakan makanan yang biasanya tidak disukai oleh anak. Padahal, sayur kaya akan vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Mungkin karena rasanya yang kurang familiar di lidah, anak jadi kurang suka dengan sayur. Nah, ini tugas Anda sebagai orangtua untuk membuat anak familiar dengan sayuran sehingga anak suka dengan sayur. Bagaimana caranya?

Kata orang, pola makan anak merupakan cerminan dari pola makan orangtua atau kebiasaan makan yang biasa diterapkan di keluarganya. Ya, anak mencontoh perilaku orangtuanya atau yang biasa ia lihat. Agar anak suka sayuran, orangtua dapat mengajarkannya sejak kecil. Masa anak-anak merupakan masa di mana anak mengeksplor berbagai hal dan orangtua dapat mengenalkan hal-hal baru ke anak pada masa ini, contohnya saja mengenalkan ke anak berbagai jenis sayuran.

Tips agar anak suka sayur

Mulailah dengan hal-hal paling kecil yang ada di sekitar anak. Untuk menyukainya, tentu anak harus tahu dan kenal dulu dengan sayuran. Mulai dari membiasakan anak melihat sayuran, mengetahui namanya, mencoba rasanya, dan barulah anak bisa menjadi suka dengan sayur.

1. Ajak anak untuk mempersiapkan makanan

Anda bisa memulainya dari mengajak anak belanja sayuran. Dengan mengajak anak untuk belanja sayuran, Anda sebenarnya sedang mengenalkan berbagai jenis sayuran ke anak. Tentunya, di supermarket atau di pasar tradisional tersedia berbagai jenis sayuran. Biarkan anak memilih jenis sayuran yang ia inginkan, kemudian biarkan ia mengenali bentuk, warna, tekstur, dan nama sayuran tersebut.

Setelah menemani Anda belanja, ajak anak untuk membantu Anda memasak. Anak bisa membantu Anda mencuci sayuran, atau jika usia anak sudah lebih besar, Anda dapat membolehkannya untuk memotong sayuran dengan pengawasan Anda. Dengan begini, anak akan mengenal sayuran lebih jauh dan bagaimana cara memasaknya. Anak akan lebih penasaran sehingga ingin mencoba rasa makanan yang ia masak bersama Anda. Dengan melibatkan anak mempersiapkan makanan, anak akan lebih bersemangat untuk makan.

2. Sediakan beragam makanan

Untuk dapat mengenalkan anak dengan sayuran dan membuat anak familiar dengan sayuran, Anda harus biasakan untuk selalu menyediakan sayuran setiap hari di rumah. Selalu sediakan dan hidangkan berbagai jenis makanan saat waktu makan keluarga. Tawarkan anak makanan yang terdiri dari sayuran saat anak lapar juga merupakan salah satu cara untuk membiasakan anak makan sayur.

Mengenalkan sayuran ke anak bisa dimulai dengan porsi kecil. Jangan berikan anak satu piring penuh makanan yang ia tidak kenal atau tidak suka. Ini akan membuatnya tidak nyaman. Saat waktu makan, Anda dapat memintanya untuk mencoba satu macam sayuran baru dalam satu atau dua gigitan. Sediakan sayuran baru tersebut dengan makanan lain yang anak suka, Anda bisa menambahkan sayuran ke dalam satu menu makanan yang disukai anak. Contohnya, tambahkan brokoli pada daging teriyaki, tambahkan buncis pada perkedel, dan lainnya.

Cara lain adalah dengan membuat makanan sebagai sesuatu yang lucu untuk anak. Anda bisa kreasikan makanan dengan bentuk-bentuk yang lucu, seperti bentuk wajah, bentuk hewan, bentuk tokoh kartun kesukaan anak, dan hal lucu lainnya. Ini akan membuat anak lebih tertarik dan lebih senang untuk makan.

3. Jangan paksa anak makan

Jika anak tidak ingin makan sayur yang disediakan oleh Anda, sebaiknya jangan marahi atauĀ memaksa anak untuk makan sayur. Para ahli mengatakan bahwa memaksa anak makan makanan tertentu dapat membuat anak menghindari makanan tersebut, bahkan hal ini bisa terbawa sampai ia dewasa. Memaksa anak makan juga akan memicu perdebatan kecil antara Anda dengan anak sehingga membuat suasana makan menjadi tidak nyaman lagi bagi anak, akhirnya anak malah tidak nafsu makan. Parahnya, anak dapat menganggap waktu makan sebagai pengalaman buruk.

4. Terus coba lagi

Jika anak tidak suka sayur pada saat pertama kali Anda menyediakannya, sebaiknya jangan dipaksa. Anda bisa menyediakannya lagi lain waktu dan terus coba. Memang, membuat anak kenal dengan sayuran sampai menyukainya membutuhkan waktu. Anak perlu mencoba makanan baru berkali-kali sebelum ia dapat menyukainya. Penelitian menunjukkan bahwa membutuhkan sepuluh kali atau lebih percobaan sampai anak menerima makanan baru. Selera anak dapat berubah seiring dengan pertumbuhannya.

5. Anda sebagai contoh untuk anak

Apa yang anak lihat, ia akan menirunya. Begitu juga dengan masalah makan, apa yang anak lihat dari orangtuanya, ia tentu akan mengikutinya. Pasti lebih sulit jika Anda meminta anak makan sayur sedangkan Anda sendiri tidak makan sayur. Jadi, pastikan Anda makan sayur dan biarkan anak Anda melihatnya. Anda bisa mengatur waktu makan bersama keluarga, sehingga anak bisa melihat menu sayuran yang disediakan dan melihat Anda dan seluruh anggota keluarga makan sayuran. Dengan begitu, anak akan lebih tertarik untuk mencoba sayuran. Juga, ciptakan suasana makan yang nyaman sehingga waktu makan merupakan pengalaman yang menyenangkan bagi anak.

BACA JUGA

Sumber