4 Cara Mengerem Anak yang Minta Makan Terus-terusan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Seiring tumbuh kembangnya, anak akan butuh makan lebih banyak untuk mendukung semua aktivitasnya. Metabolisme anak juga sedang meningkat di tahun-tahun pertamanya sehingga ia jadi mudah lapar. Ditambah lagi, ukuran perut anak lebih kecil sehingga ia tidak bisa tetap kenyang dalam waktu lama. Meski begitu, membiarkan anak makan terus juga tidak baik. Kebanyakan makan lama-lama bisa memicu obesitas pada anak.

Anda tentu tidak bisa melarang anak untuk makan. Lalu, apa yang bisa dilakukan orangtua untuk mengerem keinginan anak yang minta makan terus?

Anak makan terus, orangtua harus bagaimana?

1. Selalu sediakan makanan di rumah

nafsu makan anak

Anak yang ingin makan terus mungkin jadi sering jajan sembarangan untuk memuaskan rasa laparnya. Untuk mencegah hal ini, baiknya Anda selalu siap sedia makanan dan camilan di rumah. Bawakan juga bekal untuknya selama di sekolah.

Dengan begini, Anda bisa mengontrol makanan apa saja yang ia makan dan berapa banyak porsinya agar tidak berlebihan. Ini juga penting untuk membangun kebiasaan anak agar lebih suka makan di rumah.

2. Berikan makan yang bergizi dan bikin kenyang lama

porsi makan anak balita

Melihat anak yang antusias untuk terus makan, jangan biarkan anak membeli permen, donat, atau keripik. Anda bisa gunakan kesempatan ini untuk mengenalkan makanan-makanan sehat.

Misalnya, roti gandum panggang dengan irisan alpukat, telur orak-arik dengan keju, sereal gandum dengan susu, potongan pisang yang dicocol selai kacang, atau kacang-kacangan panggang (almond, kacang mete, dan lainnya). Anda juga bisa membuatkan smoothies buah yang lebih mengenyangkan dari jus biasa.

3. Ajarkan anak untuk bisa bedakan mana rasa lapar yang sebenarnya dengan yang palsu

penyebab-cepat-lapar

Kadang, rasa lapar belum tentu disebabkan karena ia benar-benar lapar dan butuh makan. Ini disebut dengan lapar palsu (false hunger). Maka mengikuti apa kata dr. Joanna McMillan, dilansir dalam laman Essentials Kids, tanyakan dulu ke anak apa yang ia rasakan ketika minta makan lagi.

Ketika anak bilang “Aku lapar, bu” tetapi hanya ingin satu makanan saja, misalnya es krim padahal Anda sudah menawarkan makanan lainnya. Itu bukanlah rasa lapar, cuma keinginan.

Solusinya, coba tawarkan anak minum satu gelas air putih atau sekeping biskuit gandum terlebih dahulu dan tunggu sampai 20 menit. Jika setelahnya ia tetap merasa lapar, ini artinya ia memang benar-benar butuh makan nasi. Jika ia tidak lagi rewel minta makan, tandanya ia cuma ngidam makan es krim.

4. Imbangi dengan aktivitas fisik

aktivitas fisik anak

Kalau memang anak makan terus karena lapar, jangan lupa imbangi dengan membuatnya rutin bergerak aktif. Jangan biasakan “menyuap” anak dengan gadget agar ia tidak lagi rewel minta makan.

Ajak anak untuk main di luar, misalnya dengan main bola atau bersepeda bersama anak-anak lainnya. Anda bisa juga mengajaknya berenang atau sekadar jalan-jalan ke kebun binatang.

Aktivitas fisik yang rutin membantu anak membakar kalori yang ia dapat setelah makan banyak sehingga tidak terus menumpuk jadi lemak penyebab kenaikan berat badan berlebih.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca