Apakah Ibu Hamil Boleh Pakai Obat Tetes Mata?

    Apakah Ibu Hamil Boleh Pakai Obat Tetes Mata?

    Ibu hamil rentan mengeluhkan mata kering karena meningkatnya reaksi imun tubuh akibat hormon kehamilan. Masa kehamilan juga membuat Anda lebih rentan terhadap dehidrasi yang salah satu tandanya adalah sensasi kering dan kesat pada mata. Lantas, apakah aman pakai obat tetes mata untuk ibu hamil? Ketahui selengkapnya di bawah ini.

    Jenis kandungan dalam obat tetes mata

    bahaya minum obat tetes mata insto campur air putih

    Mata kering merupakan salah satu gangguan mata saat hamil yang tidak boleh disepelekan. Gangguan ini mudah membuat mata semakin teriritasi dan akhirnya memerah.

    Di sisi lain, wajar bila mempertanyakaan keamanan obat-obatan selama kehamilan.

    Ini karena selama masa kehamilan, bukan hanya keamanan tubuh ibu, tetapi juga perkembangan janin di dalam rahim yang perlu dijaga.

    Namun, bukan hanya obat oral (minum) yang harus Anda pastikan keamanannya, tetapi juga obat-obatan topikal.

    Obat topikal adalah obat yang diberikan di luar tubuh, misalnya pada mata, kulit, hidung, atau telinga.

    Obat mata, baik dalam bentuk tetes (eye drops) atau salep, adalah golongan obat topikal yang sering dipertanyakan keamanannya untuk ibu hamil.

    Sesuai dengan bahan kandungannya, obat mata dapat terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

    • steroid,
    • antibiotik,
    • anithistamin,
    • simpatomimetik,
    • prostaglandin,
    • beta-blocker,
    • parasimpatomimetik,
    • parasimpatolitik,
    • obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), atau
    • anestesi topikal.

    Akan tetapi, tidak semua bahan-bahan obat mata di atas bisa digunakan oleh ibu selama masa kehamilan.

    Amankah obat tetes mata untuk ibu hamil?

    Perlu diketahui bahwa tidak semua jenis obat mata dapat dipastikan aman untuk digunakan oleh ibu hamil.

    Berdasarkan The UK Teratology Information Service (UKTIS), ada beberapa data yang menunjukan potensi efek racun pada janin dari obat mata yang digunakan oleh ibu hamil.

    Salah satu yang perlu diwaspadai yaitu obat tetes mata yang mengandung tetrahydrozoline HCL.

    Obat tetes mata yang mengandung tetrahydrozoline HCL biasa dijual bebas dan dipakai oleh banyak orang untuk mengobati mata kering.

    Tetrahydrozoline HCL bekerja memengaruhi sistem saraf pusat untuk menyempitkan pembuluh darah di mata, sehingga mengurangi gejala mata merah.

    Sayanganya, obat ini tidak boleh sembarangan digunakan oleh ibu hamil.

    Dilansir dari laman Drugs, Food and Drug Administration (FDA) selaku badan POM di Amerika Serikat belum dapat memastikan keamanan penggunaan obat tetes mata yang mengandung tetrahydrozoline HCL untuk ibu hamil.

    Imbauan ini turut didukung oleh seorang dokter mata dari University of San Francisco, Andrew G. Iwachof.

    Menurutnya, dosis kecil dari bahan aktif dalam obat tetes mata bisa diserap masuk ke dalam aliran darah tubuh. Hal ini ditakutkan dapat berpengaruh pada janin dalam kandungan.

    Terlebih, bila obat tetes mata tersebut digunakan dalam jumlah banyak dan berkepanjangan.

    Pilihan obat tetes mata yang lebih aman untuk ibu hamil

    merek dan merk rekomendasi obat tetes mata

    Sebenarnya, belum ada bukti ilmiah nyata yang dapat membuktikan bahwa obat tetes mata bisa membahayakan janin.

    Banyak juga obat tetes mata yang diketahui aman tanpa efek samping apapun pada janin meski terserap ke dalam tubuh saat digunakan oleh ibu hamil.

    Namun, penting untuk selalu bertanya pada dokter sebelum menggunakan obat tetes mata untuk ibu hamil.

    Dokter yang akan mempertimbangkan manfaat penggunaan obat dengan bahaya efek samping yang mungkin ditimbulkan pada ibu hamil dan janin.

    Dokter biasanya akan memberikan pilihan obata mata yang lebih aman untuk mengobati masalah mata, di antaranya sebagai berikut.

    1. Natrium kromolin

    Natrium kromolin atau cromolyn sodium termasuk jenis obat mata yang aman digunakan selama hamil.

    Sebagai obat mata, natrium kromolin dapat digunakan untuk mengatasi gejala alergi pada mata, seperti gatal, sensasi terbakar, beriar, bengkak, kemerahan, atau sensitif terhadap cahaya.

    Obat ini termasuk ke dalam kategori obat yang aman untuk digunakan oleh ibu hamil.

    Penelitian pada ibu hamil menunjukan, tidak ada peningkatan risiko bahaya pada janin atau gangguan kehamilan setelah penggunaan obat ini pada ibu hamil.

    2. Air mata palsu

    Dokter juga bisa memilih untuk meresepkan tetes mata tanpa obat. Tetes mata ini dapat disebut juga sebagai air mata palsu yang berfungsi untuk melembapkan mata.

    Tetes mata jenis ini diketahui aman digunakan oleh ibu hamil karena tidak mengandung obat-obatan apa pun.

    Cara lain mengatasi gangguan mata selama hamil

    Selain dengan penggunaan obat-obatan, ada cara lain yang aman dilakukan ibu hamil untuk mengatasi gangguan mata. Berikut beberapa caranya.

    • Minum banyak air, terutama jika ibu sering muntah.
    • Minum vitamin hamil dan vitamin lainnya yang disarankan oleh dokter atau bidan.
    • Makan makanan yang mengandung gizi seimbang dengan banyak buah dan sayur.
    • Gunakan pelembap udara di rumah untuk menghilangkan udara kering.
    • Rawat tanaman di rumah untuk menjada udara tetap lembap dan segar.
    • Gunakan kacamata hitam ketika pergi keluar rumah untuk melindungi mata dari sinar matahari dan angin.
    • Hindari menatap layar gawai terlalu lama.

    Dengan menerapkan cara-cara diatas, ibu hamil bisa mengatasi sekaligus mencegah gangguan mata yang mungkin terjadi selama hamil tanpa penggunaan obat mata.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Damar Upahita

    General Practitioner · None


    Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 17/11/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan