3 Cara Menanggulangi Kurang Gizi Pada Anak Remaja

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/01/2019
Bagikan sekarang

Idealnya, anak-anak usia remaja tidak boleh kekurangan nutrisi yang seharusnya berperan untuk menunjang tumbuh kembangnya. Sayangnya, masih ada remaja yang suka pilih-pilih makanan, jarang makan, bahkan menolak makan karena berbagai alasan tertentu. Hal ini tentu akan memengaruhi kesehatan tubuhnya, bahkan berisiko terserang penyakit di masa mendatang. Lantas, apa yang harus dilakukan untuk memulihkan kondisi gizi kurang pada remaja?

Bagaimana cara mengatasi gizi kurang pada remaja?

Kurang gizi (malnutrisi) adalah kondisi ketika asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh tidak mencapai jumlah seharusnya. Remaja dengan pola makan yang kurang baik dapat dengan mudah mengalami gizi kurang.

Akibatnya, sejumlah nutrisi seperti energi, karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta zat gizi lainnya tidak dalam jumlah yang memadai untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan remaja.

Jenis penanganan untuk kasus gizi kurang pada remaja akan disesuaikan dengan tingkat keparahan, serta ada tidaknya komplikasi yang dialami. Berikut beberapa cara yang dianjurkan untuk mengobati gizi kurang pada remaja:

1. Perubahan pola makan

makanan untuk yang punya endometriosis

Kunci awal dalam mengatasi remaja kurang gizi adalah dengan memberikan pilihan makanan kaya nutrisi setiap harinya. Dokter atau ahli gizi biasanya akan merekomendasikan perubahan pola makan yang sesuai dengan kondisi anak, misalnya seperti menambahkan sumber makanan kaya karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, serta mineral.

Dorong anak agar mau mencoba dan memakan anjuran makanan yang dapat membantu memulihkan kondisi tubuhnya. Di sisi lain, pastikan Anda tetap menjaga jumlah kalori yang dikonsumsi anak agar selalu sehat dan bergizi.

Pemberian camilan di sela-sela waktu makannya juga bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak. Namun ingat, pastikan camilan tersebut sehat, tapi tetap enak sehingga bisa menggugah selera makannya.

2. Pemberian suplemen

minum suplemen kolagen

Suplemen vitamin dan mineral, baik yang berbentuk bubuk atau tablet, untuk remaja dengan gizi kurang bermanfaat agar nafsu makannya meningkat. Namun, alangkah lebih baik bila Anda konsultasi lebih lanjut dengan dokter.

Dokter mungkin akan meresepkan suplemen makanan jenis tertentu tergantung dari kondisi kesehatan dan tingkat keparahan gizi kurang pada remaja.

3. Pantau perubahan status gizi remaja

berat badan naik setelah puasa

Setelah semuanya telah dilakukan, jangan lupa untuk rutin memantau perkembangan status gizi remaja dengan memeriksakannya ke dokter atau ahli gizi. Meski dirawat di rumah, dokter tetap harus mengecek kondisi kesehatan anak Anda secara berkala.

Jika status gizi anak tidak kunjung membaik atau semakin parah, perawatan intensif di rumah sakit mungkin jadi pilihan selanjutnya guna memulihkan kebutuhan nutrisi remaja.

Perawatan di rumah sakit biasanya akan melibatkan penggunaan injeksi intravena (infus), atau menggunakan tabung nasogastrik.

Makanan dan minuman dihantarkan melalui selang infus dan tabung nasogastrik akan membantu anak menerima makanan dengan lebih mudah.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Malnutrition: What You Need to Know. https://www.medicalnewstoday.com/articles/179316.php Diakses pada 9 Januari 2019.

Treatment Malnutrition. https://www.nhs.uk/conditions/malnutrition/treatment/ Diakses pada 9 Januari 2019.

A Teenager’s Nutritional Needs. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/teen/nutrition/Pages/A-Teenagers-Nutritional-Needs.aspx Diakses pada 9 Januari 2019.

Yang juga perlu Anda baca

Penilaian Status Gizi Anak, Cara Mengukur Hingga Membaca Hasilnya

Metode penilaian status gizi anak dan dewasa tidaklah sama, karena adanya perbedaan usia dan ukuran tubuh. Lantas, bagaimana cara menilai status gizi anak?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Panduan Memenuhi Gizi Harian untuk Anak Remaja (Usia 13-18 Tahun)

Usia remaja merupakan puncak perkembangan yang dikenal sebagai masa pubertas. Simak panduan untuk mencukupi gizi remaja guna mendukung perkembangannya.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Penyebab Malnutrisi (Kurang Gizi) Pada Lansia Sekaligus Cara Mencegahnya

Lansia rentan mengalami malnutrisi. Kondisi ini harus dicegah agar lansia tak rentan terserang penyakit. Berikut cara mencegah malnutrisi pada lansia.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Nutrisi, Hidup Sehat 24/02/2019

Bagaimana Cara Mengatasi Gizi Kurang Pada Orang Dewasa?

Gizi kurang atau kurus adalah suatu kondisi kurangnya asupan seseorang. Lantas bagaimana menangani gizi kurang pada dewasa?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Nutrisi, Hidup Sehat 14/10/2018

Direkomendasikan untuk Anda

Begini Bahaya Junk Food pada Otak Anak Remaja

Begini Bahaya Junk Food pada Otak Anak Remaja

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020
Mengenal Marasmus, Masalah Gizi Penyebab Kematian Anak

Mengenal Marasmus, Masalah Gizi Penyebab Kematian Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 01/04/2020
4 Tips Membantu Meringankan Nyeri Haid Pada Anak

4 Tips Membantu Meringankan Nyeri Haid Pada Anak

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/03/2020
Mengenal Refeeding Syndrome, Kondisi Fatal yang Mengintai Pasien Kurang Gizi

Mengenal Refeeding Syndrome, Kondisi Fatal yang Mengintai Pasien Kurang Gizi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 29/10/2019