Rekomendasi Pola Makan untuk Penyakit Gagal Ginjal Pada Anak

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Makanan sudah pasti memengaruhi kesehatan tubuh, entah itu membuat tubuh semakin sehat atau sebaliknya. Hal ini juga terjadi ketika anak sakit ginjal. Makanan yang diberikan tidak bisa sembarangan. Salah-salah, memberikan makanan pada si kecil yang sedang mengalami gagal ginjal, malah akan membuat penyakitnya semakin parah. Menerapkan diet pola makan yang sesuai dengan kondisi anak bisa membuatnya cepat pulih. Lalu, bagaimana pengaturan makan penyakit gagal ginjal pada anak? Apa saja yang boleh dimakan dan bagaimana ketentuannya?

Rekomendasi makan yang tepat untuk gagal ginjal pada anak 

Gagal ginjal kronis pada anak biasanya ditandai dengan kondisi fungsi ginjal yang tak kunjung membaik hingga lebih dari 3 minggu. Bila kondisi gagal ginjal ini tidak kembali normal, maka suatu saat anak harus melakukan cuci darah untuk membantu ginjalnya tetap bekerja. Ketika anak alami gagal ginjal kronis, maka Anda harus memberikannya makanan yang kaya akan zat gizi dan sesuai dengan kebutuhannya.

Selain untuk mendukung pengobatannya, makanan dengan gizi yang baik juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan anak yang dalam masa pertumbuhan. Bukan tidak mungkin si kecil mengalami gangguan pertumbuhan juga akibat makanannya tidak tercukupi dengan baik. Maka itu, berikut adalah pengaturan makan anak gagal ginjal kronis

Protein

Protein dibutuhkan anak untuk tumbuh kembangnya, namun ketika anak mengalami gangguan fungsi ginjal maka hal ini akan memengaruhi kebutuhannya terhadap protein. Pasalnya, ginjal adalah organ yang bertanggung jawab untuk menyaring protein dalam urin. Gagal ginjal pada anak yang kronis, membuat anak Anda tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi protein, karena hanya akan memberatkan kerja ginjal yang sedang terganggu.

Maka itu, berikut adalah kebutuhan protein anak yang alami gagal ginjal kronis sesuai dengan usianya:

  • 0-6 bulan: 2,5-3 gram/kg berat badan per hari.
  • 6-12 bulan: 1,2-2,1 gram/kg berat badan per hari.
  • 1-2 tahun: 1-1,8 gram/kg berat badan per hari.
  • Lebih dari 2 tahun: 1-1,5 gram/kg berat badan per hari.

Sementara, ketika anak yang mengalami gagal ginjal harus melakukan cuci darah, maka kebutuhan proteinnya kembali meningkat. Hal ini disebabkan karena proses cuci darah menyebabkan protein lebih banyak terbuang melalui urine. Maka kebutuhan proteinnya sebagai berikut:

  • 0-6 bulan: 2,6 gram/kg berat badan per hari.
  • 6-12 bulan: 2 gram/kg berat badan per hari.
  • 1-6 tahun: 1,6 gram/kg berat badan per hari.
  • 7-14 tahun: 1,4 gram/kg berat badan per hari.

indeks glikemik makanan protein

Jadi, misalnya anak berusia 6 tahun dengan berat badan 21 kg, sedang menjalani cuci darah. Maka kebutuhan protein yang ia perlukan adalah 33,6 gram per hari. Utamakan sumber protein hewani yang lebih mudah diserap oleh tubuh ketimbang protein nabati.

Karbohidrat

Untuk kebutuhan karbohidrat disesuaikan berdasarkan kebutuhan masing-masing anak. Kondisi gagal ginjal pada anak membuat si kecil membutuhkan karbohidrat sekitar 50-65 persen dari total kebutuhan kalorinya sehari.

Hindari makanan karbohidrat yang sudah menjadi makanan olahan seperti biskuit, roti, dan berbagai produk kue. Makanan olahan memiliki kandungan natrium yang tinggi, yang harus dihindari natrium yang terlalu banyak.

Lemak

Kebutuhan lemak untuk penyakit gagal ginjal pada anak adalah sekitar 30 persen dari kalori total dan diutamakan lemak tidak jenuh. Sementara, batasi makanan dari lemak jenuh, hanya sampai 10 persen saja dari kebutuhan lemak total.

Natrium

Ketika mengalami gagal ginjal kronis, sebaiknya anak-anak menghindari makanan yang mengandung natrium (garam) tinggi. Kadar natrium yang terlalu banyak di dalam tubuh akan memengaruhi kerja ginjal. Jadi, hindari penggunaan garam terlalu banyak, konsumsi ikan asin atau telur asin, serta makanan dan minuman olahan yang mengandung natrium.

Cairan

Pengaturan cairan juga penting dilakukan jika anak mengalami gagal ginjal. Terlalu banyak air yang diminum, dapat memengaruhi kerja ginjal si kecil. Biasanya, cairan yang masuk akan disesuaikan dengan cairan (urine) yang sudah keluar. Namun, untuk pastinya tanyakan pada dokter dan ahli gizi anak Anda.

Tips penyajian makanan untuk penyakit gagal ginjal pada anak

Terkadang, mungkin anak menjadi susah makan ketika mengalami penyakit ini. Maka ini membuat Anda harus pintar-pintar mengakalinya agar ia mau makan. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

  • Berikan si kecil makanan dalam porsi yang kecil tapi sering, misalnya jadi 6 kali sehari.
  • Pilih makanan yang padat kalori, misalnya makanan selingan yang manis-manis, seperti puding.
  • Pastikan bahwa semua sayuran telah dimasak sampai matang. Jangan memberikan anak sayuran yang mentah.

Jika Anda kesulitan dalam mengatur makan si kecil, sebaiknya konsultasikan hal ini pada ahli gizi anak Anda.

Baca Juga:

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca