Buah dan Sayuran untuk Makanan Pertama Bayi Anda

Oleh

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus untuk memulai memperkenalkan makanan tertentu pada bayi dalam urutan tertentu. Yang paling penting adalah mulai membiasakan anak pada sebanyak apapun variasi rasa dan tekstur lembut yang Anda bisa sediakan segera setelah dia berusia enam bulan.

Pilihan makanan pertama bervariasi untuk setiap keluarga, jadi lakukan apa yang cocok untuk Anda dan bayi Anda. Berikut adalah sejmulah makanan yang direkomendasikan:

  • Sayuran yang dimasak seperti ubi, kentang, ubi, ubi jalar atau wortel
  • Buah-buahan seperti pisang tumbuk, alpukat, pir atau apel yang dimasak
  • Buah yang lembut, buah yang matang, seperti peach atau melon, baik ditumbuk atau diiris kecil
  • Potongan-potongan kecil dari sayur yang dimasak matang dan lunak

Tidak perlu khawatir bahwa pemberian buah-buahan sebagai makanan pertama akan membuat bayi Anda lebih menyukai makanan manis. Jika ia mulai makan buah-buahan, hal ini tidak akan membuat ia cenderung untuk malas makan sayuran saat ia tumbuh dewasa nanti. Memang benar bahwa bayi biasanya lebih suka rasa manis, karena ASI secara alami memiliki rasa manis. Tapi, bayi Anda akan belajar menyukai rasa lain jika Anda mulai menawarkan mereka sejak dini.

Kapan saya bisa menggabungkan buah dan sayuran?

Jika Anda memulai dengan buah, maka lebih baik untuk segera beralih ke sayuran setelahnya. Bayi Anda akan lebih mudah menolerir sayuran pada awal proses pemberian makanan. Bahkan, pola makan ini dapat menjadi kebiasaan yang dapat berlangsung lama seiring pertambahan usianya.

Jika bayi Anda tidak menerima sayuran baru pada awalnya, jangan mencoba untuk memaksa atau menyuap dia untuk makan sayuran tersebut. Hal ini hanya akan membuat suasana makan menjadi lebih merepotkan bagi Anda berdua dan bisa membuat bayi Anda rewel. Bayi Anda mungkin hanya perlu waktu untuk belajar menyukai rasa baru. Jika dia tidak tertarik pada makanan baru, keluarkan makanan tersebut dari menu untuk satu atau dua hari, kemudian coba lagi. Jika bayi Anda benar-benar tidak menyukai rasa sayuran, Anda bisa mencoba sayuran manis sebagai gantinya, seperti ubi. Anak kecil cenderung menghindari sayuran yang memiliki rasa yang kuat seperti kale atau brussel sprouts.

Jika Anda ingin anak Anda makan sayuran berdaun hijau gelap, Anda bisa mencoba mencampur mereka dengan sayuran umbi-umbian manis. Anda dapat mencampur makanan rasa baru dengan makanan yang bayi Anda suka dan secara bertahap meningkatkan proporsi makanan baru tersebut. Ketekunan selama beberapa minggu akan membuahkan hasil. Bersabarlah, dan berikan banyak kesempatan bagi bayi Anda untuk mencoba sesuatu yang baru. Anda mungkin perlu menawarkan rasa dan tekstur baru sebanyak delapan kali selama beberapa minggu sebelum bayi Anda akhirnya menerimanya. Anda mungkin melihat bayi Anda mengeluarkan ekspresi aneh ketika dia mencoba makanan baru untuk pertama kalinya. Hal ini tidak berarti dia tidak senang dengan makanan itu. Dia mungkin hanya terkejut pada rasa atau tekstur baru. Jika bayi Anda lebih suka makanan yang dimakan dengan tangan daripada dengan sendok makan dan makanan yang ditumbuk dengan baik, maka sayuran adalah pilihan yang ideal. Cobalah potongan kecil wortel masak, atau brokoli atau kembang kol yang dikukus. Jadikan waktu makan menarik untuk bayi Anda. Sama seperti orang dewasa, bayi bisa bosan jika mereka makan makanan yang sama setiap hari, jadi berikan makanan dengan rasa baru sesering mungkin. Anda dapat mencoba rasa yang berbeda setiap hari jika Anda suka.

Makanan apa lagi yang baik untuk makanan pertama bagi bayi saya?

Jika Anda menunggu sampai bayi Anda berusia enam bulan sebelum Anda mulai memberinya makan, dia dapat mencoba sebagian besar makanan, termasuk:

  • Unggas dan daging
  • Ikan
  • Kacang dan biji-bijian
  • Selai kacang dan mentega
  • Produk susu seperti yogurt, keju dan puding
  • Sereal dan kue beras bayi dicampur dengan ASI atau susu formula

Jika ada riwayat alergi dalam keluarga, atau jika bayi Anda memiliki asma atau eksim, konsultasikan dengan dokter Anda sebelum Anda mengenalkan makanan yang mengandung kacang-kacangan, biji-bijian atau produk susu. Anda dapat memilih untuk memulai dengan makanan yang tidak menyebabkan reaksi alergi (rendah-alergi). Berikut adalah beberapa makanan untuk dicoba:

  • Sayuran akar seperti wortel, lobak, ubi jalar, dan labu siam
  • Buah-buahan seperti apel, pir, pisang, plum, persik, aprikot, dan alpukat
  • Bayam, brokoli, kacang hijau, courgette, kembang kol
  • Kentang, ubi, pisang hijau

Sumber
Yang juga perlu Anda baca