Infeksi Gonore Bisa Menyerang Mata Bayi, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 27/07/2018 . 3 menit baca
Bagikan sekarang
Artikel ini berisi:

Gonore (kencing nanah) lebih dikenal sebagai penyakit kelamin menular yang biasanya menyerang wanita dan pria dewasa. Namun ternyata, penyakit ini juga bisa menyerang bayi — terutama menginfeksi matanya. Jika tidak diobati, infeksi bisa mengancam penglihatannya. Apa penyebab gonore pada bayi, dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa penyebab infeksi gonore pada bayi?

Hampir seluruh kasus infeksi gonore pada bayi terjadi akibat penularan langsung selama proses persalinan spontan dari ibu yang terjangkit gonore sejak sebelum atau semasa hamil. Bakteri penyebab gonore bisa berpindah dari ibu ke bayi lewat jalur lahir.

Oleh karena itu ketika dokter mencurigai bayi baru lahir menunjukkan gejala infeksi kencing nanah pada matanya, tes penyakit kelamin akan dilakukan kepada kedua orangtuanya.

Apa saja gejala gonore pada mata bayi?

Gejala infeksi gonore pada bayi beda dengan gejala gonore yang muncul pada orang dewasa.

Gonore umumnya baru akan menampakkan gejala setelah 3-4 hari kelahiran bayi, dengan ciri khas berupa kerak kotoran mata (belek) yang bernanah dalam jumlah banyak dan lengket. Selain itu, mata bayi yang terinfeksi gonore juga terlihat bengkak dan kemerahan yang membuatnya kesulitan untuk membuka mata.

Pada beberapa kasus yang lebih berat, infeksi bahkan sampai menyerang kornea (bagian bening mata) sehingga membutuhkan pengobatan dalam jangka waktu panjang.

Pemeriksaan apa yang perlu dilakukan?

Pemeriksaan dibagi menjadi dua secara garis besar, yaitu pemeriksaan kepada bayi dan pemeriksaan pada kedua orangtua.

Bayi yang dicurigai terinfeksi gonore pada matanya akan diikutkan pemeriksaan gram, giemsa, dan kultur sampel untuk mendeteksi keberadaaan bakteri gonore. Bayi juga akan menjalani pemeriksaan kornea menggunakan fluorescein untuk mendeteksi seberapa parah infeksi telah menyerang kornea matanya.

Pada masing-masing orangtua, tes penyakit kelamin meliputi pemeriksaan seka alat kelamin (dubur, vagina, atau penis) atau tes urin untuk mendeteksi bakteri gonorrhea.

Adakah pengobatannya?

Ada. Pengobatan gonore pada bayi umumnya meliputi pembersihan kotoran mata secara rutin menggunakan larutan steril dan pemberian antibiotik lewat suntikan. Bayi juga mungkin akan mendapatkan salep mata antibiotik untuk meredakan gejalanya.

Selama masa pengobatan, bayi Anda perlu menjalani rawat inap di rumah sakit.

Apakan bayi Anda akan tetap bisa melihat normal?

Semakin cepat infeksi terdeteksi, semakin tinggi peluang sukses pengobatannya. Sebagian besar kasus gonore pada bayi yang terdeteksi dan terobati pada stadium awal bisa sembuh total tanpa menimbulkan gangguan penglihatan.

Namun pada sebagian kecil kasus, terutama yang sudah sampai menginfeksi kornea, tetap ada risiko gangguan penglihatan yang diakibatkannya.

Didiskusikan lebih lanjut mengenai risiko dan prognosisnya dengan dokter spesialis mata yang menangani bayi Anda.

Bagaimana cara mencegahnya?

Pencegahan dapat dilakukan dengan pemeriksaan rutin kondisi kesehatan dari ibu hamil dan juga ayahnya. Apabila calon ibu atau ayah mengalami gejala gonore berupa rasa nyeri ketika berkemih atau mengeluarkan cairan putih kekuningan berbau dari kelaminnya, segera periksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Anak Hobi Main Gadget? Jaga Kesehatan Matanya dengan Buah Merah

Kesehatan mata anak perlu dijaga terutama mereka yang aktif memakai gadget. Berikan suplemen buah merah dan minyak ikan, sehingga matanya tetap sehat.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 18/11/2019 . 4 menit baca

Kapan Anak Boleh Pakai Lensa Kontak?

Selain kacamata, ternyata anak dengan masalah mata tertentu juga boleh pakai lensa kontak. Namun, kapan anak sudah dibolehkan menggunakan alat ini?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Parenting, Tips Parenting 16/05/2019 . 3 menit baca

Mata Merah dan Sensitif Akibat Keratitis? Ini 3 Kunci Penting Mengobatinya

Keratitis bisa menyebabkan mata merah, terasa pedih, dan sensitif terhadap cahaya. Temukan berbagai cara mengobati infeksi mata akibat keratitis disini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 20/03/2019 . 4 menit baca

Takut Alami Infeksi Mata Karena Pakai Softlens? Yuk, Hindari Dengan 4 Cara Ini

Infeksi mata adalah efek pakai softlens yang kerap terjadi. Jangan cemas, begini cara pakai softlens yang benar supaya bebas infeksi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Mata, Hidup Sehat 25/02/2019 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

ciri-ciri anak buta warna

Selain Kesulitan Membedakan Warna, Amati Ciri-Ciri Buta Warna Lainnya Pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . 7 menit baca
ciri glaukoma pada anak

Tanda Glaukoma pada Anak yang Perlu Diwaspadai oleh Orangtua

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/04/2020 . 4 menit baca
mengatasi mata bengkak

5 Cara Mengatasi Kelopak Mata Bengkak Sesuai Penyebabnya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 10/01/2020 . 4 menit baca
memilih kacamata hitam anak

Panduan Memilih Kacamata Hitam untuk Anak Sebelum Liburan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 31/12/2019 . 4 menit baca