Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Anak Kecil Juga Bisa Kena Ambeien, Apa Penyebabnya?

Anak Kecil Juga Bisa Kena Ambeien, Apa Penyebabnya?

Ambeien atau dikenal juga dengan wasir tidak hanya menyerang orang dewasa. Anak-anak juga bisa terkena penyakit ini, hanya saja memang tidak terlalu umum. Jika Anda mendapati si kecil menangis atau kesakitan saat buang air besar, ambeien bisa jadi salah satu penyebabnya. Kira-kira, apa yang menyebabkan ambeien pada anak? Lalu, apa lagi gejala yang bisa muncul? Yuk, pelajari lebih jelas ambeien pada anak berikut ini.

Berbagai hal yang menyebabkan ambeien pada anak

Ambeien umumnya disebabkan oleh tekanan besar pada pembuluh darah sekitar vena. Setiap kali makanan masuk, usus akan bergerak untuk mencerna dan mengambil nutrisinya sebelum disalurkan ke seluruh tubuh. Pada anak kecil, gerakan usus ini dapat membentuk jaringan di sekitar anus yang terisi darah.

Hampir 75% orang pernah mengalami kondisi ini, termasuk anak-anak. Berbagai hal yang dapat menimbulkan tekanan besar pada vena anak dan menghambat aliran darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya ambeien, seperti:

  • Melakukan toilet training lebih dari 10 menit secara rutin.
  • Sering sembelit karena kurang asupan makanan berserat dan minum air putih.
  • Sering tantrum dan stres sehingga darah mengalir ke area panggul meningkat dan memberikan tekanan pada vena.
  • Terbentuknya tumor di usus besar atau peradangan di usus besar juga bisa meningkatkan tekanan sehingga berisiko ambeien.
  • Anak yang obesitas dan tidak aktif bergerak; si kecil lebih sering duduk di atas permukaan yang keras dalam waktu lama, duduk di lantai misalnya.
  • Memiliki keturunan dengan pembuluh darah vena yang lemah sehingga rentan dengan penumpukan darah.

Gejala ambeien pada anak yang perlu diperhatikan

latihan menggunakan toilet

Walaupun jarang terjadi, ambeien pada anak dapat membuat anak tidak nyaman. Apalagi jika si kecil masih belum lancar berkomunikasi, ia akan sangat rewel dan membuat Anda cemas. Berbagai gejala ambeien yang dirasakan anak umumnya, meliputi:

  • Pendarahan pada anus disertai rasa gatal.
  • Anak menghabiskan waktu lebih lama untuk buang air besar. Ia juga enggan untuk pergi ke kamar mandi karena merasa sakit.
  • Adanya benjolan yang keluar dari anus.
  • Anak merasa tidak nyaman untuk duduk.
  • Kadang anus akan berlendir hingga membasahi celana.
  • Feses yang dikeluarkan cenderung kering.

Perawatan untuk anak dengan ambeien

Jika Anak mengalami gejala ambeien, segera periksa ke dokter. Jangan menunda pengobatan serta tidak menggunakan sembarang obat untuk mereka. Anak-anak lebih sensitif daripada orang dewasa sehingga pengobatan harus diawasi oleh dokter.

Dokter akan memberikan obat untuk melancarkan feses, pereda nyeri dan gatal, serta mencegah iriasi lebih lanjut. Selain perawatan dokter, anak perlu mendapatkan perawatan tambahan di rumah, seperti:

  • Meningkatkan asupan makanan berserat, seperti sayur, buah, gandum, dan kacang-kacangan.
  • Memperbanyak minum air putih atau sering minum jus buah.
  • Menggunakan tisu basah yang lembut dan bebas pewangi untuk membersihkan area dubur.
  • Mengoleskan petroleum jelly pada area anus yang iritasi.
  • Mengajak anak untuk bergerak aktif dan olahraga.
  • Mengatur kembali pola makan untuk mengurangi berat badan jika anak memiliki kelebihan berat badan.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hemorrhoids in Babies. https://www.healthline.com/health/baby-hemorrhoids#causes. Accessed on November 9, 2018.

When Do Hemorrhoids Occur in Children? https://pediatriceducation.org/2015/05/18/when-do-hemorrhoids-occur-in-children/. Accessed on November 9, 2018.

Piles (Haemorrhoids) in Children. https://parenting.firstcry.com/articles/piles-hemorrhoids-in-children-causes-symptoms-and-treatment/. Accessed on November 9, 2018.

Hemorrhoids. https://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/digestive_disorders/hemorrhoids_85,P00374. Accessed on November 9, 2018.

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x