home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Manfaat Petroleum Jelly untuk Kulit Bayi

3 Manfaat Petroleum Jelly untuk Kulit Bayi

Memilih pelembap untuk merawat kulit bayi memang harus ekstra hati-hati. Sebab kulit bayi sangat sensitif sehingga mudah iritasi. Mungkin Anda perlu mencoba menggunakan petroleum jelly untuk menjaga kulit bayi Anda. Apa sebenarnya manfaat petroleum jelly untuk kulit bayi? Simak ulasannya berikut ini.

Sekilas mengenai petroleum jelly

Petroleum jelly atau petrolatum terbuat dari campuran minyak mineral dan lilin, yang membentuk zat semipadat seperti jeli. Dulu petroleum jelly digunakan untuk menyembuhkan luka dan luka bakar. Sekarang petroleum jelly dikemas untuk menahan air dan kelembapan air pada kulit. Untuk itu, petroleum jelly banyak direkomendasikan untuk kulit kering.

Manfaat petroleum jelly untuk kulit bayi

Petroleum jelly tidak hanya digunakan untuk remaja atau orang dewasa, bayi pun bisa menggunakannya. Baik untuk menjaga kulitnya dan juga sebagai perawatan kulit khusus. Banyak orangtua memilih petroleum jelly karena pelembap tersebut tidak menggunakan pewarna atau pewangi.

Ada tiga manfaat penggunaan petroleum jelly untuk kulit bayi, yaitu:

1. Mencegah dan mengurangi eksim

Dilansir dari Science Daily, sebuah studi di Northwestern Medicine yang diterbitkan pada JAMA Pediatrics menemukan bahwa ada tujuh pelembap yang bisa mencegah bayi terkena eksim, salah satunya petroleum jelly.

Eksim dapat menyebabkan rasa gatal bahkan bisa terjadi infeksi bila dibiarkan. Apalagi bila bayi yang merasakannya, waktu tidurnya terganggu dan akan menangis terus merasakan gatalnya. Pemimpin dan penulis studi terkait, Dr Steve Xu, dokter di bidang dermatologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, menyatakan bahwa pelembap tersebut memainkan peran besar dalam membuat pasien eksim menjadi lebih baik.

Selain itu, studi dari Jepang, Amerika Serikat, dan Inggris juga menyarankan untuk menggunakan pelembap ini selama 6 sampai 8 bulan. Beberapa minggu awal risiko terjadinya eksim akan berkurang. Penggunaan petroleum jelly pada bayi dengan eksim, juga mengurangi dan mengganti obat minum atau obat suntik pada bayi. Selain mencegah eksim, petroleum yang bisa menjadi penghalang kulit juga bisa mengurangi risiko masalah kesehatan lainnya seperti alergi terhadap makanan tertentu.

2. Mencegah ruam popok

Ruam popok sering terjadi pada bayi, misalnya karena gesekan antara kulit dengan popok atau kontak antara kulit bayi yang sensitif dengan kotoran. Gejalanya yaitu ruam pada paha, pantat, dan bagian alat kelamin. Bayi yang terkena ruam popok biasanya sering menangis atau berkeringat ketika area ruam disentuh atau dicuci.

Ruam popok bisa terjadi pada bayi meskipun orangtua sudah memakai dan mengganti popoknya secara teratur. Oleh karena itu, tindakan pencegahan sebaiknya dilakukan, misalnya dengan mengoleskan area yang sensitif terhadap ruam dengan petroleum jelly.

3. Mengobati luka bayi

Dilansir dari Healthline, sebuah studi menunjukkan bahwa petroleum jelly efektif dalam menjaga kelembaban kulit selama penyembuhan pascaoperasi. Ini mungkin sangat baik untuk cedera kulit bayi biasa, biasanya ketika luka sudah mengering. Pastikan kulit bayi yang akan dioleskan dengan petroleum jelly benar dibersihkan. Jika tidak, bakteri dan patogen lainnya bisa terjebak di dalam sehingga menunda proses penyembuhan.

Cara penggunaan petroleum jelly untuk kulit bayi

Walaupun manfaatnya sudah diketahui untuk kulit bayi, orangtua harus tahu bagaimana cara menggunakan petroleum yang tepat untuk kulit bayi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orangtua adalah:

  • Gunakan pelembap ini sehabis mandi, saat keadaan bayi bersih. Jangan oleskan petroleum jelly jika keadaan bayi tidak bersih, bisa jadi akan menyebabkan infeksi akibat jamur atau bakteri.
  • Perhatikan penggunaan pelembap ini pada daerah dekat mata. Begitu juga dengan bayi dengan pneumonia. Konsultasikan kepada dokter terhadap penggunaan pelembap ini bila dioleskan di sekitar hidung.
  • Oleskan petroleum jelly tipis-tipis jangan terlalu tebal. Pastikan tangan Anda juga bersih saat mengoleskan pelembap ini.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Everything You Need to Know About Petroleum Jelly. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/petroleum-jelly#uses. Diakses pada 6 Desember 2017.

Protecting babies from eczema with low-cost Vaseline. https://www.sciencedaily.com/releases/2016/12/161205165834.htm. Diakses pada 6 November 2017.

Diaper Rash. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/symptoms-causes/syc-20371636. Diakses pada Desember 2017.

Foto Penulis
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 08/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x