Tips Menjaga Kesehatan Anak agar Tak Mudah Terserang Penyakit

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22/04/2020
Bagikan sekarang

Saat terjadi perubahan musim atau cuaca biasanya anak-anak rentan mengalami pilek atau demam. Perubahan suhu yang tidak menentu dapat membuat daya tahan tubuh melemah dalam melawan serangan virus atau bakteri penyebab penyakit. Nah, agar anak tetap kuat dan sehat, berikut tips menjaga kesehatan anak yang perlu diperhatikan.

Kenapa ada anak yang selalu sehat?

Sebagai orangtua, Anda tentu menginginkan anak-anak selalu bisa beraktivitas dan tumbuh sehat. Meskipun selama ini telah berupaya menjaga kesehatan anak, tetap saja risiko serangan penyakit sulit dihindari.

Sementara, Anda melihat anak lain selalu segar bugar dan jarang sekali sakit.

Tak hanya kesedihan yang menggelayuti, tanya pun muncul di benak Anda. Mengapa ada anak yang selalu berada dalam kondisi bugar di setiap kesempatan?

Apakah memang mereka dianugrahi kekuatan super sehingga memiliki daya tahan tubuh yang teramat kuat?

Salah seorang profesor yang mendalami bidang imunologi di Universitas Manchester, Daniel Davis,menyatakan memang terdapat anak yang terlahir dengan daya imun kuat dalam genetiknya.

Alhasil, anak tersebut akan lebih mudah melawan serangan infeksi virus penyakit dibandingkan dengan anak-anak lain.

Akan tetapi, bukan berarti anak tersebut memiliki kekuatan super. Pada dasarnya memang terdapat perbedaan kerja sistem imun pada tubuh setiap orang.

Meski demikian, anak-anak yang memiliki sistem imun normal bisa juga tidak mudah terserang penyakit.

Rahasianya adalah dengan menerapkan sejumlah kebiasaan untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya sehingga selalu terlindung dari serangan penyakit.

Resep ampuh menjaga kesehatan anak

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua untuk memberi perlindungan kesehatan yang lebih pada anak.

Mengupayakan hal-hal berikut sedari dini untuk menjaga kesehatan anak tidak hanya mampu meningkatkan daya tahan tubuhnya untuk sekarang ini, tapi juga bermanfaat sampai ia tumbuh dewasa.

1. Mengajak anak agar terus aktif berkegiatan

Rata-rata anak yang sangat aktif berkegiatan sehari-hari memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat. Menurut dokter Harley A. Rotbart, penulis buku Germ Proof Your Kids, aktivitas yang melibatkan banyak gerakan fisik dapat menjadi pemulih yang ampuh dibandingkan pengobatan.

Meskipun begitu, aktivitas juga perlu diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup guna menjaga kesehatan anak.

2. Rajin mencuci tangan

Mengajarkan anak kebiasaan mencuci tangan mungkin memang merupakan hal sederhana. Namun, hal ini justru berdampak besar untuk menjaga kesehatan anak.

Kebiasaan mencuci tangan dapat menurunkan risiko anak terserang penyakit pada sistem pernapasan dan pencernaan, seperti pilek dan diare.

Ajarkan anak untuk selalu mencuci tangannya dengan sabun sebelum dan sesudah makan, sepulang beraktivitas dari luar rumah, dan setelah keluar dari kamar mandi.

3. Menjalani vaksinasi

Vaksinasi dan imunisasi merupakan cara efektif untuk memberikan perlindungan pada tubuh terhadap serangan virus penyakit tertentu. Di

dalam vaksin terkandung antigen virus yang berperan sebagai antibodi untuk melemahkan infeksi virus yang berlangsung di dalam tubuh.

Oleh sebab itu, pastikan Anda selalu mengikuti jadwal vaksinasi yang diselenggarakan di rumah sakit atau pusat layanan kesehatan terdekat.

4. Asupan nutrisi yang seimbang

Satu hal yang tidak boleh tertinggal dalam upaya menjaga kesehatan anak adalah pemberian asupan nutrisi yang seimbang.

Pastikan kalau makanan yang anak konsumsi setiap hari mengandung gizi seimbang yang terdiri atas zat gizi makro dan mikro seperti karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin.

Jangan lupa, bantu anak memenuhi asupan cairannya dengan mengingatkan mereka untuk lebih banyak minum air putih atau cairan pengganti yang lain.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Pertanda Ketika Sistem Imun Anak Menurun

Apabila anak mulai sering atau mudah jatuh sakit, berarti sesuatu terjadi pada sistem imunnya. Yuk, kenali apa saja tanda saat sistem imun anak menurun.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Kapan Harus Menemui Dokter Spesialis Saat Flu Anak Tak Kunjung Sembuh

Flu pada anak biasanya akan pulih dengan sendirinya. Namun, Anda perlu menemui dokter apabila anak berisiko mengalami komplilasi dan menunjukkan gejala ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan untuk Mengatasi Demam pada Anak

Mengatasi demam pada anak tidak boleh sembangan. Beberapa hal ini sebaiknya Anda hindari karena tidak efektif untuk meredakan demam.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki

Curiga Terjadi Gangguan Makan pada Anak? Lakukan 6 Langkah Ini

Bila terjadi perubahan drastis pada pola makan anak, patut dicurigai ada gangguan makan pada anak. Apa yang harus orangtua lakukan?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Direkomendasikan untuk Anda

memilih hewan untuk anak

Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 10/05/2020
Ibu memakaikan masker agar imunisasi saat pandemi corona aman

Aturan Pakai Masker Wajah untuk Anak dan Tips Membuat Mereka Terbiasa

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 08/05/2020
encephalocele adalah ensefalokel

Encephalocele

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28/04/2020
selulitis pada anak

Bagaimana Selulitis Terjadi pada Anak dan Cara Mencegahnya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 18/04/2020