home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Demam pada Anak

Definisi|Gejala|Penyebab|Diagnosis|Pengobatan|Pengobatan di rumah
Demam pada Anak

Definisi

Apa itu demam pada anak?

Demam pada anak adalah peningkatan suhu tubuh anak secara sementara, sering disebabkan oleh penyakit. Kondisi ini menunjukkan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dalam tubuh anak.

Oleh karena itu, demam pada bayi dan anak dianggap sebagai respons normal terhadap berbagai penyakit infeksi yang merupakan kondisi paling umum.

Jika suhu anak lebih tinggi dari 38 derajat celcius, si kecil pasti mengalami memiliki demam.

Menurut Stanford Children’s Health, demam bukan merupakan penyakit, tapi gejala atau tanda bahwa tubuh anak sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi.

Demam merangsang pertahanan tubuh, mengirimkan sel darah putih dan sel “pejuang” lainnya untuk melawan dan menghancurkan penyebab infeksi.

Seberapa umum demam pada si kecil?

Demam pada bayi dan anak umum terjadi dan hampir setiap anak mengalami demam pada masanya. Biasanya, demam akan hilang dengan sendirinya pada hari ke-3 hingga ke-4.

Kondisi ini dapat dikelola dengan mengurangi faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa gejala dari kondisi ini?

Demam pada anak mungkin membuat tidak nyaman ketika suhu tubuh naik. Diikuti dengan kenaikan suhu tubuh lebih dari 38 derajat celcius, gejala kondisi ini adalah:

  • Anak tidak aktif dan banyak bicara seperti biasa
  • Anak mungkin tidak merasa lapar atau haus
  • Anak merasa tubuhnya hangat atau panas

Pada anak yang sehat, tidak semua demam harus diatasi. Namun, demam tinggi dapat membuat anak merasa tidak nyaman dan menciptakan masalah buruk, seperti dehidrasi.

Demam mungkin tidak terlalu serius jika anak masih:

  • Tertarik untuk bermain
  • Makan dan minum dengan baik
  • Merespon dan tersenyum
  • Punya warna kulit yang normal
  • Terlihat baik-baik saja ketika suhu tubuhnya perlahan menurun.
  • Bayi demam naik turun dalam waktu kurang dari 5 hari.
  • Suhu tubuh bayi kurang dari 39 derajat celcius jika bayi berusia 3 bulan hingga 3 tahun.
  • Demam tidak tinggi sebagai efek samping imunisasi.

Demam karena imunisasi biasa terjadi pada bayi dan akan berlangsung kurang dari 48 jam.

Kemungkinan ada tanda­-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila orangtua memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasi dengan dokter.

Bagaimana menentukan demam pada anak?

Gunakan termometer digital yang dapat diandalkan untuk menginformasikan demam. Demam pada anak terjadi ketika suhu tubuh berada pada tahap ini:

  • Diukur secara oral (melalui mulut): 37,8 derajat celcius
  • Diukur secara rektal (melalui dubur): 38 derajat celcius
  • Diukur dalam posisi aksila (di bawah lengan): 37,2 derajat celcius

Demam tinggi tidak menunjukkan tentang seberapa sakit anak . Flu ringan dan infeksi virus terkadang bisa menyebabkan demam tinggi (38,9 hingga 40 derajat celcius), tapi ini tidak berarti ada tanda masalah serius.

Menurut Kids Health, masalah serius pada bayi mungkin tidak menyebabkan demam atau justru menurunkan suhu tubuh (di bawah 36,1 derajat celcius).

Karena demam bisa naik dan turun, anak mungkin kedinginan ketika suhu tubuh mulai naik. Anak mungkin berkeringat untuk melepaskan panas ekstra seraya menurunkan susu tubuhnya.

Terkadang, demam pada anak membuat napas berjalan lebih cepat dari biasanya dan mungkin mempercepat detak jantung.

Kapan saya harus menghubungi dokter?

Anak dengan suhu tubuh lebih rendah dari 38,9 derajat celcius biasanya tidak membutuhkan pertolongan medis, kecuali mereka merasa sangat nyaman.

Namun ada pengecualian penting dalam demam pada anak, yaitu:

  • Bayi demam lebih dari 5 hari.
  • Demam lebih tinggi dari 40 derajat celcius.
  • Demam tidak turun-turun selama beberapa waktu.
  • Bayi mengalami penurunan nafsu makan dan menjadi sangat rewel serta lesu.
  • Mengalami berbagai gejala lain seperti diare, muntah, dan sembelit.
  • Terlihat lemah dan tidak bertenaga.
  • Wajah pucat pasi.
  • Susah makan atau minum.
  • Gelisah dan rewel.
  • Mengalami penurunan kesadaran.
  • Mengalami kejang (step).

Demam yang ringan pun dapat menjadi tanda infeksi serius pada bayi dan anak. Anak memiliki masalah medis yang kompleks atau menggunakan resep obat secara berkepanjangan.

Penyebab

Apa penyebab kondisi ini?

Penting untuk mengingat bahwa demam tanpa gejala lain bukan merupakan penyakit. Demam pada anak dapat disebabkan oleh:

  • Infeksi (demam bisa membantu tubuh untuk melawan infeksi sebagai pertahanan alami).
  • Mengenakan pakaian terlalu berlebihan
  • Imunisasi
  • Tumbuh gigi

Meskipun pertumbuhan gigi dapat menyebabkan suhu tubuh meningkat, itu biasanya tidak menyebabkan demam pada anak dengan suhu lebih dari 37,8 derajat celcius.

Apa yang meningkatkan risiko terjadinya demam pada anak?

Ada banyak faktor risiko untuk demam pada anak, seperti:

  • Usia (anak usia di bawah 3 tahun mudah mengalami demam).
  • Kontak dekat dengan orang yang sakit.
  • Sistem kekebalan tubuh lemah.

Perhatikan bila si kecil memiliki faktor risiko di atas.

Diagnosis

Bagaimana demam pada anak didiagnosis?

Untuk mendiagnosis apakah anak mengalami demam, dokter mungkin mengajukan pertanyaan tentang gejala yang dialami anak dan riwayat kesehatan mereka.

Dalam beberapa kasus, dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik untuk memastikan kondisi anak.

Selain itu, berdasarkan riwayat kesehatan anak dan pemeriksaan fisik dokter dapat memerlukan tes seperti tes darah atau rontgen dada jika diperlukan.

Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti saran medis. SELALU berkonsultasi dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana saya dapat membantu mengatasi demam pada anak ?

Tidak semua demam membutuhkan pertolongan khusus. Dalam kebanyakan kasus, sebuah demam harus mendapat perawatan hanya jika anak mengalami rasa tidak nyaman.

Obat demam diberikan bila anak mengalami suhu tinggi selama tiga hari berturut-turut.

Jika anak didiagnosis memiliki bakteri meningitis, dokter biasanya minta anak dirawat di rumah sakit. Kemudian, diberikan obat demam berupa acetaminophen atau ibuprofen untuk menurunkan suhu tubuh anak.

Anak bayi berusia di bawah dua bulan tidak diperbolehkan diberikan obat untuk demam tanpa pemeriksaan dokter. Jika anak punya masalah kesehatan, pemeriksaan dokter diperlukan untuk menentukan obat yang terbaik.

Hal yang perlu diingat, obat demam bisa menurunkan suhu tubuh sementara, tapi tidak akan mengembalikan suhu anak menjadi normal. Obat itu juga tidak akan meredakan penyebab dari demam.

Dehidrasi dapat terjadi selama demam pada anak-anak. Untuk mengatasi hal ini, anak dapat menerima cairan oral atau cairan intravena (IV).

Jika seorang anak muntah, maka obat untuk mengontrol mual dapat diberikan melalui suntikan atau supositoria rektal.

Pengobatan di rumah

Bagaimana pengobatan demam pada anak di rumah?

Berikut pengobatan rumahan yang dapat membantu mengatasi demam pada anak-anak:

1. Kompres dengan air hangat

Mengompres anak dengan air hangat mungkin sebuah cara yang sering dilakukan orangtua untuk dapat membantu menurunkan demam anak.

Ini merupakan sebuah cara yang sudah dipraktekkan turun-temurun. Sebenarnya, cara ini hanya dapat menurunkan demam anak sementara, bahkan juga mungkin tidak sama sekali dapat menurunkan demam pada beberapa anak.

Anda bisa meletakkan kain kompres air hangat di area lipatan, seperti siku, balik lutut, leher, atau tengkuk.

2. Mandi air hangat

Walau anak sedang demam, namun anak harus tetap mandi atau hanya di lap. Mandi air hangat bersuhu 29,4-32,2 derajat celcius dapat membantu mengatasi demam anak.

Air hangat yang mengenai kulit anak ketika mandi akan membantu mendinginkan tubuh dan membuat suhu tubuh anak sedikit menurun (1-2 derajat celcius selama 30-45 menit).

3. Memakai pakaian tipis

Pakaian yang terlalu tebal bisa mencegah panas tubuh anak keluar, sehingga demam anak semakin tinggi.

Maka, gunakan pakaian tipis dapat membantu panas dari dalam tubuh keluar lebih mudah.

Selain dari pakaian, orangtua juga dapat membantu mengeluarkan panas tubuh anak dengan membuat suhu kamar anak senyaman mungkin untuk anak, sehingga anak tidak kedinginan atau kepanasan. Ini membuat anak merasa aman dan nyaman di rumah.

4. Minum air yang banyak

Tidak perlu langsung banyak dalam sekali minum, sedikit tapi lebih sering lebih baik dilakukan.

Cara ini dapat membantu tubuh untuk lebih cepat mengeluarkan panas yang ada dalam tubuh dan mencegah dehidrasi. Pasalnya, demam menyebabkan anak kehilangan banyak cairan dari biasanya.

Selain minum air putih, anak juga bisa mendapatkan cairan dari makanan atau minuman lain, seperti sup atau jus.

Pada bayi, cairan yang bisa diberikan berupa ASI atau air putih. Tergantung dengan usia si bayi, apabila bayi masih di bawah 6 bulan maka sebaiknya berikan bayi ASI saja.

5. Makan yang banyak

Tubuh membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak saat demam. Semakin tinggi demam anak, maka semakin besar pula kebutuhan gizi anak.

Biarkan anak makan berbagai makanan yang ia sukai. Intinya, agar anak mempunyai selera untuk makan.

Biasanya nafsu makan anak berkurang saat ia demam, dan hal inilah justru yang dapat memperlambat kesembuhan anak.

Tawarkan berbagai menu makanan anak, tapi jangan paksa anak jika ia tidak ingin memakannya. Jika ia lapar, pasti ia akan mencari makanan.

Hello Health Group tidak memberikan saran medis, diagnosis atau pengobatan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Fevers (for Parents) – Nemours KidsHealth. (2020). Retrieved 30 September 2020, from https://kidshealth.org/en/parents/fever.html#

Fever and Your Baby. (2020). Retrieved 30 September 2020, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Fever-and-Your-Baby.aspx

Sick baby? When to seek medical attention. (2020). Retrieved 30 September 2020, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/healthy-baby/art-20047793

Encyclopedia, M., & fever, W. (2020). When your baby or infant has a fever: MedlinePlus Medical Encyclopedia. Retrieved 30 September 2020, from https://medlineplus.gov/ency/patientinstructions/000319.htm

Kids’ Fevers: When to Worry, When to Relax. (2019). Retrieved 30 September 2020, from https://health.clevelandclinic.org/kids-fevers-when-to-worry-when-to-relax/

default – Stanford Children’s Health. (2020). Retrieved 30 September 2020, from https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=fever-in-children-90-P02512

Treating a Fever Without Medicine. (2020). Retrieved 30 September 2020, from https://www.healthychildren.org/English/health-issues/conditions/fever/Pages/Treating-a-Fever-Without-Medicine.aspx

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Riska Herliafifah
Tanggal diperbarui 31/03/2017
x