Tidak Perlu Panik! Berikut Cara Cepat Redakan Demam Anak di Perjalanan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Menghabiskan waktu bersama keluarga memang menyenangkan. Namun sayangnya, kerap kali si Kecil mengalami gangguan kesehatan terutama saat di perjalanan. Salah satu contoh kondisi yang cukup sering dialami anak adalah demam. Ketahui cara cepat mengatasi anak demam saat sedang melakukan perjalanan jauh agar Anda tidak merasa khawatir dan si Kecil bisa kembali menikmati perjalanan.

Tips mengatasi demam pada anak selama di perjalanan agar cepat mereda

Demam termasuk kondisi kesehatan yang cukup umum dialami anak. Sebagian besar anak yang mengalami demam tidak perlu mendapat perawatan khusus. Namun, situasi akan berbeda ketika demam terjadi saat si Kecil sedang dalam perjalanan.

Tidak jarang anak yang demam dalam perjalanan membuat orang tua panik. Oleh karena itu, penting untuk melakukan persiapan untuk menghadapi segala hal yang mungkin dialami si Kecil.

Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini sebagai cara cepat mengatasi anak demam di tengah perjalanan dekat maupun jauh.

Menjaga kadar cairan dalam tubuh anak dengan perbanyak minum

perut kembung pada anak

Dilansir dari OSF Healthcare System, demam dapat memicu dehidrasi. Penting untuk Anda memastikan kadar air dalam tubuh si Kecil tetap cukup selama ia mengalami demam, terutama jika si Kecil masih menyusui.

Dehidrasi dapat berbahaya sehingga Anda perlu segera mengatasi demam anak. Hubungi dokter atau bawa si Kecil ke klinik maupun rumah sakit jika menolak untuk minum dan menunjukkan beberapa gejala dehidrasi seperti:

  • Mulut dan bibir kering
  • Tidak keluar air mata ketika menangis
  • Mata cekung
  • Terlihat sangat lemas

Tak hanya air putih, Anda dapat menawarkan minuman seperti jus atau es loli. Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah cairan dalam tubuh anak tetap berada pada kadar aman.

Menggunakan plester demam penurun suhu badan

Menurut Boston’s Children Hospital, kompres dingin dapat membantu meredakan atau mengatasi demam pada anak. Kompres dapat diletakkan di area pembuluh darah yang paling dekat dengan permukaan kulit, misalnya dahi, pergelangan tangan, atau pangkal paha.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk selalu sedia plester demam yang lebih praktis dan mudah dibawa ke mana saja. Kompres plester juga dapat memberikan sensasi dingin seperti halnya kain yang direndam air dingin.

Kompres plester terdiri dari hidrogel yang terdiri dari resin penyerap dengan kandungan air. Fungsi dari hidrogel ini menyerap panas tubuh sehingga dapat membantu menurunkan dan mengatasi suhu tubuh pada anak yang demam. Kompres plester hidrogel tidak termasuk obat, melainkan terapi pendinginan dan penurunan suhu badan sehingga sangat aman untuk digunakan.

Memberikan obat untuk bantu mengatasi demam anak

Pemberian obat tidak selalu diperlukan ketika Anda mendapati si Kecil demam. Apabila si Kecil tidak menunjukkan pertanda kesakitan atau terganggu dengan meningkatnya suhu tubuh, tahan dulu pemberian obat pada demam dengan suhu sekitar 38.9°C.

Namun, apabila si Kecil memperlihatkan tanda-tanda kesakitan atau menolak minum air, direkomendasikan segera memberikan obat untuk bantu mengatasi demam anak. Demam biasanya mulai membuat si Kecil gelisah pada suhu di atas 39° atau 39.5°C.

Ketika memberikan obat, perhatikan aturan pakai sekaligus dosis yang dianjurkan. Ingat, memberikan obat lebih banyak atau lebih sering tidak akan mempercepat proses pengobatan. Efek dari obat biasanya baru akan terasa setelah 30 hingga 60 menit.

Mengingat situasi pandemi yang masih belum berakhir, Anda dianjurkan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Namun, terkadang Anda tidak memiliki pilihan dan perlu membawa si Kecil keluar, seperti untuk mendapat imunisasi atau berbelanja kebutuhan rumah tangga.

Untuk itu, selain melakukan protokol kesehatan, selalu sedia pertolongan pertama untuk menghadapi anak demam, setidaknya dengan membawa kompres plester dan obat penurun demam.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Cara Memilih Air Mineral yang Berkualitas untuk Dukung Kesehatan

Agar Anda dan keluarga mendapat manfaat optimalnya, intip lima cara mudah memilih air mineral yang baik dan sehat. Selengkapnya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
air mineral yang sehat
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Jenis Tambalan Gigi dan Prosedur Pemasangannya di Dokter Gigi

Tambal gigi digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada gigi. Berikut ini, merupakan jenis-jenis tambalan pada gigi dan proses pemasangannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Bernapas Lewat Hidung Atau Mulut, Apa Bedanya?

Meski biasanya bernapas dengan hidung, kadang kita bernapas lewat mulut saat pilek atau karena ngos-ngosan habis olahraga. Apa efeknya berbeda pada tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan Pernapasan 26 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit

Obat Penambah Tinggi Badan, Apakah Benar Bisa Membuat Tinggi?

Banyak orang yang mengonsumsi obat penambah tinggi badan yang dianggap bisa membuat mereka tinggi. Tapi, benarkah klain tersebut?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan, Informasi Kesehatan 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vaginismus

Bisakah Penetrasi Vagina Tanpa Merobek Selaput Dara?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
bahaya pakai earphone saat tidur

Waspada Bahaya Infeksi Telinga Akibat Pakai Earphone Saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
mata bengkak menangis

Mata Jadi Bengkak Setelah Menangis, Ternyata Ini Penjelasan Medisnya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
kesalahan cara suntik insulin salah

4 Cara Suntik Insulin yang Salah dan Sering Kali Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 26 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit