Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Saat melihat bayi tumbuh dengan berat badan normal pastinya hal ini membuat ibu senang. Asupan makan bayi pun harus dijaga agar berat badan bayi selalu naik. Di awal kehidupan bayi, ASI saja pun sudah bisa mencukupi kebutuhan gizinya dan membuat berat badannya terus naik dalam rentang yang normal. Namun, ketika bayi sudah besar –menginjak usia 6 bulan-, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan gizi bayi, terutama zat besi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi pada bayi, apa sih dampaknya? Seberapa penting mencukupi kebutuhan zat besi bayi?

Kebutuhan zat besi bayi

Bayi baru lahir sebenarnya masih memiliki simpanan zat besi yang berasal dari ibunya selama trimester akhir kehamilan, yaitu sekitar 250-300 mg atau sekitar 75 mg per kg berat badan bayi.

Menurut penelitian, simpanan zat besi dalam tubuh bayi ini dapat mencukupi kebutuhan zat besi bayi setidaknya sampai bayi berusia 6 bulan. Jadi tak usah khawatir kebutuhan zat besi bayi di awal kehidupannya tidak cukup.

Selain itu, ASI yang merupakan makanan utama bayi juga dapat membantu mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Walaupun kandungan zat besi dalam ASI sangat sedikit, zat besi dalam ASI dapat lebih banyak diserap oleh bayi dibandingkan dengan makanan sumber zat besi lainnya dan juga susu formula. Sebesar 50-70% zat besi dalam ASI dapat diserap oleh tubuh bayi.

Namun, seiring dengan perkembangan dan pertumbuhan bayi, kebutuhan zat gizi bayi pun meningkat. Jika dilihat dalam tabel Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2013 yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan, kebutuhan zat besi bayi usia 7-11 bulan adalah sebesar 7 mg per hari.

Kebutuhan ini tentu sudah tidak dapat dicukupi oleh ASI saja karena kandungan zat besi dalam ASI sangat kecil. Ini menjadi salah satu alasan mengapa bayi usia 6 bulan ke atas harus menerima makanan padat.

Dampak kekurangan zat besi bagi bayi

Jika bayi Anda kekurangan zat besi, tanda-tandanya yaitu:

  • Kenaikan berat badan bayi berjalan pelan
  • Kulit bayi pucat
  • Bayi tidak nafsu makan
  • Bayi sering rewel
  • Bayi menjadi kurang aktif
  • Perkembangan bayi berjalan lambat

Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mencukupi kebutuhan zat besi bayi, terutama jika bayi sudah tidak ASI eksklusif. Jika bayi Anda masih berusia di bawah 6 bulan dan sudah tidak ASI eksklusif, Anda bisa memberinya susu formula yang sudah diperkaya dengan zat besi. Sedangkan, untuk bayi yang berusia di atas 6 bulan, Anda bisa memberinya makanan tinggi zat besi di samping ASI dan/atau susu formula.

Beberapa makanan dengan kandungan tinggi zat besi adalah:

  • Daging sapi
  • Hati ayam
  • Hati sapi
  • Bayam
  • Brokoli
  • Ikan
  • Telur
  • Sereal yang diperkaya zat besi

Selain makanan tinggi zat besi, Anda juga dapat memberikan makanan tinggi vitamin C. Vitamin C dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh menjadi lebih baik. Beberapa makanan mengandung vitamin C yang dianjurkan adalah jeruk, tomat, paprika, dan stroberi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
penyakit infeksi pada anak

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi

Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

Bayi yang tadinya biasa menerima makanan dalam bentuk cair (ASI), harus belajar menerima makanan padat. Nah, makanan padat bayi sebaiknya yang seperti apa?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
makanan padat untuk aanak
Parenting, Nutrisi Anak 31 Mei 2019

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Anemia

Pengobatan anemia berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Beberapa cara mengatasi anemia juga tergolong sederhana, seperti mengonsumsi vitamin dan zat besi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Mengenal Ferritin, Protein Penentu Kadar Zat Besi dalam Tubuh

Tes ferritin menjadi salah satu pemeriksaan anemia untuk mengetahui kadar zat besi dalam tubuh. Apa yang harus dilakukan bila hasilnya abnormal?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Anemia Defisiensi Besi

Anemia defisiensi besi adalah anemia yang terjadi akibat tubuh kekurangan zat besi. Ini merupakan jenis anemia yang umum terjadi. Bagaimana mengobatinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Memahami Berbagai Jenis Anemia, dari yang Ringan Sampai Gawat

Terdapat 400 jenis anemia di dunia. Klasifikasi anemia ini biasanya dibedakan berdasarkan penyebab dan kadar hemoglobin. Apa saja macam-macam anemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
buah untuk penambah darah

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit
Vitamin atau suplemen penambah darah dapat atasi anemia.

4 Jenis Suplemen dan Vitamin Penambah Darah untuk Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
obat penambah darah

Berbagai Jenis Obat Penambah Darah yang Umum Diresepkan Dokter

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit