home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Vaksin Sangat Penting untuk Cegah Penyakit, Tapi Bagaimana Cara Kerjanya?

Vaksin Sangat Penting untuk Cegah Penyakit, Tapi Bagaimana Cara Kerjanya?

Vaksin adalah tindakan medis yang tujuannya adalah mencegah penyakit, bukan mengobati. Karena itulah vaksin sangat penting diberikan pada setiap orang sebelum terinfeksi penyakit tertentu. Akan tetapi, pemberian vaksin adalah isu yang cukup sering dipertanyakan orang-orang. Pasalnya, banyak yang belum paham apa itu vaksin atau cara kerja vaksin dalam tubuh. Untuk itu, simak penjelasan penting soal vaksin di bawah ini.

Apa itu vaksin?

Tubuh manusia memiliki sistem imun (kekebalan tubuh) yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan organisme asing seperti virus atau bakteri. Cara kerjanya yaitu dengan mengirimkan sel tertentu untuk melawan kuman penyebab penyakit yang menyerang. Namun, sistem imun bisa melemah pada waktu-waktu tertentu, sehingga tidak tidak cukup kuat untuk melawan penyakit. Oleh karena itulah dibuat vaksin alias imunisasi.

Vaksin adalah “senjata” biologis yang digunakan untuk membantu sistem imun manusia melawan penyakit. Vaksin terbuat dari mikroba penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau mati, atau agen yang mengandung racun atau protein tertentu.

Meski dibuat dari mikroba alias bibit penyakit, Anda tidak perlu meragukan keamanannya. Pasalnya, seperti dijelaskan di atas, mikroba dalam vaksin adalah bentuk yang sudah lemah atau mati sehingga tak akan menyebabkan penyakit itu sendiri di dalam tubuh manusia.

Cara kerja vaksin

Cara kerja vaksin adalah dengan meniru terjadinya infeksi penyakit itu sendiri. Ketika vaksin disuntikkan atau diteteskan, sistem imun akan menganggap vaksin sebagai organisme asing yang akan menyerang tubuh. Sistem imun akan mengirimkan sel khusus untuk memberantas vaksin. Dari situ, sistem imun akan mengingat alias membentuk memori atas kejadian tersebut.

Hasilnya, sistem imun akan selalu bersiap atas serangan penyakit sebenarnya karena sudah “ingat” organisme mana yang berbahaya dan perlu diberantas. Pemberian vaksin akan menurunkan risiko orang-orang terserang penyakit.

Efek samping vaksin

Seperti obat-obatan lainnya, beberapa jenis vaksin dapat memicu munculnya efek samping, baik itu ringan maupun cukup parah. Namun, yang perlu diingat bahwa semua vaksin yang telah beredar di Indonesia terbukti aman karena telah menjalani penelitian dan uji klinis yang ketat, sehingga kemungkinan efek samping vaksin yang fatal akan sangat langka.

Efek samping ringan dari vaksin adalah:

  • Sakit kepala
  • Pilek atau hidung tersumbat (seperti gejala flu)
  • Sakit tenggorokan
  • Nyeri sendi
  • Infeksi saluran pernapasan bagian atas
  • Diare
  • Demam
  • Sakit perut
  • Mual dan muntah
  • Kemerahan dan pembengkakan
  • Gatal
  • Lebam dan benjol di bagian yang disuntik
  • Nyeri otot
  • Badan lemas
  • Telinga berdenging

Sedangkan efek samping yang parah dan jarang sekali terjadi:

  • Radang lambung dan usus
  • Pneumonia
  • Darah pada urine atau feses
  • Reaksi alergi yang parah (sangat jarang)
  • Kejang
  • Kesadaran menurun
  • Kerusakan otak yang permanen

Sebelum memberikan vaksin apa pun bagi anak atau orang dewasa, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. Bila Anda mengalami efek samping vaksin yang parah, segera cari bantuan medis.

Hello Health Group tidak menyediakan saran, diagnosis, maupun perawatan medis.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Possible Side-effects from Vaccines https://www.cdc.gov/vaccines/vac-gen/side-effects.htm Diakses pada 11 Oktober 2017

Vaccines http://www.who.int/topics/vaccines/en/ Diakses pada 11 Oktober 2017

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fitriana Deswika Diperbarui 04/06/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri