Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Si Kecil Sering Mengeluh Pusing? 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Si Kecil Sering Mengeluh Pusing? 4 Kondisi Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Anak kecil umumnya merasa lebih sulit untuk menyampaikan apa yang ia rasakan saat sakit. Mereka mungkin hanya akan bisa bilang sebatas “aku tidak enak badan” atau “aku pusing”. Meski begitu, jangan anggap sepele jika anak sering pusing. Pusing yang kambuhan bisa jadi menandakan masalah kesehatan yang perlu dicek ke dokter.

Berbagai kondisi yang menyebabkan anak sering pusing

Sesekali pusing masih terhitung wajar, terutama jika hanya berlangsung sementara dan bisa mereda dengan istirahat sebentar atau minum obat. Namun bila anak jadi lebih sering mengeluh pusing atau keluhannya tidak kunjung sembuh, bahkan sampai hilang kesadaran, ini jadi peringatan bagi orangtua untuk segera mencari tahu penyebabnya.

1. Dehidrasi

Sumber: The Logical Indian

Dehidrasi bisa terjadi kapan saja pada anak, dengan beragam penyebab. Misalnya karena penyakit seperti demam, diare, atau muntah-muntah maupun karena aktivitasnya. Lama-lama bermain di bawah teriknya matahari bisa membuat anak pusing. Begitu juga jika setelah ia berdiri dalam waktu lama, seperti waktu upacara 17-an.

Salah satu tanda dehidrasi pada anak adalah pusing. Selain itu, gejala dehidrasi lainnya bisa meliputi:

  • Mulut dan bibir kering.
  • Mata celong; mencekung.
  • Buang air lebih sedikit atau tidak buang air sama sekali.
  • Saat anak menangis, tidak ada air mata yang keluar.
  • Tubuh terlihat lemah dan tampak mengantuk.

Dehidrasi tahap ringan dapat segera diatasi dengan memperbanyak minum cairan dan segera cari tempat berteduh ketika di luar ruangan. Jika gejala dehidrasinya sudah parah sampai anak menunjukkan tanda-tanda hilang kesadaran, segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.

2. Anemia

anak kekurangan dopamin

Jika anak sering pusing, ini mungkin menandakan ia mengalami anemia defisiensi zat besi. Kondisi ini disebabkan oleh tubuh yang kekurangan zat besi sehingga sel darah merah anak tidak cukup mengandung hemoglobin untuk membawa oksigen ke otak dan berbagai organ tubuh lainnya.

Otak yang kekurangan oksigen tidak bisa bekerja optimal. Maka, salah satu gejala yang paling umum muncul dari anemia adalah pusing. Anemia muncul secara bertahap. Mungkin anak awalnya mengeluhkan pusing, kemudian gejala anemia lain akan bermunculan, seperti:

  • Tubuh lemah dan mudah lelah.
  • Kulit pucat, terutama di sekitar tangan, kuku, dan kelopak mata.
  • Nafsu makan rendah.
  • Ngidam makan sesuatu yang aneh, seperti es batu.
  • Mudah marah.
  • Jantung berdetak lebih cepat.

3. Gangguan kecemasan

vitiligo pada anak

Gangguan kecemasan tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa, tapi anak-anak juga. Gangguan psikologis ini umum muncul pada anak-anak yang pernah mengalami kejadian traumatis, seperti KDRT, pelecehan seksual, perceraian orangtua, bencana alam, dan lainnya.

Anak yang memiliki gangguan kecemasan mungkin sering mengeluh pusing karena mereka sulit tidur. Gejala lainnya bisa meliputi:

  • Cepat marah.
  • Sering merasa gelisah tanpa sebab.
  • Cemas berlebihan hampir setiap hari.
  • Sulit fokus/berkonsentrasi.

4. Vertigo

anak sakit
Sumber: Health Prep

Vertigo adalah penyakit yang gejala utamanya adalah pusing berputar. Sensasi kepala kliyengan ini membuat orang yang mengalaminya mudah jatuh atau merasa ingin pingsan. Vertigo umumnya disebabkan oleh masalah keseimbangan pada telinga tengah atau pada otak.

Selain pusing, gejala vertigo lainnya yang mungkin dialami anak meliputi:

  • Mual dan muntah.
  • Tubuh terus berkeringat.
  • Tubuh lemah.
  • Kesulitan untuk berjalan atau menjaga keseimbangan.
  • Mengalami masalah pendengaran.
  • Wajah pucat.
  • Nistagmus (gerakan mata yang abnormal).

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dehydration. https://kidshealth.org/en/parents/dehydration.html. Diakses pada 7 September 2018.

Iron Deficiency Anemia. https://kidshealth.org/en/parents/ida.html. Diakses pada 7 September 2018.

Vertigo. http://www.childneurologyfoundation.org/disorders/vertigo. Diakses pada 7 September 2018.

Anxiety Disorder. https://kidshealth.org/en/parents/anxiety-disorders.html. Diakses pada 7 September 2018.

Clinical Consult: Dizziness, vertigo and balance disorders. https://notes.childrenshospital.org/clinical-consult-dizziness-vertigo-and-balance-disorders/. Diakses pada 7 September 2018.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x