Cara Menurunkan Demam Berdasarkan Usia

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 9 Juli 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Demam adalah gejala dari berbagai penyakit yang paling sering dialami oleh semua orang. Gejala ini bisa diakibatkan oleh berbagai hal, namun sebagian besar karena adanya infeksi dalam tubuh. Ternyata, cara mengatasi demam bisa berbeda-beda sesuai dengan kelompok umurnya. Lalu bagaimana cara mengatasi demam?

Cara mengatasi demam secara umum

Pada dasarnya, demam adalah cara tubuh bertahan dari infeksi yang sedang terjadi. Sebagian besar demam diakibatkan oleh penyakit infeksi, dari penyakit ringan hingga berat. Demam tidak berbahaya jika terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Meski terlihat berbahaya dan menakutkan, mengalami demam justru memberikan kesempatan sistem kekebalan tubuh Anda untuk menjadi lebih kuat.

Seseorang dikatakan demam jika melebihi suhu tubuh rata-rata yaitu sekitar 36-37 derajat celcius. Apabila termometer menunjukkan angka lebih dari 37 derajat celcius maka bisa dikatakan Anda mengalami demam. Secara umum, berikut adalah cara mengatasi demam:

  • Menjaga untuk terus terhidrasi dengan baik. Minum air mineral adalah salah satu cara mengatasi demam yang terjadi. cairan yang masuk ke dalam tubuh akan dikeluarkan melalui keringat dan urin sehingga menurunkan suhu tubuh.
  • Beristirahat di tempat tidur. Kebanyakan orang juga lemas dan pusing ketika mengalami demam, sehingga lebih baik untuk beristirahat di tempat yang nyaman.
  • Jangan biarkan selimut bertumpuk di badan. Justru ketika seseorang mengalami demam, sebaiknya tidak ditutupi dengan kain atau selimut berlapis tebal sebab akan semakin lama suhu tubuh kembali normal – kecuali gejala menggigil juga muncul.
  • Gunakan handuk yang dibasahkan air dingin untuk mengompres bagian tubuh, jangan langsung mandi dengan air dingin atau menggunakan es batu karena akan berbahaya.
  • Mengonsumsi obat penurun demam seperti, paracetamol (acetaminophen), ibuprofen (advil, Motrin IB), dan aspirin. Namun pemberian aspirin untuk anak-anak sebaiknya dihindari.

Cara mengatasi demam sesuai dengan kelompok usia

Berikut adalah penjelasan kapan dan bagaimana cara mengatasi demam sesuai dengan kelompok umur. Tentunya, penanganan bayi dan anak-anak yang demam akan berbeda dengan orang dewasa. Berikut adalah penjelasannya.

Mengatasi demam pada bayi dan balita

Bayi yang berusia di bawah tiga bulan belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang matang dan sempurna sehingga rentan terserang infeksi yang menimbulkan gejala demam. Jika Anda mempunyai bayi di bawah usia tiga bulan dan mengalami demam hingga mencapai 38 derajat celcius, maka Anda harus membawanya ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

Sedangkan bayi yang berusia tiga hingga enam bulan, mungkin tidak memerlukan penanganan medis jika mengalami demam hingga 38,9 derajat celcius. Namun apabila bayi Anda mengalami demam lebih dari suhu tersebut, Anda harus segera memeriksakan dirinya ke dokter.  

Bayi yang berusia enam bulan hingga satu tahun yang memiliki suhu tubuh hingga 38,9 derajat celcius bisa Anda berikan obat penurun demam yang harus sesuai dengan anjuran dokter.

Mengatasi demam pada anak-anak dan remaja

Apabila anak usia 2 hingga 17 tahun mengalami demam kurang dari 39 derajat celcius, maka secara umum mereka tidak memerlukan obat penurun panas – tergantung dengan kondisi si anak. Panas akan berkurang seiring dengan istirahat yang cukup dan mengompres bagian tubuh yang demam.

Namun jika demam melebihi suhu tersebut, obat penurun demam lebih baik diminum. Dan bila demam bertahan selama tiga hari, sebaiknya melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Mengatasi demam pada orang dewasa

Anda tidak perlu minum obat bila suhu tubuh kurang dari 38,9 derajat celcius. Obat penurun panas baru dibutuhkan bila suhu tubuh Anda mencapai 39 derajat celcius atau lebih. Namun jika demam berlangsung hingga 3 hari dan obat penurun panas tidak efektif mengatasi demam Anda, maka yang perlu Anda lakukan adalah memeriksakan diri ke dokter.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Pil KB berhubungan dengan hormon. Itu sebabnya, saat Anda memutuskan untuk berhenti minum pil KB akan muncul berbagai efek samping. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Kontrasepsi 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Waspadai 3 Ciri Tipes yang Sudah Parah Agar Tidak Berakibat Fatal

Tipes yang parah bisa berakibat fatal jika tidak cepat-cepat ditangani. Satu dari 5 orang bisa meninggal karena tipes. Seperti apa ciri tipes yang parah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Infeksi, Demam Tifoid (Tifus) 4 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Beberapa orang ada yang memiliki hidung kurang sensitif sehingga sulit mencium bau yang ada di sekitarnya. Kenapa bisa begitu, ya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Sebagai orangtua, Anda perlu tau bedanya anak yang aktif dan hiperaktif. Yuk, kenali tanda dan cara mengatasi anak hiperaktif!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Kesehatan Anak, Parenting 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara pakai termometer

Mengenal 4 Jenis Termometer yang Paling Umum, dan Cara Pakainya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
obat alami dan tradisional sakit gigi berlubang

7 Obat Alami untuk Mengatasi Sakit Gigi Berlubang

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit
apa itu lucid dream

Sedang Mimpi Tapi Sadar? Begini Penjelasan Fenomena Lucid Dream

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Mata Kucing Pada Anak? Waspada Gejala Kanker Mata

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 5 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit