Beragam Penyakit yang Bisa Menghampiri Anak di Kolam Renang, dan Cara Mencegahnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 Desember 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Apakah bermain di kolam renang menjadi salah satu ritual khusus bagi Anda dan keluarga di akhir pekan? Jika ya, Anda sebaiknya lebih berhati-hati dalam mengawasi anak yang sedang berenang. Pasalnya, ada berbagai infeksi dan penyakit yang mengintai di kolam renang. Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mencegah anak infeksi akibat bakteri di kolam renang?

Berenang di kolam renang bisa bikin anak infeksi

Penularan beberapa penyakit infeksi harus Anda lebih waspadai sebab hal ini akan sangat mudah menyerang si kecil di kolam renang. Berikut adalah berbagai penyakit di kolam renang yang dapat menyerang si kecil ketika ia bermain air.

  • Diare. Diare sangat mudah ditularkan melalui kontaminasi air akibat adanya bakteri  Cryptosporidium, Giardia, Salmonella, Shigella, Norovirus, dan E.coli. Bakteri dan kuman ini bisa mengontaminasi air kolam apabila seseorang yang terinfeksi penyakit ini masuk ke dalam kolam renang.
  • Infeksi mata, bisa disebabkan oleh virus yang juga menjadi penyebab diare, radang tenggorokan, dan flu.
  • Hepatitis A. Penyakit infeksi yang menyerang hati ini dapat menular melalui kontaminasi air.

Jangan bolehkan anak berenang masih pakai popok

Bila memang si kecil masih balita dan menggunakan popok, maka sebaiknya lepas dulu popok si kecil sebelum berenang. Menggunakan popok di dalam kolam renang – apalagi popok yang sudah kotor – akan membuat kolam renang tercemar oleh pupnya.

Belum lagi bila anak Anda sedang mengalami diare, bakteri diare tersebut akan sangat mudah untuk ditularkan melalui air. Karena itu, bila si kecil sedang mengalami penyakit infeksi seperti diare, sebaiknya larang untuk berenang terlebih dulu, hingga kondisinya pulih.

Bukankah sudah ada klorin yang bikin bakteri dan virus mati?

Air kolam renang biasanya akan dicampurkan dengan klorin, yaitu zat kimia yang berfungsi untuk membunuh bakteri dan kuman. Ya, kolam renang yang terbuka untuk umum biasanya mencampurkan banyak klorin di dalam air kolam. Tetapi, hal ini tak cukup membuat si kecil terhindar dari bakteri penyebab penyakit infeksi. Pasalnya, kaporit membutuhkan waktu setidaknya satu jam untuk membunuh dan menghilangkan bakteri.

Misalnya saja, ketika seseorang yang mengalami diare masuk ke dalam kolam renang, maka bakteri yang berasal dari tubuhnya tak bisa langsung dibunuh oleh klorin. Sehingga, bila si kecil masuk ke kolam tak lama dari orang tersebut, maka bukan tidak mungkin ia akan terserang bakteri tersebut. Bahkan beberapa jenis bakteri, membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa dihilangkan oleh klorin, contohnya Cryptosporidium.

Lalu, bagaimana caranya mencegah anak infeksi akibat bakteri di kolam renang?

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah anak infeksi akibat kontaminasi air kolam renang:

  • Jangan biarkan anak Anda berenang ketika mereka sedang mengalami penyakit infeksi, seperti diare atau hepatititis A.
  • Jangan biarkan si kecil berenang saat ia memiliki luka terbuka, karena akan mudah terinfeksi.
  • Bilas tubuh si kecil sebelum dan sesudah dari kolam renang.
  • Lepas popok ketika sedang berenang.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Jangan Digaruk! Ini 2 Jenis Obat Infeksi Jamur Vagina untuk Meredakan Gejala

Vagina gatal akibat infeksi jamur tentu sangat mengganggu aktivitas. Redakan dengan berbagai obat infeksi jamur vagina, mulai dari krim sampai obat minum.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Kesehatan Wanita, Infeksi Jamur Vagina 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengenal Jenis-Jenis Pijat dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Badan pegal bisa jadi lebih segar setelah dipijat. Ada beragam jenis pijat yang memberikan manfaat yang berbeda-beda. Anda lebih suka yang mana?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Pengobatan Alternatif, Pengobatan Herbal dan Alternatif 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit