Hal yang Harus Dilakukan Orangtua saat Lupa Jadwal Imunisasi Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memberikan imunisasi pada anak menjadi salah satu cara pencegahan penularan penyakit. Pemerintah bahkan sudah menetapkan 5 imunisasi dasar yang wajib didapatkan anak sebelum mereka berusia 1 tahun. Sayangnya, tak sedikit anak yang terlambat imunisasi karena orangtua sering lupa. Entah itu karena jadwal yang sibuk atau malah menganggap bahwa imunisasi bukanlah hal yang penting. Lantas, apa jadinya kalau anak telat imunisasi? Bagaimana caranya supaya orangtua selalu ingat jadwal imunisasi anak? Yuk, cari tahu jawaban dari semua pertanyaan tersebut dalam ulasan di bawah ini.

Imunisasi sangat penting sehingga tidak boleh sampai terlambat

efek samping imunisasi

Manfaat imunisasi adalah mencegah dan mengurangi risiko komplikasi akibat penyakit-penyakit yang berbahaya dan menular.

Ketika anak sudah diimunisasi, tubuhnya akan secara otomatis dilengkapi dengan sistem imun yang bekerja spesifik untuk melawan virus, bakteri, atau kuman penyebab penyakit tersebut.

Sebaliknya, jika anak tidak diimunisasi, mereka akan lebih berisiko tertular penyakit berbahaya dan mengalami komplikasi yang parah.

Anak yang tidak diimunisasi juga berisiko menularkan penyakit yang mereka derita ke orang-orang di sekitarnya. Alhasil, wabah penyakit dan tingkat kematian akan semakin tinggi.

Bagaimana kalau anak terlambat imunisasi?

vaksinasi

Dengan kesibukan yang harus dijalani, ada kalanya Anda sebagai orangtua mungkin lupa dengan jadwal imunisasi anak. Hal ini membuat anak jadi terlambat atau bahkan melewatkan imunisasi. Namun, Anda tak perlu khawatir berlebihan.

Jika telat beberapa hari dari jadwal yang sudah ditentukan, segera konsultasi ke dokter. Biasanya dokter akan menganjurkan anak untuk melakukan imunisasi susulan.

Hal ini pun berlaku apabila si kecil telat atau melewatkan imunisasi yang harus dilakukan satu rangkaian, misalnya polio.

Imunisasi polio sendiri terdiri dari empat rangkaian dan anak-anak wajib mendapatkannya semua. Sesuai program pemerintah, imunisasi polio dilakukan segera ketika anak lahir, pada usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan.

Ketika anak terlambat mendapatkan imunisasi polio, Anda tak perlu khawatir harus mengulangnya lagi dari awal.

Tetaplah memberikan jenis imunisasi berikutnya sesuai jadwal. Tidak peduli berapa pun jarak keterlambatan dari pemberian imunisasi sebelumnya.

Satu hal yang perlu digarisbawahi adalah tidak ada kata terlambat untuk menyusulkan imunisasi yang sudah terlanjur terlewat.

Ingat, imunisasi tidak hanya melindungi anak terkena berbagai penyakit berbahaya, tapi juga mencegah penularan penyakit dari orang ke orang.

Jadi, tidak hanya anak Anda saja yang mendapatkan manfaatnya, anak-anak lain dan orang di sekitarnya juga akan merasakannya.

Tips agar tidak lupa dan terlambat jadwal imunisasi anak

vaksin mempengaruhi kecerdasan anak

Berhubung imunisasi berperan penting untuk mencegah penyakit menular maupun komplikasi berbahaya, penting bagi orangtua untuk selalu ingat jadwal imunisasi anak.

Nah, supaya anak tidak lagi telat imunisasi, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Buat pengingat di ponsel

Saat ini ponsel sudah jadi barang penting yang wajib dibawa ke mana pun kita pergi. Tak melulu memberi dampak yang negatif, jika digunakan dengan bijak ponsel pun bisa memberi banyak manfaat, lho. Salah satunya jadi sarana pengingat untuk jadwal imunisasi anak.

Ya, Anda bisa memanfaatkan fitur pengingat yang ada di ponsel. Caranya mudah, tandai tanggal di mana si kecil harus diimunisasi lalu atur alarm pengingat supaya berdering di tanggal tersebut. Jadi, Anda tak perlu was-was lagi kelewatan jadwal imunisasi si buah hati.

Anda juga bisa menambahkan jenis imunisasi yang dijadwalkan, misalnya imunisasi hepatitis B atau imunisasi MMR. Ini akan memudahkan orangtua dalam mengingat jenis vaksin yang akan diberikan pada anak.

2. Catat, catat, catat

Meski terbilang kuno, membuat jurnal atau catatan khusus tentang semua perkembangan atau kebutuhan si kecil juga bisa jadi cara efektif untuk mengingat jadwal imunisasi anak, sehingga anak tidak akan lagi terlambat imunisasi.

Ya, bagi beberapa orangtua, menulis langsung di atas kertas memudahkan mereka dalam mengingat sesuatu ketimbang harus menulisnya di gadget.

Anda juga bisa melihat jadwal imunisasi anak dalam buku catatan imunisasi yang disediakan oleh dokter atau penyedia kesehatan. Simpan baik-baik buku catatan tersebut, sehingga mudah dicari ketika sewaktu-waktu Anda membutuhkannya.

3. Ingat tanggal lahir anak

Cara mudah lainnya supaya anak tidak terlambat imunisasi adalah dengan mengingat tanggal lahir mereka. Pada prinsipnya, jadwal imunisasi anak akan berpedoman pada tanggal lahir anak setiap bulan.

Jadi, seharusnya tak ada alasan lagi untuk lupa jadwal imunisasi anak, ‘kan?

Hal penting yang harus diperhatikan bila terlambat imunisasi

imunisasi anak vaksin

Imunisasi biasanya diberikan gratis oleh pelayanan kesehatan di bawah naungan pemerintah, seperti rumah sakit daerah (RSUD), Puskesmas, maupun Posyandu.

Jangan ragu bertanya atau meminta penjelasan ke dokter maupun bidan terkait program imunisasi yang akan dilakukan anak nantinya.

Mintalah penjelasan tentang jenis vaksin yang digunakan, merek vaksinnya, hingga efek samping imunisasi dan hal-hal lain yang harus diwaspadai setelah imunisasi.

Bila Anda merasa belum mengerti silakan diskusikan dengan dokter sampai Anda benar-benar paham.

Satu lagi yang tak kalah penting, hal-hal yang dicatat dokter di dalam buku catatan imunisasi juga harus dipahami oleh orang tua. Jangan sampai hanya dokternya saja yang paham.

Meski buku catatan imunisasi ditulis oleh dokter, tapi buku itu adalah milik orang tua. Maka, penting bagi orangtua untuk memahaminya juga. Dengan begitu, anak tidak akan lagi terlambat imunisasi. 

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?

Artikel dari ahli dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A

Indikator Tumbuh Kembang Anak yang Perlu Orangtua Ketahui!

Indikator tumbuh kembang anak Indonesia diyakini belum memenuhi standar global. Cari tahu penyebabnya dan upaya mengoptimalkan tumbuh kembangnya di sini.

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
indikator tumbuh kembang anak

Faktor-faktor Penting untuk Dukung Anak Tumbuh di Kancah Global

Sebagai orangtua, Anda perlu melakukan upaya untuk membantu si kecil agar memiliki tumbuh kembang yang optimal. Nutrisi memang penting, akan tetapi terdapat beberapa faktor lain yang mempengaruhi tumbuh kembang ...

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak

Hal yang Harus Dilakukan Orangtua saat Lupa Jadwal Imunisasi Anak

Terkadang orangtua lupa dengan jadwal imunisasi sehingga terlambat imunisasi. Apa yang harus dilakukan bila anak telat imunisasi?

Ditulis oleh: dr. MN Ardi Santoso, M.Kes, Sp.A
terlambat imunisasi

Yang juga perlu Anda baca

Tak Hanya Anak, Imunisasi Juga Penting untuk Orang Dewasa

Tak hanya bayi dan balita, orang dewasa juga perlu perlindungan dari penyakit menular lewat imunisasi. Apa saja jenis vaksin yang dibutuhkan orang dewasa?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Penyakit Infeksi 21 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Aturan Imunisasi untuk Bayi Prematur Ini Penting Diketahui

Bayi prematur cenderung terlahir lemah dengan berat badan rendah. Untuk itu, perhatikan hal ini saat melakukan imunisasi bayi prematur.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Bayi, Bayi Prematur, Parenting 13 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Si Kecil Demam Setelah Imunisasi? Redakan dengan Cara Ini

Suhu badan yang tinggi merupakan reaksi umum ketika si Kecil menerima imunisasi. Yuk, simak ragam cara meredakan demam setelah imunisasi sekarang.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Kesehatan Anak, Parenting 1 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

MMR adalah singkatan dari tiga macam penyakit infeksi fatal yang paling rentan menyerang anak-anak di tahun pertama kehidupannya. Kapan harus vaksin MMR?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Imunisasi, Kesehatan Anak, Parenting 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Vaksin covid-19

Vaksinasi COVID-19 Tahap 2 Dimulai, Siapa Saja Targetnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
vaksin covid-19

Reaksi Alergi Vaksin COVID-19 dan Hal-hal yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
imunisasi tetanus (tt) pada ibu hamil

Imunisasi Tetanus (TT) pada Ibu Hamil, Aman atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ketahanan vaksin

Berapa Lama Ketahanan Vaksin Bekerja di Dalam Tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit