Bolehkah Anak Obesitas Minum Susu? Ini Jawaban Ahli Gizi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 18/09/2018 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Selain gizi buruk, masalah kesehatan anak yang juga terjadi di Indonesia adalah obesitas (overweight). Riskesdas tahun 2013 menggambarkan bahwa sekitar 8 dari 100 anak di Indonesia mengalami obesitas. Prevalensi balita gemuk menurut berat badan dan tinggi badan pada anak usia 0-59 bulan sebesar 11,8%. Kemudian, prevalensi anak obesitas usia 5-12 tahun sekitar 5% dan paling banyak terjadi di Jakarta.

Jika anak didiagnosis obesitas, orangtua perlu ekstra memerrhatikan asupan makanan. Pasalnya, mengatur kembali pola makan bisa mengurangi berat badan dan tentunya meningkatkan kesehatan tubuh anak secara menyeluruh.

Sebagai orangtua, pasti Anda masih khawatir dan ragu untuk memberi susu untuk anak yang overweight. Sebenarnya, bolehkah anak dengan kondisi obesitas minum susu? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Anak obesitas boleh atau tidak minum susu?

Anak-anak membutuhkan banyak nutrisi untuk mendukung tumbuh kembang. Selain didapat dari makanan, nutrisi yang penting bagi anak juga bisa diperoleh dari susu. Susu kaya akan kalsium, protein, dan vitamin D yang butuhkan oleh anak.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa susu rata-rata mengandung banyak lemak, terutama whole milk. Tambahan lemak ekstra di luar makanan ini bisa meningkatkan risiko obesitas pada anak. Inilah sebabnya banyak orangtua yang ragu untuk memberikan susu pada anaknya atau tidak. Jadi, bolehkah anak yang obesitas minum susu?

Dr. Matthew Lantz Blaylock, Ph.D., seorang ilmuwan nutrisi, ketika ditemui di Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat (14/9) memaparkan, “Apakah masih boleh? Ya masih boleh, susu sangat penting dan menjadi bagian dari pola makan sehat dan seimbang.”

minum susu saat sahur

Pentingnya susu dalam diet anak overweight juga ditegaskan kembali oleh periset dari University of Texas Health Science di Houston. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa anak overweight yang rutin minum susu setidaknya dua cangkir sehari memiliki risiko terkena sindrom metabolik yang lebih rendah daripada mereka yang minum susu kurang dari satu cangkir sehari.

Sindrom metabolik adalah kumpulan masalah kesehatan seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, dan lemak perut berlebih. Kumpulan kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung dan diabetes hingga lima kali lipat lebih besar.

Anak obesitas boleh minum susu, asal…

Kelebihan berat badan atau kegemukan terjadi karena kalori yang masuk ke tubuh lebih banyak daripada yang dikeluarkan. Sisa kalori tersebut akan menumpuk dan mengakibatkan berat badan bertambah naik. Jadi, kunci untuk kembali hidup sehat bagi orang obesitas adalah menurunkan dan menjaga berat tubuhnya tetap stabil.

Walaupun anak obesitas dibolehkan minum susu, ada beberapa hal yang harus perhatikan oleh orangtua. Dr. MatthewLantz Blaylock, Ph.D. menuturkan, “Mereka yang ingin turun berat badan sebaiknya minum susu skim atau low fat milk karena kalorinya lebih sedikit dari fresh milk atau whole milk.”

Orangtua juga perlu mengontrol kembali asupan susu untuk anak, yaitu sekitar dua sampai tiga gelas ukuran 250 ml per hari. Selain itu, anak dengan berat badan berlebih harus menghindari makanan olahan yang tidak sehat serta meningkatkan aktivitas fisik, seperti olahraga untuk membakar kelebihan lemak dalam tubuh.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Hanya Minum Susu untuk Sarapan, Sehatkah Kebiasaan Ini?

Banyak orang minum susu untuk sarapan karena praktis dan mudah disiapkan. Namun, apakah kebiasaan tersebut benar-benar sehat ?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Hidup Sehat, Tips Sehat 11/04/2020 . 4 menit baca

Berbagai Faktor yang Membuat Anak Butuh Susu Penambah Berat Badan

Ketika angka di timbangan anak balita tidak sesuai dengan usianya, minum susu penambah berat badan menjadi salah satu cara. Berikut penjelasan lengkapnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Parenting, Nutrisi Anak 05/04/2020 . 7 menit baca

Dibanding Susu Rendah Lemak, Susu Murni Lebih Ampuh Mencegah Obesitas pada Anak

Alih-alih menyebabkan gemuk, susu murni justru berpotensi mencegah obesitas pada anak-anak. Ini kata penelitian terbaru tentang manfaat susu murni.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Nutrisi, Hidup Sehat 03/04/2020 . 4 menit baca

Obesitas Pada Anak Bisa Memengaruhi Perkembangan Otaknya

Obesitas bisa menimbulkan berbagai dampak jangka panjang bagi kesehatan, termasuk memengaruhi perkembangan otak anak. Apakah ini berbahaya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Kesehatan Anak, Parenting 22/01/2020 . 4 menit baca

Direkomendasikan untuk Anda

diet susu risiko diabetes

Diet Susu Dinilai Dapat Menurunkan Risiko Diabetes dan Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 07/06/2020 . 5 menit baca
dampak obesitas terhadap kesehatan mental anak

Obesitas pada Anak Berisiko Terhadap Depresi dan Stres Saat Dewasa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 09/05/2020 . 6 menit baca
susu hangat susu dingin

Mana yang Lebih Sehat, Susu Hangat atau Susu Dingin?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 03/05/2020 . 4 menit baca
minum susu intoleransi laktosa

Tips Mengonsumsi Susu untuk Penderita Intoleransi Laktosa

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 24/04/2020 . 4 menit baca