Anak Kecanduan Gadget, Kenali Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 09/04/2020
Bagikan sekarang

Gadget tidak jarang dijadikan senjata ampuh para orangtua untuk membuat anak tenang sekaligus betah di rumah. Sayangnya, jika hal ini terlalu sering dilakukan, justru dapat menyebabkan anak kecanduan gadget. Kecanduan gadget tidak boleh dianggap enteng! Pasalnya, kebiasaan ini akan berdampak buruk pada kesehatannya dalam jangka panjang. Simak cara mengenali tanda anak kecanduan gadget, dampak yang mungkin terjadi dan cara menghentikannya.

Tanda-tanda anak kecanduan gadget

Menurut sebuah penelitian yang dimuat pada Journal of The International Child Neurology Association, kecanduan pada gadget bisa dialami oleh anak pada usia berapa pun. Maka hal ini pun berlaku pada anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar atau SD.

Salah satu ciri khas dari anak yang kecanduan gadget adalah ia hampir tidak pernah bisa ‘melepaskan diri’ dari gadget. Sebagai contoh, selalu mengambil gadgetnya ketika bangun tidur dan makan di meja dengan mata yang terpaku ke layar.  Kegiatan yang dilakukan dengan gadget bisa beraneka ragam, seperti bermain game, menonton youtube, atau sekedar membuka-buka aplikasi.

Gangguan ini dapat memberikan berbagai gejala fisik seperti ganguan tidur, nyeri punggung, peningkatan atau penurunan berat badan, gangguan pengelihatan, sakit kepala, dan gangguan nutrisi. Secara psikologis, anak akan mudah merasa cemas, sering bohong, memiliki perasaan bersalah, dan rasa kesepian.

Bahkan, tak sedikit dari anak-anak yang kecanduan gadget memilih untuk mengisolasi dirinya, sering mengalami agitasi, dan perubahan mood yang sangat cepat.

Sebagai orangtua, Anda sebaiknya mulai berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadgetnya. Sebagai contoh, anak enggan pergi ikut berbelanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama, karena anak tidak mau melewati aktivitasnya dengan gadget.

Ini menandakan bahwa fokus anak Anda hanya ada pada gadgetnya. Situasi ini tidak baik bagi perkembangan anak dan mungkin menjadi pertanda anak Anda telah kecanduan gadget. Umunya, tanda dan gejala anak Anda kecanduan gadget adalah:

  • Keasyikan bermain gadget.
  • Perilaku yang tidak nyaman ketika tidak bermain gadget.
  • Terus meningkatkan waktu bermain gadget.
  • Gagal untuk mengurangi atau berhenti bermain dengan gadget.
  • Kehilangan ketertarikan dengan dunia luar.
  • Tetap menggunakan gadget meskipun mengetahui konsekuensi negatif yang akan didapatkan.
  • Berbohong mengenai lama penggunaan gadget ke orang tua.
  • Pakai gadget untuk mengalihkan perasaan.

Dampak kecanduan gadget pada anak

Anda tentu menyadari bahwa bermain gadget bisa memakan waktu berjam-jam. Bahkan, Anda bisa menghabiskan seharian penuh berkutat dengan gadget selama hari libur. Hal ini tentunya membuat Anda jadi tidak produktif, bukan? Nah, bukan hanya orang dewasa, rupanya anak-anak bisa mengalami hal yang sama.

Membiarkan anak bermain gadget tanpa aturan, bisa membuat anak jadi kecanduan. Beragam permainan dan hal-hal menarik yang ada pada gadget bisa membuat Anda terus ketagihan untuk memainkannya. Anak yang kecanduan gadget cenderung menarik diri dari lingkungan dan lebih sibuk dengan gadgetnya. Saat Anda meminta mereka untuk berhenti main gadget, mereka akan menolak, marah, dan mengamuk.

Perlu Anda ketahui bahwa kecanduan gadget pada anak akan berdampak buruk pada kesehatannya. Saat memainkan gadget, anak tidak akan peduli dengan jarak pandang, postur tubuh, dan juga pengaturan cahaya. Hal tersebut dapat menurunkan kesehatan mata, menyebabkan nyeri pada tubuh, bahkan membuat anak jadi tidak aktif.

Anak-anak seharusnya aktif bergerak, menjelajahi lingkungan, berinteraksi dengan teman seumurannya, tapi malah sibuk dengan gadget. Jika terus berlanjut, kemampuan anak untuk bersosialisasi bisa tergganggu. Jadi, kecanduan gadget dapat memengaruhi kesehatan fisik dan juga jiwa anak.

Selain perubahan perilaku, secara fisik, mungkin terjadi perubahan pada otak anak jika kecanduan bermain gadget. Pasalnya, layar gadget ini berkaitan dengan perubahan regio otak yang berfungsi mengontrol proses emosi, atensi, pembuatan keputusan, dan kontrol kognitif.

Dari pemeriksaan MRI terlihat beberapa bagian otak anak yang berkaitan dengan pengaturan impuls, mengalami perubahan karena penggunaan gadget terus menerus dalam jangka waktu yang panjang. Selain itu, “insula” atau bagian otak yang mengembangkan perilaku empati dan kasih sayang terhadap orang lain, juga mengalami gangguan.  Hal ini yang menjelaskan bagaimana anak yang kecanduan bermain gadget memiliki perilaku yang berbeda dibandingkan anak lainnya.

Tips menghentikan anak dari kecanduan gadget

pengaruh gadget

Meskipun penggunaan gadget memiliki pengaruh yang kurang baik, tidak dapat dipungkiri bahwa gadget merupakan suatu alat yang mendukung kegiatan sehari-hari seperti komunikasi, mencari berbagai informasi, belajar, hiburan, dan lain-lain. Peran orangtua penting untuk menjaga agar penggunaan gadget pada anak tidak berlebihan dan seimbang, sehingga tidak menyebabkan kecanduan gadget pada anak.

Anda bisa mengikuti beberapa cara membantu anak melepaskan diri dari kecanduan gadget berikut ini.

1. Jadi contoh yang baik

Anak belajar dari lingkungan sekitarnya. Jika orangtua bermain gadget saat mengasuh anak , anak pasti akan mengikuti kebiasaan buruk menggunakan gadget Anda ini. Jika Anda ingin mengurangi waktu bermain gadget, maka Anda sendiri juga harus mampu mengatur waktu untuk menggunakan gadget secara bijak.

Jangan sampai Anda melarang anak untuk bermain gadget, tapi Anda sendiri masih terus menempel pada gadget. Larangan Anda tentu tidak akan membuahkan hasil, dan anak akan terus kecanduan pada pemakaian alat canggih ini.

2. Batasi penggunaan gadget

Tidak bisa dipungkiri bahwa di era modern seperti saat ini, penggunaan gadget dapat bermanfaat untuk anak. Namun, sebagai orangtua, Anda tetap harus memberikan pengawasan serta pembatasan kepada anak dalam menggunakan gadget.

Sebagai contoh, beri waktu 1-2 jam dalam sehari untuk anak menggunakan gadget. Anda pun bisa mendampingi penggunaannya, agar waktu yang Anda berikan pada anak tidak disalahgunakan. Hal ini mungkin bisa membantu Anda mencegah anak menjadi kecanduan gadget.

Kemudian, jangan meletakkan gadget sembarangan. Simpanlah di tempat yang tidak diketahui oleh anak Anda, sehingga anak tidak bisa mengambil dan memainkannya dengan mudah tanpa seizin Anda. Pastikan area kamar tidur anak juga bebas dari gadget.

3. Perbanyak aktivitas di luar atau di dalam rumah

Meningkatkan aktivitas anak di dalam rumah atau di luar rumah bisa menyita perhatian anak dan lupa dengan gadget. Anda bisa mengajak anak untuk lari pagi atau bersepeda di hari libur, mengajak anak memasak bersama, atau berkunjung ke rumah saudara. Lakukan kegiatan apapun yang membuat anak kembali aktif.

Biarkan anak bermain di luar sehingga ia bisa mengekspresikan dirinya dan menggunakan kontak matanya dengan baik. Hal ini tidak hanya untuk membantu membentuk kemampuan interpersonal, tetapi juga membangun kemampuan motorik dan kreativitasnya.

4. Bersikap tegas

Kecanduan gadget yang membuat anak tantrum, memang sulit dihadapi. Ingat, Anda harus tetap tegas untuk menerapkan peraturan yang baru Anda buat untuk membatasi waktu main gadget. Jangan sampai Anda iba dengan rengekan anak yang ingin terus main gadget.

Anak butuh waktu untuk terlepas dari gadget, jadi mengurangi waktu bermain gadget pada anak tidak boleh secara mendadak tapi lakukan secara perlahan.

5. Minta pertolongan dokter

Jika langkah-langkah di atas tidak memberikan efek yang maksimal, bisa jadi anak bisa mengalami depresi dan cemas. Itu artinya, Anda harus konsultasi pada dokter. Dokter akan memberikan cara terbaik untuk membantu Anda menenangkan si kecil dan mengurangi kecanduannya.

6. Jangan memberikan gadget jika tidak perlu

Tidak sedikit orangtua yang menjadikan gadget sebagai “alat penenang” agar anak tidak mengganggu aktivitas orangtua. Pada saat-saat tertentu, hal ini mungkin tak terelakkan. Namun, jika sebenarnya situasi bisa Anda tangani tanpa bantuan gadget, sebaiknya hindari cara ini.

Terlalu sering menggunakan gadget sebagai metode untuk menenangkan anak seolah sedang menjerumuskan anak dengan kebiasaan menggunakan gadget. Tentu hal ini bisa saja berujung pada anak kecanduan menggunakan alat canggih ini.

Selama mengasuh anak, Anda dianjurkan sebisa mungkin untuk menghindari gadget sebagai penenang. Anda dapat meminta anak menggambar di kertas menggunakan berbagai pensil warna-warni, dibandingkan menggambar di smartphone atau tablet.

Anda juga dapat mengajak anak bermain menggunakan balok, kardus, lego, atau mainan lain. Sebagian besar anak harus didorong untuk berinteraksi langsung dengan anak seusianya.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rekomendasi Durasi Menonton TV dan Main Gadget yang Aman untuk Anak

Semakin sering dan lama anak menonton TV setiap hari, semakin banyak dampak buruk pada tumbuh kembangnya. Lantas, berapa lama durasi yang ideal?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Yurika Elizabeth Susanti

Ini Dampaknya Jika Ortu Main Handphone Sambil Mengasuh Anak

Anda tipe orangtua yang sibuk main HP saat mengasuh anak? Hati-hati, penelitian buktikan apa saja dampak negatifnya pada anak berikut ini.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari

Batasan Wajar Menggunakan Media Sosial Dalam Sehari, Menurut Psikolog

Anda tak bisa lepas dari akun media sosial setiap harinya? Awas, Anda mungkin sudah melewati batas wajar menggunakan media sosial sehari-hari.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri

Direkomendasikan untuk Anda

Pasangan kecanduan gadget

Tips Menghadapi Pasangan yang Kecanduan Gadget

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2019
anak main gadget

Anak Main Gagdet Lebih dari 2 Jam Sehari, Berpengaruh Pada Kecerdasannya

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/12/2018
anak kecanduan gadget

5 Kiat Ampuh Menghentikan Anak yang Kecanduan Gadget

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 20/11/2018
perdarahan subkonjungtiva penyebab mata berdarah

Benarkah Mata Bisa Berdarah Kalau Terlalu Lama Main Gadget?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Laura Agnestasia Dj.
Dipublikasikan tanggal: 25/08/2018