Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Kunci Bijak Menghentikan Anak yang Suka Berbohong

3 Kunci Bijak Menghentikan Anak yang Suka Berbohong

Ada banyak alasan yang membuat anak berbohong. Fase ini wajar terjadi selama masa tumbuh kembangnya, tapi bukan berarti Anda jadi membiarkan anak suka berbohong. Tanpa didikan yang tepat, berbohong bisa menjadi kebiasaan buruk yang akan terus melekat hingga ia beranjak dewasa.

Berbohong merupakan perilaku buruk yang sebaiknya dihindari oleh anak-anak. Berbohong juga cenderung akan menjerumuskan anak pada perilaku buruk lainnya. Lantas, bagaimana orangtua harus menyikapi anak yang suka berbohong?

Tips jitu menghentikan kebiasaan anak suka berbohong

1. Mulai dari diri sendiri

Pernah mendengar peribahasa berbunyi “Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”? Peribahasa ini sedikit mencerminkan bagaimana anak bertumbuh kembang di bawah pengawasan orangtua.

Ana kecil akan belajar dengan meniru apa yang dilakukan orangtuanya sebagai orang terdekat mereka. Maka jika orangtua terbiasa berkata jujur di rumah, anak juga lama-lama akan mengikuti kebiasaan tersebut.

Jadi, meski Anda sebelumnya mungkin suka berbohong demi kebaikan (white lies), sebaiknya hentikan kebiasaan ini di depan anak karena apa pun alasannya bohong tetaplah perilaku buruk yang tidak pantas dicontoh.

Jadilah panutan yang baik bagi buah hati Anda.

2. Jelaskan bedanya kejujuran dan kebohongan

Anak-anak belum paham betul apa yang dimaksud dengan berkata jujur karena mereka masih suka menggunakan imajinasinya untuk bercerita. Supaya si kecil tahu mana yang nyata dan tidak, Anda perlu menjelaskan perbedaan antara kejujuran dengan kebohongan.

Bantu anak Anda untuk mengarahkan imajinasinya agar ia bisa membedakan apakah cerita itu adalah harapan atau kenyataan. Sementara itu beri tahu anak bahwa berbohong adalah perilaku buruk yang tidak patut dilakukan. Terutama untuk menghindar dari hukuman.

3. Beri hadiah jika ia berkata jujur

Setelah menjadi contoh yang baik dan menjelaskan tentang buruknya berkata bohong, sekarang waktunya untuk membicarakan konsekuensi dari berbohong dalam kehidupan sehari-hari.

Tegaskan kebiasaan berbohong bisa membuat orang lain jadi tidak mempercayai mereka juga membuat ia jadi tidak disukai.

Untuk mulai membiasakan anak berkata jujur, Anda bisa ajak anak Anda untuk bicara sesuai dengan keadaannya. Buat peraturan berupa hukuman jika anak ketahuan berbohong. Kemudian, untuk mendorong anak untuk berkata jujur beri apresiasi berupa pujian atau juga hadiah.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

10 Steps to Stop a Child From Lying and Tell the Truth. https://www.verywellfamily.com/steps-help-child-stop-lying-tell-the-truth-1094945. Accessed on December 3, 2018.

10 Tips To Help Your Child Stop Lying And Tell The Truth. https://www.momjunction.com/articles/tips-to-help-your-child-stop-lying-and-tell-the-truth_0080393/. Accessed on December 3, 2018.

Teaching Your Kids to Be Honest. https://www.psychologytoday.com/intl/blog/parenting-is-contact-sport/201103/teaching-your-kids-be-honest. Accessed on December 3, 2018.

 


Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Aprinda Puji Diperbarui 4 hari lalu
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x