5 Cara untuk Membantu Anak yang Kehilangan Pendengaran

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 November 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Mendapati anak Anda kehilangan pendengaran merupakan situasi yang sulit. Tetapi, kehilangan pendengaran tidak membatasi anak Anda dari belajar dan berkomunikasi. Dengan penanganan dan pelayanan yang tepat, si kecil dapat berkembang sama seperti anak lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantunya.

1. Dapatkan penanganan lebih awal

Untuk kondisi kehilangan pendengaran, penanganan awal adalah kuncinya. Ini berarti menggunakan alat bantu dengar atau alat lainnya untuk membantunya mendengar.

Otak bayi berkembang dengan cepat, dan sangatlah penting untuk merangsang masuknya suara ke otak secepat mungkin. Anak-anak yang mendengar suara lebih awal cenderung berkembang sama dengan yang lain seusianya.

Sekarang semua bayi biasanya melakukan tes untuk memeriksa pendengarannya setelah lahir. Itu berarti jika mereka memiliki masalah pendengaran, mereka dapat langsung menggunakan alat bantu dengar bahkan di usia yang baru beberapa minggu. Sangatlah pentung untuk memilih dokter audiologist anak yang bersertifikat.

Bahkan anak yang kehilangan pendengaran cukup parah pun dapat menyesuaikan diri dengan kawan sebayanya saat berusia 5 atau 6 tahun jika ia mendapatkan implan koklea saat berusia 1 atau 2 tahun. Implan koklea adalah alat elektronik yang diletakkan di bagian dalam telinga untuk membantu otak memproses suara. Dokter THT akan menjelaskan kenapa alat ini adalah cara yang terbaik untuk anak Anda mendapatkan pendengarannya kembali.

2. Gunakan layanan intervensi dini

Sekitar 95% orangtua dengan anak yang kehilangan pendengaran tidak mengalami hal yang sama dengan anak mereka. Ini mengharuskan para orangtua untuk belajar lebih banyak. Inilah gunanya program intervensi dini. Program ini akan membantu Anda untuk mengkoordinasikan semua pelayanan yang anak Anda akan butuhkan. Bayi yang kehilangan pendengaran harus mendapatkan intervensi dini secepatnya.

Anda bisa mencari program ini melalui rumah sakit terdekat. Anda akan bekerja dengan ahli pendengaran, seperti audiologist dan patologis bahasa, untuk perencanaan pelayanan keluarga. Intervensi dini juga menyediakan dukungan untuk keluarga dan dapat mengajari Anda cara untuk membantu mengembangkan bahasa dan bicara anak.

3. Cari dukungan untuk diri Anda

Jika Anda memiliki dukungan, maka lebih gampang pula Anda membantu anak Anda.

Berurusan dengan kehilangan pendengaran merupakan sesuatu yang tidak mudah diatasi pada awalnya, jadi keluarga membutuhkan dukungan emosional yang lebih. Beberapa orangtua mendapati bahwa konseling sangat membantu. Yang lainnya beralih ke kelompok dukungan (support group). Ini akan membantu Anda menjalin hubungan dengan keluarga lainnya yang memiliki anak yang juga kehilangan pendengaran. Banyak sekali komunitas online yang tersedia, atau Anda dapat menanyakan dokter Anda tentang kelompok di komunitas Anda. Banyak orangtua yang merasa berbagi pengalaman dengan keluarga yang senasib telah banyak membantu mereka.

4. Eksplor suara dengan anak Anda

Mendengar suara dan kata-kata sedari anak Anda masih berusia dini akan membantunya untuk mengembangkan bahasanya. Temukan cara-cara sederhana untuk memperkenalkan suara baru setiap harinya dengan cara:

  • Bermainlah dengan bayi Anda yang mengajarkannya untuk meniru, seperti permainan cilukba. Permainan ini mengajarkan bayi Anda untuk berkomunikasi bergantian.
  • Bicaralah tentang hal yang Anda sedang lakukan. Contohnya, “Kita akan ke rumah nenek”, atau “Ayah sedang cuci piring”.
  • Membacalah untuk anak Anda. Deskripsikan gambar yang ada di dalam buku. Saat ia bertambah besar, minta ia menunjuk gambar yang Anda sebut. Atau minta anak Anda untuk menyebut gambar apakah itu.
  • Bernyanyi bersama

5. Berbicara untuk anak Anda

Anda tahu apa yang terbaik bagi anak Anda. Jika rencana dan layanan untuk anak yang disediakan oleh tim dokter atau pengasuh Anda tidak berhasil, beri tahu mereka. Tim kesehatan dan pengasuh harus berkerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan yang ingin Anda berikan pada anak. Jika tidak, carilah penyedia lain yang akan membantu.

Terlibat penuh dalam perkembangan dan pengasuhan anak dalam kondisi ini adalah hal terbaik yang Anda bisa lakukan untuknya. Jadi jangan takut untuk berjuang akan kebutuhannya, dan jangan berhenti mencari informasi mengenai hal tersebut.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Tahapan Pertumbuhan Bayi yang Ideal di Usia 0-11 Bulan

    Standar tumbuh kembang bayi sesuai usia penting untuk mengukur pertumbuhan si kecil. Lantas, bagaimana pertumbuhan bayi yang seharusnya di tahun pertama?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 15 Januari 2021 . Waktu baca 15 menit

    Cara Menggugurkan Kandungan Ketika Kehamilan Bermasalah

    Aborsi boleh saja dilakukan apabila ada indikasi medis. Apa saja pilihan cara menggugurkan kandungan yang aman? Simak selengkapnya di halaman ini. 

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

    Positif Hamil Atau Gejala Mau Haid? Begini 10 Cara Membedakannya

    Mungkin Anda sedang harap-harap cemas menunggu jadwal mens selanjutnya. Membedakan tanda hamil atau haid itu susah-susah gampang, lho!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 14 Januari 2021 . Waktu baca 14 menit

    7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

    Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    garis hitam di perut linea nigra

    Kenali Linea Nigra, Garis Hitam “Khas” di Perut Ibu Hamil

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    tanda awal kehamilan ciri-ciri hamil muda tanda kehamilan

    Ciri-Ciri Hamil dari yang Paling Sering Muncul Sampai Tak Terduga

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit
    Kapan kehamilan bisa terdeteksi

    Kapan Kehamilan Bisa Mulai Terdeteksi dengan Test Pack?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
    manfaat sering menangis

    Ini Alasan Orang yang Sering Menangis, Justru Mentalnya Sekuat Baja

    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit