ASI Encer, Apakah Normal? Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tekstur ASI encer kadang menjadi masalah yang dikhawatirkan para ibu menyusui. Padahal tiap ASI yang keluar mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi untuk kekebalan tubuh dan perkembangannya nanti. Apa yang menyebabkan air susu ibu ini encer? Apakah normal atau tidak?

ASI encer biasanya diproduksi di awal masa menyusui

Awalnya, produksi susu dimulai sekitar minggu ke 16 pada masa kehamilan, namun hanya dalam jumlah sangat kecil. Setelah melahirkan, ada tiga tahap utama proses produksi ASI, yaitu yang pertama ASI kolostrum, lalu ASI transisi dan terakhir ASI matang. Selanjutnya, susunan ASI yang keluar disesuaikan dengan kebutuhan bayi Anda dari waktu ke waktu

ASI yang teksturnya encer biasanya terdapat di tahapan kolostrum. ASI kolostrum sebenarnya bekerja sebagai vaksin alami dan 100% aman untuk bayi. Ini juga mengandung sejumlah besar antibodi secretory immunoglobulin A (IgA), yang baik bagi bayi yang baru lahir. ASI kolostrum ini berwarna kekuningan, mengandung kadar laktosanya tinggi, dan lemaknya rendah sehingga mudah dicerna.

Apa penyebab ASI encer?

Sebenarnya, penyebab ASI encer adalah kandungan lemak yang rendah. Karena pada dasarnya ada 2 jenis tekstur ASI.  Pertama, ASI yang encer, dan kedua adalah ASI yang teksturnya kental. Keduanya wajar, dan bisa terjadi kapan saja pada semua ibu menyusui.

Tahukah Anda kalau ASI yang lebih kental dipengaruhi oleh banyaknya lemak? Ya, Encer atau tidaknya ASI ini, biasanya dipengaruhi oleh kandungan gizi atau lemak dalam ASI. Saat awal ibu menyusui, ASI di payudara masih banyak. Lalu, ASI di masa ini biasanya mengandung lemak yang lebih rendah, teksturnya lebih encer, namun gizinya banyak. Sedangkan semakin sedikit ASI, semakin tinggi lemaknya, mengandung banyak kalori, namun semakin kental pula teksturnya.

Apakah jumlah produksi ASI memengaruhi encer atau kentalnya ASI?

Tidak, produksi dan tekstur ASI tidak ada hubungannya sama sekali. Semakin sering menyusui, semakin lancar produksi ASI Anda. Isapan bayi pada payudara Anda merupakan rangsangan bagi tubuh Anda untuk terus memproduksi ASI.

Encer atau kentalnya biasanya bisa terjadi kapan saja. Dan seiring bertambahnya usia bayi, asupan yang dibutuhkan pun berbeda. Perhatikan juga makanan yang ibu makan. Pasalnya, apa yang Anda makan juga dapat memengaruhi rasa dan komposisi ASI, terutama jenis lemak yang terkandung dalam ASI. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk tetap menerapkan diet gizi seimbang untuk menghasilkan ASI yang sehat dan juga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

Jika asupan makan Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu, mungkin Anda membutuhkan asupan vitamin dan mineral tambahan dari suplemen.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Minum Antidepresan Saat Hamil, Boleh Atau Tidak?

Obat antidepresan adalah obat yang dapat meringankan gejala depresi pada ibu hamil. Tetapi, apakah minum antidepresan saat hamil itu aman?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Perlukah Memakai Korset Perut Setelah Melahirkan?

Apa benar wanita harus pakai korset perut setelah melahirkan? Apakah ada dampak dan bahaya tertentu? Mari simak penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Melahirkan, Kehamilan 23 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Kapan Boleh Mencoba Hamil Lagi Setelah Keguguran?

Mungkin Anda bingung harus kapan memulai lagi untuk mencoba hamil lagi setelah keguguran. Namun, itu semua tergantung pada kondisi Anda.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 16 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Menghadapi 7 Kecemasan Ibu Hamil Menjelang Persalinan

Mendekati hari-H melahirkan, Anda mungkin jadi gugup dan takut. Hal ini wajar, tapi jangan sampai kecemasan ibu hamil menjelang persalinan bikin stres.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kehamilan & Kandungan, Melahirkan, Kehamilan 10 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tantrum

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
penyebab bayi lahir prematur

Berbagai Penyebab Bayi Lahir Prematur

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit
anemia defisiensi besi

Anemia Defisiensi Besi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
melahirkan normal tanpa rasa sakit

Melahirkan Normal Tanpa Rasa Sakit, Apakah Mungkin?

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 30 September 2020 . Waktu baca 5 menit