ASI Encer, Apakah Normal? Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . 3 mins read
Bagikan sekarang

Tekstur ASI encer kadang menjadi masalah yang dikhawatirkan para ibu menyusui. Padahal tiap ASI yang keluar mengandung semua nutrisi yang diperlukan bayi untuk kekebalan tubuh dan perkembangannya nanti. Apa yang menyebabkan air susu ibu ini encer? Apakah normal atau tidak?

ASI encer biasanya diproduksi di awal masa menyusui

Awalnya, produksi susu dimulai sekitar minggu ke 16 pada masa kehamilan, namun hanya dalam jumlah sangat kecil. Setelah melahirkan, ada tiga tahap utama proses produksi ASI, yaitu yang pertama ASI kolostrum, lalu ASI transisi dan terakhir ASI matang. Selanjutnya, susunan ASI yang keluar disesuaikan dengan kebutuhan bayi Anda dari waktu ke waktu

ASI yang teksturnya encer biasanya terdapat di tahapan kolostrum. ASI kolostrum sebenarnya bekerja sebagai vaksin alami dan 100% aman untuk bayi. Ini juga mengandung sejumlah besar antibodi secretory immunoglobulin A (IgA), yang baik bagi bayi yang baru lahir. ASI kolostrum ini berwarna kekuningan, mengandung kadar laktosanya tinggi, dan lemaknya rendah sehingga mudah dicerna.

Apa penyebab ASI encer?

Sebenarnya, penyebab ASI encer adalah kandungan lemak yang rendah. Karena pada dasarnya ada 2 jenis tekstur ASI.  Pertama, ASI yang encer, dan kedua adalah ASI yang teksturnya kental. Keduanya wajar, dan bisa terjadi kapan saja pada semua ibu menyusui.

Tahukah Anda kalau ASI yang lebih kental dipengaruhi oleh banyaknya lemak? Ya, Encer atau tidaknya ASI ini, biasanya dipengaruhi oleh kandungan gizi atau lemak dalam ASI. Saat awal ibu menyusui, ASI di payudara masih banyak. Lalu, ASI di masa ini biasanya mengandung lemak yang lebih rendah, teksturnya lebih encer, namun gizinya banyak. Sedangkan semakin sedikit ASI, semakin tinggi lemaknya, mengandung banyak kalori, namun semakin kental pula teksturnya.

Apakah jumlah produksi ASI memengaruhi encer atau kentalnya ASI?

Tidak, produksi dan tekstur ASI tidak ada hubungannya sama sekali. Semakin sering menyusui, semakin lancar produksi ASI Anda. Isapan bayi pada payudara Anda merupakan rangsangan bagi tubuh Anda untuk terus memproduksi ASI.

Encer atau kentalnya biasanya bisa terjadi kapan saja. Dan seiring bertambahnya usia bayi, asupan yang dibutuhkan pun berbeda. Perhatikan juga makanan yang ibu makan. Pasalnya, apa yang Anda makan juga dapat memengaruhi rasa dan komposisi ASI, terutama jenis lemak yang terkandung dalam ASI. Jadi, sangat penting bagi Anda untuk tetap menerapkan diet gizi seimbang untuk menghasilkan ASI yang sehat dan juga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda.

Jika asupan makan Anda tidak dapat memenuhi kebutuhan zat gizi tertentu, mungkin Anda membutuhkan asupan vitamin dan mineral tambahan dari suplemen.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab dan Cara Mengatasi ASI yang Tidak Keluar Setelah Melahirkan

Banyak ibu yang khawatir karena setelah sang buah hati lahir ke dunia, ASI tidak kunjung keluar dari payudara. Sebenarnya, apa penyebab kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Parenting, Menyusui 05/06/2020 . 10 mins read

Hal yang Harus Diketahui Jika Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . 5 mins read

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020 . 4 mins read

4 Kondisi yang Mengharuskan Ibu Hamil Membatalkan Puasanya

Ibu hamil boleh puasa. Meski begitu, meneruskan puasa bagi ibu hamil dengan kondisi-kondisi ini tak cuma membahayakan kesehatannya, tapi juga bayinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hari Raya, Ramadan 14/05/2020 . 4 mins read

Direkomendasikan untuk Anda

cara memandikan bayi yang baru lahir

Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . 9 mins read
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . 5 mins read
depresi pasca melahirkan ayah

Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/06/2020 . 5 mins read
tanda istri hamil

Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13/06/2020 . 6 mins read