home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Kulit Bayi Mengelupas di Minggu Pertamanya, Apakah Berbahaya?

Setiap orangtua pasti sangat senang ketika mereka memiliki bayi yang baru lahir. Tentu saja, semua kasih sayang akan dicurahkan padanya, orangtua juga senantiasa untuk menjaga sang bayi. Ketika bayi mengalami sakit atau perubahan fisik tertentu saja, pasti banyak orangtua yang merasa cemas. Salah satu yan sering dicemaskan adalah kulit bayi mengelupas. Sebenarnya, apa yang penyebabnya?Apa yang harus orangtua lakukan?

Apa penyebab kulit bayi mengelupas?

Sebenarnya, ketika Anda melihat kulit mengelupas pada bayi yang baru lahir, Anda tak perlu cemas. Pasalnya, hal ini wajar terjadi pada setiap bayi yang baru lahir. Mengelupasnya kulit ini dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, masing-masing bayi akan berbeda. Dari tangan, telapak kaki, hingga pergelangan kaki, bisa terkelupas kulitnya.

Kulit bayi yang baru lahir memang sensitif dan rentan mengalami gangguan atau bermasalah bila ada pemicunya. Namun, bukan hal ini yang menyebabkan pengelupasan pada minggu pertama bayi. Kondisi ini disebabkan karena lapisan kulit terluar bayi yang berfungsi sebagai lapisan pelindung di dalam kandungan mulai terkelupas.

Ya, lapisan kulit ini disebut dengan vernix. Jadi, ketika masih di dalam kandungan, bayi kan dilapisi dengan lapisan yang berguna melindungi kulit bayi di dalam air ketuban. Pada saat lahir, lapisan ini memang akan hilang tapi tak semuanya. Sisanya akan lepas dengan sendirinya seiring berjalannya waktu setelah sang bayi lahir. Maka dari itu, selama sekitar 1 bulan akan tampak pengelupasan kulit.

Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengatasinya?

Meskipun kulit bayi mengelupas ini adalah hal yang normal, sebaiknya Anda tetap memberikan perawatan. Hal ini untuk mencegah bagian lain yang sehat, ikut mengelupas. Berikut tips untuk mencegah kulit bayi kering dan kemudian semakin banyak yang mengelupas:

  • Pastikan bayi tidak mandi kelamaan. Jika Anda biasa memandikan si kecil selama 20 menit, maka sekarang kurangi durasinya hanya 5-10 menit saja. semakin lama Anda memandikan si kecil, maka semakin kering kulitnya.
  • Menggunakan pelembap. Tidak ada salahnya menjaga kelembapan kulit si kecil dengan pelembap khusus bayi. Dalam memilih produk pelembap, sebaiknya bicarakan juga pada dokter anak Anda.
  • Hati-hati dengan penggunaan detergen ketika mencuci baju bayi. Baju yang ia pakai sehari-hari, bisa jadi membuat kulit iritasi dan kering jika detergen yang Anda gunakan aman. Pastikan kalau produk dertergen yang Anda gunakan tersebut aman.

Sebenarnya, tak semua kulit bayi mengelupas itu normal, terkadang hal ini memang disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti eksim atau bahkan alergi. Namun, biasanya gangguan kulit tersebut disertai dengan gejala kulit lain seperti kulit memerah. Bila hal ini terjadi, maka segera bawa bayi Anda ke dokter untuk diperiksakan lebih lanjut.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Healthline. (2015). Why Is My Newborn’s Skin Peeling?. [online] Available at: https://www.healthline.com/health/parenting/newborn-skin-peeling#2  [Accessed 12 Nov. 2017].

Healthline. (2016). Benefits of the Vernix Caseosa During Pregnancy and Delivery. [online] Available at: https://www.healthline.com/health/pregnancy/vernix-caseosa#1  [Accessed 12 Nov. 2017].

Skin care for your baby. (2007). Paediatrics & Child Health, 12(3), 245–247.

 


Foto Penulis
Ditulis oleh Nimas Mita Etika M pada 06/01/2021
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x