Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

Ingin Sukses Menidurkan Bayi? Perhatikan Aturan Berikut Ini

Saat bayi tidur adalah waktu yang Anda tunggu-tunggu. Sayangnya, membuat bayi tertidur pulas tidak semudah yang Anda bayangkan. Jam tidur bayi yang berbeda dengan orang dewasa sering kali membuat Anda kebingungan untuk menyesuaikan waktu tidur mereka. Sehingga, ketika bayi Anda berhasil tertidur, Anda berupaya untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa membangunkan bayi Anda dari tidur pulasnya.

Selain itu, tahukah Anda jika ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan saat bayi Anda tidur? Berikut adalah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan saat bayi Anda tidur.

Yang perlu dilakukan saat bayi tidur

1. Perhatikan tingkah bayi Anda

Ketika bayi menguap, Anda akan berpikir jika bayi Anda ingin tidur. Menguap memang menjadi salah satu tanda bayi mengantuk, namun, ada tanda lain yang bisa menjadi tanda bahwa bayi Anda ingin tidur (terutama pada bayi yang baru lahir), yaitu mengusap mata, menangis, atau rewel.

2. Segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya setiap ia mengantuk

Ketika bayi Anda sudah menunjukkan tanda-tanda ingin tidur (mengantuk), segera letakkan bayi Anda di tempat tidurnya. Hal ini akan membiasakan bayi untuk jatuh tertidur setiap ditempatkan di tempat tidurnya. Dengan melakukan ini, Anda juga membantu bayi Anda untuk menganggap tempat tidur sebagai tempat untuk tidur.

3. Perhatikan keamanan bayi Anda

Jika bayi tidur di tempat tidur Anda, sofa, atau lantai, segera pindahkan bayi Anda ke tempat tidurnya atau tempat yang lebih aman. Upayakan posisi tidur bayi Anda telentang untuk menghindari Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

Pindahkan selimut, bantal, boneka, dan barang lembut lainnya dari boks atau keranjang bayi. Jangan satukan bayi Anda yang sedang tidur dengan hewan piaraan, bahkan boneka maupun bantal.

4. Menyusui sebelum bayi Anda tidur

Penelitian menunjukkan bahwa bayi yang mendapat ASI, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena SIDS dibandingkan bayi yang tidak mendapatkan ASI.

Jangan lakukan hal-hal ini saat bayi tidur

1. Membangunkan bayi ketika memindahkannya

Sering kali, bayi Anda akan tertidur di tempat selain tempat tidurnya, misalnya mobil, ayunan, atau tempat lainnya. Biarkan si kecil menyelesaikan tidur siangnya di kursi mobil, dan pastikan bayi Anda aman atau tidak terjepit. Tidur sebentar di tempat tersebut bukanlah masalah, asalkan Anda tidak membiarkan bayi Anda tidur semalaman di tempat tersebut.

2. Membiasakan bayi Anda tidur di kereta dorong

Untuk memudahkan bayi tidur, mungkin Anda akan mengajak si kecil berkeliling rumah dengan kereta dorong alias stroller. Hal tersebut boleh saja dilakukan sesekali. Namun, jangan terlalu sering karena bayi yang terbiasa harus ditidurkan dengan “gerakan”, akan lebih sulit tidur di tempat yang tidak bergerak seperti boks atau tempat tidur bayi.

3. Menggendong bayi yang terbangun menangis di tengah tidur

Secara naluriah, tentu Anda akan menggendong si kecil yang tiba-tiba menangis saat tidur untuk memastikan apakah bayi Anda lapar, haus, sakit, atau lainnya. Namun, Anda perlu membiarkan bayi Anda menangis beberapa menit dulu untuk melihat apakah bayi Anda akan kembali tenang dengan sendirinya.

Jika bayi Anda masih menangis dalam waktu yang lama (lebih dari lima menit), kembalilah padanya dan yakinkan bahwa bayi Anda baik-baik saja; karena sebenarnya, menangis adalah bagian dari bagaimana bayi belajar untuk menenangkan diri, dan bukan berarti Anda mengabaikannya.

4. Menggunakan empeng

Penggunaan empeng secara terus-menerus akan membuat bayi Anda lebih sulit tidur atau rewel saat tidak menggunakan empeng tersebut.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditulis oleh Novi Sulistia Wati Diperbarui 01/07/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x