Tips Aman Mencegah Bayi Tersedak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Beberapa data mengungkapkan bahwa tersedak merupakan salah satu penyebab kematian terbanyak. Hal ini karena tersedak dapat menghambat jalur pernapasan, padahal keberadaan oksigen memiliki peranan yang penting dalam tubuh manusia.

Bayi merupakan usia yang rentan tersedak. Hal ini dikarenakan:

  • Bayi masih belum mampu mengendalikan makanan dalam mulutnya.
  • Bayi belum mempunyai gigi molar yang mampu membantunya menghancurkan makanan. Hal ini akan semakin berisiko bila si bayi kurang mampu mengunyah dan menelan.
  • Ukuran jalur pernapasan bayi masih terbatas.
  • Bayi memilliki rasa ingin tahu yang tinggi, salah satu cara yang ia lakukan untuk menjawab rasa ingin tahunya ini adalah melalui mulutnya. Beberapa benda yang sering bayi masukkan ke dalam mulutnya antara lain makanan, mainan, dan barang-barang kecil lain yang berpotensi menyebabkan si bayi tersedak. Lalu, bagaimana mencegah bayi tersedak?

Tips mencegah bayi tersedak makanan

  • Perkenalkan bayi Anda dengan makanan padat, minimal saat usianya sudah mencapai 4 bulan. Jangan beri ia makanan padat sebelum ia memiliki kemampuan motorik untuk menelan makanan tersebut.
  • Jangan tawarkan makanan yang berisiko tinggi seperti keju, anggur, dan sayur yang masih berukuran besar-besar, kecuali makanan tersebut telah dipotong menjadi potongan-potongan kecil. Hati-hati juga dengan makanan seperti biji, kacang, permen, permen karet, marshmallow, dan makanan-makanan berisiko lain.
  • Seiring bertambahnya usia bayi, temani ia saat jam makan. Jangan biarkan dia untuk makan sambil berjalan, berlari, bermain. Ingatkan dia untuk menelan makanannya dulu sebelum bicara. Jangan biarkan dia untuk bermain lempar-makanan-ke-udara-lalu-tangkap-dengan-mulut dan aktivitas-aktivitas lain yang berpotensi membuatnya tersedak.
  • Selalu buang dulu tulang atau duri pada makanan, sebelum makanan tersebut Anda berikan pada bayi Anda.
  • Pastikan bayi Anda waspada dan tidak sedang mengantuk saat makan.
  • Sebaiknya, jangan beri bayi makanan saat dia tengah menangis atau tertawa.
  • Ajarkan bayi Anda bagaimana mengunyah dan menelan makanan yang benar, dengan mengambil potongan kecil, mengunyahnya, dan makan secara perlahan-lahan.
  • Bila bayi Anda memiliki kakak, sebaiknya ajari juga si kakak untuk tidak memberikan makanan dan mainan yang berpotensi menyebabkan adiknya tersedak.

Mencegah bayi tersedak mainan dan barang-barang kecil

  • Periksa mainan bayi Anda dengan teliti. Mainan berbahan balon lateks, akan berbahaya saat rusak karena ada isinya. Sebaiknya, perhatikan dahulu panduan yang ada dalam kemasan mainan sebelum membelinya dan secara rutin periksa kondisi mainan bayi Anda.
  • Jauhkan dari jangkauan bayi Anda, barang-barang yang biasa ada di rumah, namun berpotensi menyebabkan bayi Anda tersedak seperti koin dan dadu.
  • Ajarkan bayi Anda untuk tidak memasukkan mainannya ke mulut.

Bagaimana menangani bayi yang tersedak?

  • Pertama, pastikan dulu apakah si bayi masih dapat mengeluarkan suara atau tidak.
  • Bila ternyata si bayi masih bisa bersuara, ajari dia mengeluarkan penyebab tersedaknya itu.
  • Namun bila dia tak lagi mampu bersuara, bawa dia segera ke petugas kesehatan terdekat.
  • Sebaiknya cari tahu dulu apa yang menyebabkan ia tersedak sebelum Anda memutuskan untuk menolongnya dengan memberikan minum.
  • Bila Anda atau orang disekeliling Anda terlatih, sebaiknya berikan pertolongan pertama dengan tindakan 6 Jenis Pertolongan Pertama Paling Mendasar yang Wajib Anda Kuasai (heimlich) khusus untuk bayi.

BACA JUGA:

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Bagaimana Cara Menghadapi Ledakan Amarah Anak yang Bikin Jengah?

    Kemarahakn yang muncul dari anak tanpa diketahui alasannya kerap membuat Anda jengah. Begini cara menghadapi ledakan amarah anak dengan baik.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Parenting, Tips Parenting 06/06/2020 . Waktu baca 4 menit

    Bukan Dimarahi, Ini 5 Cara Agar Anak Mau Mendengarkan Orangtua

    Supaya anak mau mendengarkan kata-kata orangtua, Anda perlu siasat khusus. Jangan malah dimarahi atau dibentak. Yuk, simak tips-tipsnya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Parenting, Tips Parenting 30/05/2020 . Waktu baca 4 menit

    Tidak Perlu Bingung Pilih Hewan Peliharaan untuk Anak, Ini 5 Tips dan Manfaatnya

    Hewan peliharaan dan anak adalah gambaran yang menggemaskan. Namun, para orangtua perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memilih hewan untuk anak.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Parenting, Tips Parenting 10/05/2020 . Waktu baca 6 menit

    Mendidik Anak yang Sukses, Lakukan Tips Berikut Ini!

    Siapa yang tak ingin punya anak sukses? Berikut berbagai tips dalam mendidik anak agar bisa menggapai sukses di masa depan.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Parenting, Tips Parenting 11/04/2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengatasi anak step kejang demam saat anak kejang

    Apa yang Harus Diakukan Jika Anak Step (Kejang Demam)

    Ditulis oleh: dr. Angga Maulana
    Dipublikasikan tanggal: 21/07/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    mengatasi ruam popok bayi

    Si Kecil Mengalami Ruam? Berikut 8 Cara Mengobatinya

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 7 menit
    Konten Bersponsor
    menyikat gigi bersama merupakan salah satu cara mendorong minat si kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak

    5 Tips Ajarkan Jaga Kesehatan Gigi dan Mulut pada Anak

    Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Willyson Eveiro
    Dipublikasikan tanggal: 16/06/2020 . Waktu baca 5 menit