Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Penuhi Kebutuhan Serat Anak dengan 6 Makanan Ini

Penuhi Kebutuhan Serat Anak dengan 6 Makanan Ini

Makanan berserat tinggi tidak hanya direkomendasikan untuk orang dewasa, tapi juga penting untuk pertumbuhan anak. Anak-anak merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah sembelit. Nah, mencukupi kebutuhan serat anak dapat mencegah masalah ini. Serat juga bisa mencegah anak makan berlebihan sehingga terhindar dari obesitas.

Supaya tidak bingung jenis makanan berserat seperti apa yang cocok untuk anak Anda, simak dahulu ulasan berikut ini.

Pentingnya makanan berserat untuk anak

kebutuhan serat anak

Menurut Angka Kecukupan Gizi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2013, kebutuhan serat harian anak sesuai usianya, yaitu:

  • Anak berusia 0-6 bulan belum mempunyai kebutuhan serat yang direkomendasikan.
  • 7-11 bulan: 10 gram/hari
  • 1-3 tahun: 16 gram/hari
  • 4-6 tahun: 22 gram/hari
  • 7-9 tahun: 26 gram/hari

Sedangkan, untuk anak berusia di atas 10 tahun, kebutuhan serat mereka dibagi berdasarkan jenis kelamin, yaitu:

  • Anak laki-laki usia 10-12 tahun: 30 gram/hari
  • Anak perempuan usia 10-12 tahun: 28 gram/hari
  • Anak laki-laki usia 13-15 tahun: 35 gram/hari
  • Anak perempuan usia 13-15 tahun: 30 gram/hari

Makanan yang kaya akan serat biasanya menawarkan segudang manfaat bagi pertumbuhan anak, seperti:

  • Memperlancar proses pencernaan
  • Meringankan dan mencegah gejala sembelit
  • Membuat feses menjadi lebih padat
  • Mengurangi risiko penyakit diabetes

Ajaklah anak-anak Anda untuk mengikuti pola makan tinggi serat secara bertahap. Meski sehat, jangan memaksakan anak untuk makan dalam jumlah besar.

Hal itu bisa berakibat pada muncuknya beberapa efek samping, seperti perut kembung.

Daftar makanan berserat untuk anak

Terkadang, anak-anak tidak terlalu menyukai sayur dan buah-buahan sehingga akan menyulitkan Anda untuk memenuhi kebutuhan seratnya, Itu sebabnya, Anda perlu putar otak untuk memberikan makanan berserat yang disukai anak.

Beberapa jenis makanan berserat yang mungkin bisa membuat anak lebih bersemangat, antara lain:

1. Oatmeal

Panduan Diet Oatmeal

Salah satu jenis makanan berserat tinggi yang cocok untuk anak Anda adalah oatmeal. Cobalah untuk sesekali mengganti sereal atau roti ketika sarapan dengan oatmeal gandum utuh.

Makanan sehat dan enak ini umumnya mengandung sekitar 4 gram serat ketika sudah dimasak. Selain sehat, Anda pun bisa mencampurkan oatmeal dengan buah atau sirup favorit anak Anda, seperti strawberry, kayu manis, atau sirup maple.

2. Roti gandum

roti gandum atau roti tawar putih

Alih-alih menyediakan roti putih, Anda bisa menghidangkan roti gandum di dalam menu sarapan untuk Anda dan anak. Di dalam roti gandum terdapat serat sebanyak 2 gram setiap irisannya.

Hampir sama dengan oatmeal, memilih roti gandum sebagai menu sarapan anak bisa membuat mereka semangat karena dapat memilih isian roti sesuai dengan kesukaan mereka. Misalnya, selai kacang dan jelly atau selai cokelat.

3. Nasi merah

Jika anak Anda gemar makan nasi, nasi merah merupakan makanan berserat yang patut mereka coba. Sebagai pengganti nasi putih, nasi merah mengandung lebih banyak serat dan vitamin E.

Walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dimasak, nasi merah memiliki rasa yang cukup unik, sehingga bisa dicampur dengan masakan yang kaya akan serat lainnya. Contohnya, menghidangkan nasi merah dengan kacang-kacangan.

4. Pasta gandum utuh

pasta gandum

Bosan dengan nasi? Anda bisa menggantinya dengan pasta gandum. Pasta yang terbuat dari tepung gandum utuh ini termasuk makanan yang berserat tinggi karena mengandung sekitar 2 gram serat per ½ mangkuk kecil.

Selain itu, Anda bisa menambahkan berbagai macam daging dan sayuran untuk menyelipkan protein dan zat lainnya agar kebutuhan nutrisi dan serat anak tercukupi.

5. Apel

buah apel

Anda juga bisa menyajikan apel untuk memenuhi kebutuhan serat anak. Agar lebih bervariasi, Anda bisa memberikan anak salad buah berisi campuran apel, pir, pisang, dan taburan almond di atasnya.

Satu buah apel berukuran sedang (sekitar 100 gram) mengandung 2,6 gram serat.

6. Popcorn

anak tersedak makan popcorn

Popcorn atau berondong jagung adalah makanan berserat tinggi yang sulit ditolak oleh anak karena biasanya dimakan saat menonton sebuah film. Ternyata, tiga mangkuk kecil popcorn mengandung 2 gram serat, sehingga baik untuk memenuhi asupan serat anak.

Jika Anda khawatir kandungan gula pada popcorn yang dijual di pasaran terlalu tinggi, Anda bisa memasaknya sendiri dengan menggunakan bahan yang jauh lebih sehat, seperti memakai minyak zaitun.

Selain itu, usahakan untuk mengurangi tambahan pemanis, seperti karamel, agar tidak merusak gigi anak. Jangan lupa bahwa jagung berondong hanya cocok untuk anak-anak yang sudah berusia di atas 4 tahun karena dikhawatirkan balita yang mengonsumsinya bisa tersedak.

Sekarang, bukan alasan lagi bahwa makanan berserat kebanyakan membosankan untuk anak Anda. Masih ada berbagai pilihan yang bisa Anda coba untuk memenuhi kebutuhan serat harian anak.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 https://peraturan.bkpm.go.id/jdih/userfiles/batang/PMK%20No.%2075%20ttg%20Angka%20Kecukupan%20Gizi%20Bangsa%20Indonesia.pdf accessed Sep 23 2019.

Swap your white pasta for one of these 6 healthier varieties https://www.huffpost.com/entry/the-healthiest-pastas_n_56141c4de4b0368a1a615bb4 accessed Aug 23 2019. 

10 High-fiber foods your kids will actually eat https://www.healthline.com/health/parenting/high-fiber-foods-for-kids#1 accessed Aug 23 2019. 

Fiber https://kidshealth.org/en/parents/fiber.html accessed Aug 23 2019. 

Kids & dietary fiber https://www.aboutkidsgi.org/kids-dietary-fiber.html accessed Aug 23 2019. 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Nabila Azmi Diperbarui 16/08/2021
Fakta medis diperiksa oleh Hello Sehat Medical Review Team
x