Ingin berbagi cerita soal anak? Ikut komunitas Parenting sekarang!

home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Seberapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Anak Setiap Harinya?

Seberapa Banyak Serat yang Dibutuhkan Anak Setiap Harinya?

Salah satu dampak kurang serat yang paling sering terjadi adalah sembelit. Kelompok bayi dan anak-anak adalah yang paling rentan dengan kondisi ini. Cara termudah untuk mengatasi sembelit pada anak tentu saja dengan memberikan makanan tinggi serat. Meski begitu, banyak orangtua yang bingung seberapa banyak kebutuhan serat anak dalam sehari yang harus dicukupi. Simak ulasannya berikut ini.

Kebutuhan serat anak dalam sehari

Setiap anak membutuhkan serat yang berbeda-beda setiap harinya. Menurut Angka Kecukupan Gizi yang ditetapkan oleh Kemenkes RI lewat Peraturan Menteri Kesehatan no. 75 tahun 2013, jumlah kebutuhan serat harian anak berdasarkan usianya, yaitu:

  • Anak usia 0-6 bulan belum memiliki kecukupan serat yang dianjurkan
  • 7-11 bulan: 10 gram setiap hari
  • 1-3 tahun: 16 gram setiap hari
  • 4-6 tahun: 22 gram setiap hari
  • 7-9 tahun: 26 gram setiap hari

Sementara itu, untuk anak yang berusia 10 tahun ke atas, kebutuhan serat yang harus dipenuhi masih dibagi lagi berdasarkan jenis kelaminnya, yaitu:

  • Anak laki-laki usia 10-12 tahun: 30 gram serat setiap hari
  • Anak perempuan usia 10-12 tahun: 28 gram serat setiap hari
  • Anak laki-laki usia 13-15 tahun: 35 gram serat setiap hari
  • Anak perempuan usia 13-15 tahun 30 gram serat setiap hari
  • Anak laki-laki usia 16-18 tahun: 37 gram serat setiap hari
  • Anak perempuan usia 16-18 tahun: 30 gram serat setiap hari

Kebutuhan serat anak berdasarkan kondisi feses

Tak hanya dari segi usia dan jenis kelamin, anak kadang bisa saja memiliki kebutuhan serat yang berbeda dari yang telah ditetapkan di atas. Biasanya, kebutuhan ini akan mengikuti pola aktivitas anak, pola BAB, dan bagaimana asupan makanan sehari-harinya.

Sebagai orangtua, Anda mungkin bingung bagaimana menentukannya. Cara mudahnya adalah dengan mengetahui kondisi fesesnya. Normalnya, warna feses yang baik adalah yang kecokelatan dan mungkin sedikit kehijauan.

Selain itu, teksturnya juga cenderung lunak (tidak keras). Apabila feses anak keras dan sulit dikeluarkan, ada kemungkinan kebutuhan serat anak belum cukup sehingga ia mengalami sembelit.

Solusinya, berilah anak Anda lebih banyak asupan serat ketika ia susah buang air besar. Jangan lupa untuk mengimbanginya dengan minum air putih yang banyak. Sebab, makan serat terlalu banyak tanpa cairan yang cukup justru dapat menyebabkan anak Anda mengalami gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit. Perut kembung juga bisa menjadi tanda bahwa anak Anda terlalu banyak makan makanan berserat.

Apabila Anda masih tidak yakin, cobalah untuk mengonsultasikannya dengan dokter anak atau dokter ahli gizi agar kebutuhan serat untuk anak Anda lebih akurat.

Daftar makanan dan minuman berserat tinggi

Berikut adalah daftar makanan dan minuman yang mengandung serat.

  • Oatmeal gandum utuh: satu porsi bubur havermut mengandung sekitar 10 gram serat
  • Apel dan pir: Satu buah apel berukuran sedang mengandung 2.6 gram serat dan 5.5 gram serat dari pir dengan kulitnya.
  • Wortel: satu buah wortel berukuran kecil mengandung 1 gram serat.
  • Jeruk: 100 gram jeruk mengandung 1.4 gram serat
  • Stroberi: 150 gram stroberi segar menyediakan 4.8 gram serat pangan harian
  • 100 gram nasi putih menyediakan 0.5 gram serat, sedangkan nasi merah dengan jumlah yang sama memiliki 1,7 gram serat.

Selain makanan-makanan di atas, Anda juga bisa membantu melengkapi kebutuhan serat harian anak dengan memberikan susu tinggi serat, sekaligus untuk menjaga kesehatan pencernaannya.

Meminum susu tinggi serat dapat membantu mencukupi sekitar 50% kebutuhan serat harian anak. Dengan begitu, serat anak tercukupi, anak pun terhindar dari risiko sembelit.

Pusing setelah jadi orang tua?

Ayo gabung di komunitas parenting Hello Sehat dan temukan berbagai cerita dari orang tua lainnya. Anda tidak sendiri!


Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Dietitian of Canada. 2013. Planning Meals: Fibre Facts. [Online] Tersedia pada: https://www.dietitians.ca/Your-Health/Nutrition-A-Z/Seniors/Planning-Meals–Fibre-Facts.aspx (Diakses 5/12/2017)

Campbel, Leah. 2016. 10 High-Fiber Foods Your Kids Will Actually Eat. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/parenting/high-fiber-foods-for-kids#2 (Diakses 6/12/2017)

International Fondation for Functional Gastrointetinasl Disorders. 2015. Kids and DIetary FIber: [online] TErsedia pada: h(ttps://aboutkidsgi.org/kids-dietary-fiber.html (Diakeses 5/12/2017)

USDA. Tanpa Tahun. Food Cosmoposition Database. [Online] Tersedia pada: https://ndb.nal.usda.gov/ndb/nutrients/index (Diakses 6/12/2017)

Kemenkes RI. 2013. Peraturan Mentri KEsehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2013 tentang Angka Kecukupan Gizi yang DIanjurkan bagi Bangsa Indonesia.

Hamilton Health Sciences. 2015. Eating More Fibre. [Online] Tersedia pada: http://www.hamiltonhealthsciences.ca/documents/Patient%20Education/MoreFibre-trh.pdf (Diakses 5/12/2017)


Artikel terkait


Foto Penulis
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 08/06/2021
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x