Sebaiknya Anak Makan Berapa Kali Sehari? Ini Jawaban dari Para Ahli

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 30 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Anak Anda sering minta makan di luar jam makan? Atau malah sering ngemil makanan ringan tapi jarang makan? Jangan keburu marah dulu, bisa jadi hal ini karena Anda tidak tahu porsi makan anak yang tepat baik untuk makanan utama atau camilan ringannya. Memangnya, harus berapa kali anak makan dalam sehari? Cukup dua kali di tambah camilan di sela-sela jadwal utama makan? Atau tetap tiga kali tapi tidak usah ada camilan? Jika Anda masih bingung, Anda bisa temukan jawabannya di artikel ini.

Pentingnya mengatur jadwal anak makan untuk makanan utama dan camilan

Jika Anda selama ini memperhatikan bahwa si kecil sangat menyukai makanan camilan atau ngemil di waktu yang tidak tepat, hal ini sebenarnya sangat tidak baik karena bisa menimbulkan masalah pada berat badan.

Tidak hanya itu, makan camilan ringan secara tidak terkendali, bisa mengganggu selera makan anak karena merasa selalu kenyang. Padahal jika anak makan camilan di waktu dan porsi yang benar, makanan ringan justru bisa membantu si kecil untuk mencapai berat badan yang sehat.

Menurut Jodie Shield dan Mary Mullen, penulis Healthy Eating, Healthy Weight for Kids and Teens dari Academy of Nutrition and Dietetics anak-anak dan remaja perlu makan setiap 3 atau empat jam sekali dalam sehari, hal ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.

Lalu harus berapa kali sehari anak makan?

Untuk anak-anak mereka memerlukan makan tiga kali sehari dan makan camilan dua kali sehari.

Sedangkan untuk remaja, mereka memerlukan makan tiga kali sehari dan makan camilan sekali dalam sehari atau bisa juga dua kali sehari dengan catatan mereka sangat aktif secara fisik.

Libatkan anak untuk memilih makanan termasuk camilan ringan, Anda bisa berikan camilan ringan beberapa jam setelah jam makan atau satu sampai dua jam sebelum jam makan. Memberikan anak makan ringan beberapa jam setelah makan akan mencegah anak menolak makanan saat jam makan karena sudah merasa kenyang. Jadwal makan dan ngemil yang tepat bisa membantu si kecil memiliki berat badan yang sehat.

Panduan nutrisi makanan dan camilan ringan anak

Kebutuhan nutrisi anak makan sejatinya sama dengan yang dibutuhkan oleh orang dewasa. Dalam membuat resep makanan anak, orang tua sebaiknya mendasari pilihan menu kepada upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi anak. Sejatinya karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral, harus ada dalam menu makanan anak sehari-hari. Lalu, nutrisi apa saja yang harus ada dalam makanan dan camilan anak? Berikut panduan nutrisinya untuk Anda.

1. Protein

Protein merupakan bahan utama penyusun sel dalam tubuh manusia. Tidak heran jika pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat memerlukan dukungan nutrisi ini. Beruntung, banyak pilihan sumber makanan yang mengandung protein. Senyawa ini bisa ditemukan di dalam susu, telur, makanan laut, dan daging. Bukan hanya berbasis hewan, protein juga bisa ditemukan di dalam tumbuhan. Kacang-kacangan, sayuran, dan biji-bijian adalah sumber protein nabati yang layak dijadikan bahan dalam resep makanan anak.

2. Serat

Guna mendukung kinerja pencernaan anak, maka asupan serat harus tercukupi. Untuk itu, anak-anak harus rajin mengonsumsi makanan yang kaya serat, seperti sereal, buah-buahan, dan sayur-sayuran. Meski anak-anak jarang menyukai makanan yang berasal dari jenis ini, tapi orang tua bisa atasi dengan mengaplikasikan resep makanan anak secara kreatif.

3. Kalsium

Guna mendukung pertumbuhan anak, kebutuhan kalsium dirinya wajib dipenuhi. Zat ini sangat penting untuk memperkuat tulang dan gigi. Bahan makanan yang kaya akan kalsium berasal dari susu dan produk olahannya, seperti keju dan yoghurt. Selain itu, beberapa sayuran berdaun juga bisa menjadi sumber kalsium yang layak diprioritaskan.

4. Antioksidan

Anak yang sehat memiliki kekebalan tubuh yang prima dalam menghadapi ancaman serangan penyakit dari luar. Untuk peran yang satu ini, biasakan anak diberikan sumber makanan dengan kandungan antioksidan yang memadai. Antioksidan memiliki peran vital dalam memperkuat imunitas tubuh manusia. Beberapa makanan yang mengandung senyawa ini, antara lain kacang almond, jeruk, bayam, tomat, wortel, buah beri, dan paprika.

5. Zat besi

Salah satu peran zat besi bagi tubuh adalah membawa oksigen di dalam darah dan menjaga semangat anak-anak tetap terjaga. Untuk mencukupi kebutuhan anak akan zat besi, daging tanpa lemak, ikan, sayuran hijau gelap, biji-bijian, buah-buahan, dan kacang-kacangan yang diperkaya zat besi senantiasa bisa diberikan. 

6. Asam folat

Nutrisi lain yang wajib ada di dalam resep makanan anak adalah asam folat. Senyawa ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan sel-sel otak anak. Kondisi kekurangan asam folat menjadikan anak berisiko menderita anemia. Beberapa sumber makanan yang mengandung asam folat adalah asparagus, bayam, sereal biji-bijian utuh, buncis, kacang hijau, dan kubis.

7. Karbohidrat

Untuk menunjang aktivitas anak, dibutuhkan jumlah energi yang memadai, salah satu sumbernya adalah karbohidrat. Kegunaan lain dari karbohidrat adalah membantu tubuh menggunakan protein dan lemak untuk membangun dan memperbaiki jaringan tubuh. Beberapa sumber karbohidrat yang bisa didapat dengan mudah adalah beras, sereal, roti, kentang, dan pasta.

8. Lemak

Sumber energi lain yang mudah disimpan dalam tubuh anak-anak adalah lemak. Sumber-sumber lemak yang bisa disajikan pada anak adalah susu, ikan, daging merah, dan kacang-kacangan.

9. Vitamin

Vitamin memiliki peran vital bagi perkembangan dan pertumbuhan anak-anak. Vitamin A sangat berguna untuk menunjang kesehatan mata, kulit, dan mencegah infeksi. Sementara itu, selain baik dalam melawan flu, vitamin C juga berperan penting dalam memperkuat dinding pembuluh darah, membantu proses penyembuhan luka, dan memperkuat tulang dan gigi. Vitamin A bisa diperoleh dari wortel, labu, bayam, ubi jalar, brokoli, minyak ikan, kuning telur, dan kubis. Sementara untuk vitamin C bisa didapat dari jeruk, stroberi, tomat, pepaya, mangga, kembang kol, brokoli, kentang, melon, dan bayam.

Melihat banyaknya bahan makanan yang mengandung nutrisi penting di atas, bukan hal yang sulit bagi orang tua untuk menentukan resep makanan anak yang sehat. Yang penting, semuanya harus seimbang dan jangan sampai kekurangan atau berlebihan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Radiasi dari TV cembung zaman dulu memang mungkin merusak mata. Namun apakah efek yang sama dihasilkan dari perangkat televisi modern?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Luka Tertusuk

Karena jenis luka ini mudah tertutup, luka tusuk kerap menimbulkan infeksi jika tidak cepat diobati. Inilah pertolongan pertama untuk luka tusuk.

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Daftar Nutrisi dan Vitamin yang Bisa Bantu Menjaga Kesehatan Otak

Vitamin dan nutrisi tertentu ternyata bisa membantu menjaga kesehatan otak Anda. Ketahui dan cukupi asupan harian Anda dengan jenis vitamin otak berikut.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Otak dan Saraf 6 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Pilihan Cara Menghilangkan Selulit yang Mengganggu

Banyak yang menyangka penyebab selulit adalah tumpukan lemak di tubuh, namun ini ternyata kurang tepat. Lalu, bagaimana cara menghilangkan selulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makanan penyubur sperma

10 Makanan Penyubur Sperma agar Pasangan Cepat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
buah untuk penambah darah

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
makan telur mentah

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit