Mercaptopurine

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 11 menit
Bagikan sekarang

Mercaptopurine Obat Apa?

Untuk apa mercaptopurine?

Mercaptopurine adalah obat yang digunakan untuk mengobati jenis kanker tertentu, seperti leukemia limfositik akut. Leukemia limfositik akut sendiri merupakan jenis kanker yang menyerang darah dan sumsum tulang. Penyakit ini dapat berkembang dengan sangat cepat dan tiba-tiba. Bila terlambat diobati, penyakit ini bisa berakibat fatal. 

Mercaptopurine termasuk golongan obat kemoterapi sitotoksik, khususnya purin antagonis. Obat kemoterapi ini bekerja dengan cara memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker di tubuh. Dokter dapat meresepkan obat ini dengan obat kanker jenis lainnya untuk mengoptimalkan pengobatan yang dijalani pasien. 

Dokter mungkin dapat menggunakan obat Mercaptopurine untuk tujuan lain yang tidak disebutkan dalam artikel ini. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut. 

Bagaimana cara penggunaan mercaptopurine?

Mercaptopurine termasuk obat keras yang penggunaannya harus diawasi ketat oleh dokter. Tak heran bila obat ini tidak dijual bebas di apotek maupun toko obat.

Obat ini harus diminum saat keadaan perut kosong, alias sebelum makan. Jika Anda menggunakan cairan suspensi, kocok botol dengan setidaknya selama 30 detik sebelum menakar setiap dosis. Hal ini dilakukan untuk memastikan obat tercampur dengan baik

Jangan gunakan sendok makan biasa karena takaran obat bisa saja berbeda. Untuk memastikan Anda mendapatkan dosis dengan takaran yang tepat, usahakan untuk pakai sendok atau gelas khusus yang biasanya tersedia di dalam kemasan obat. Setelah dibuka, botol suspensi harus digunakan dalam waktu 6 minggu.

Sementara dalam bentuk tablet, telan obat secara utuh dengan bantuan air putih. . Hindari menggerus, menghancurkan, atau menghaluskan obat karena dapat memicu efek samping serta menurunkan efektivitasnya.

Dosis didasarkan pada berat badan, kondisi medis dan respon pasien terhadap pengobatan. Ini artinya, setiap orang sangat mungkin mendapatkan dosis yang berbeda. Jangan berikan obat ini ke orang lain meski mereka mengeluhkan gejala yang serupa dengan Anda.

Jangan meningkatkan dosis atau mengambil obat ini lebih sering daripada yang ditentukan. Alih-alih cepat sembuh, kondisi Anda mungkin akan semakin memburuk.

Supaya Anda mendapatkan manfaat yang maksimal, gunakan obat secara teratur di waktu yang sama setiap harinya. Pasang alarm di ponsel atau buat catatan di buku khusus untuk memudahkan Anda mengingat.

Obat ini dapat meningkatkan risiko perdarahan, infeksi, dan gangguan fungsi hati. Itu sebabnya, Anda mungkin akan diminta dokter untuk memeriksa kesehatan secara berkala.

Selama menggunakan obat ini, Anda juga disarankan untuk lebih banyak minum air putih. Asupan cairan yang cukup dapat membantu ginjal untuk bekerja optimal.

Pada prinsipnya, minum obat jenis apa pun sesuai dengan aturan dokter atau anjuran yang tertera pada label kemasan produk. Jangan ragu untuk bertanya langsung ke dokter maupun apoteker bila Anda belum paham betul cara pakainya.

Yang terakhir, segeralah berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau semakin buruk. Semakin cepat diobati, maka akan semakin baik.

Bagaimana cara penyimpanan mercaptopurine?

Obat mercaptopurine paling baik disimpan pada suhu ruangan. Jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.                            

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis Mercaptopurine

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Bagaimana dosis mercaptopurine untuk orang dewasa?

Setiap orang mungkin akan mendapat dosis yang berbeda. Hal ini karena pemberian dosis biasanya disesuaikan dengan usia, berat badan, kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh, serta respon mereka terhadap pengobatan.

Namun secara umum, dosis standar untuk mengatasi leukimia limfostik akut pada orang dewasa adalah 2,5 mg/kg berat badan per hari (100 sampai 200 mg dalam rata-rata orang dewasa).

Pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat jenis apa pun. Ini untuk memastikan bahwa Anda mengonsumsi obat sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

Selain itu, gunakan obat apa pun sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Jangan coba-coba menambah atau mengurangi dosis tanpa terlebih dulu berkonsultasi ke dokter.

Bagaimana dosis mercaptopurine untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat mercaptopurine untuk anak-anak. Pemberian dosis obat untuk anak-anak biasanya disesuaikan dengan berat badan, kondisi kesehatan, dan respon mereka terhadap pengobatan.

Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak bila digunakan secara asal. Oleh sebab itu, konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis apakah mercaptopurine tersedia?

Obat ini tersedia dalam bentuk suspensi cair dan tablet.

Efek samping Mercaptopurine

Apa saja efek samping obat mercaptopurine?

Efek samping paling umum yang kerap dikeluhkan orang setelah menggunakan obat ini di antaranya:

  • Mual dan muntah
  • Diare
  • Rambut rontok
  • Perut kembung
  • Sakit perut
  • Badan terasa lemas dan tidak bertenaga
  • Ruam kulit ringan
  • Nafsu makan menurun

Reaksi alergi yang parah akibat penggunaan obat ini sangat jarang terjadi. Namun, bila Anda mengalami satu dari beberapa tanda-tanda alergi di bawah ini, sebaiknya segera berobat ke dokter:

  • Gatal-gatal
  • Kesulitan bernapas
  • Pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Anda juga sebaiknya segera menghentikan pengobatan dan cari pertolongan medis terdekat bila mengalami efek samping serius yang meliputi:

  • Nyeri dada yang parah
  • Napas dangkal dan memburu
  • Sesak napas
  • Pembengkakan di wajah, mulut, dan tenggorokan
  • Perubahan warna kulit
  • Lemah otot
  • Merasa haus terus
  • Sering buang air kecil
  • Badan beraroma seperti buah
  • Batuk berdarah
  • Suasana hati berubah secara signifikan
  • Perubahan siklus menstruasi
  • Penurunan gairah seksual

Tidak semua orang mengalami efek samping ini. Mungkin ada beberapa efek samping yang tidak tercantum di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang efek samping, silakan berkonsultasi dengan dokter atau apoteker.

Peringatan dan Perhatian Obat Mercaptopurine

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan mercaptopurine?

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan lakukan sebelum menggunakan obat mercaptopurine adalah:

  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda punya alergi terhadap mercaptopurine atau jenis obat kanker lainnya. Tanyakan pada dokter atau apoteker tentang daftar penyusun obat ini sebelum Anda menggunakannya.
  • Beri tahu dokter dan apoteker tentang semua obat-obatan yang sedang atau akan Anda konsumsi secara rutin. Baik itu obat resep, nonresep, hingga obat alami dari bahan-bahan herbal.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah terinfeksi virus, bakteri, atau jamur tertentu.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah punya riwayat penyakit stroke atau gangguan pembekuan darah.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah punya riwayat penyakit hati dan ginjal.
  • Beri tahu dokter dan apoteker bila Anda sedang atau pernah punya riwayat gangguan pencernaan kronis seperti penyakit ulcerative colitis.
  • Beri tahu dokter bila Anda sedang hamil atau menyusui.

Selama menggunakan obat ini, Anda akan diminta dokter untuk menajalani tes kesehatan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk melihat respon tubuh Anda terhadap pengobatan. Bila diperlukan, dokter mungkin akan mengubah dosis atau mengganti obat yang lebih cocok dengan kondisi Anda. Tetap gunakan obat meski dokter mengganti dosis atau obat beberapa kali.

Selain itu, segera berobat ke dokter bila kondisi Anda tidak membaik atau semakin memburuk.

Apakah mercaptopurine aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini masuk ke dalam risiko kehamilan kategori B menurut Food and Drugs Administration (FDA) di Amerika Serikat, atau setara dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Indonesia.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut FDA :

  • A = Tidak berisiko
  • B = Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C = Mungkin berisiko
  • D = Ada bukti positif dari risiko
  • X = Kontraindikasi
  • N = Tidak diketahui

Sementara untuk ibu menyusui, belum ada bukti jelas apakah obat ini membahayakan bayi atau tidak. Untuk menghindari berbagai kemungkinan negatif, jangan minum obat ini sembarangan atau tanpa seizin dokter.

Interaksi Obat Mercaptopurine

Obat-obatan apa yang mungkin berinteraksi dengan mercaptopurine?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam artikel ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Sejumlah obat yang berpotensi menimbulkan interaksi negatif dengan obat ini di antaranya:

  • Sulfamethoxazole dan trimethoprim (Bactrim, Cotrim, Septra, SMZ-TMP dan SMZ-TMP)
  • Warfarin (Coumadin, Jantoven)
  • Obat yang melemahkan sistem kekebalan tubuh seperti obat kanker, steroid, dan obat-obatan untuk mencegah penolakan organ transplantasi.

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan mercaptopurine?

Obat-obatan tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau pada saat waktu sekitar makan pada makanan atau makanan tertentu karena interaksi obat dapat terjadi. Mengonsumsi alkohol atau tembakau dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan  penyedia layanan kesehatan Anda.

Kondisi kesehatan apa yang dapat berinteraksi dengan mercaptopurine?

Kehadiran masalah medis lainnya dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Pastikan Anda memberi tahu dokter  jika Anda memiliki masalah medis lainnya, terutama:

  • Anemia
  • Masalah darah atau sumsum tulang
  • Masalah usus (misalnya, mual, muntah, diare)
  • Encok
  • Leukopenia (sel darah putih rendah)
  • Penyakit hati
  • Trombositopenia (trombosit rendah dalam darah) 
  • Infeksi tertentu, karena obat ini dapat menurunkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi
  • Penyakit ginjal

Overdosis Mercaptopurine

Apa yang harus saya lakukan pada keadaan gawat darurat atau overdosis?

Pada kasus gawat darurat atau overdosis, hubungi penyedia layanan gawat darurat lokal (119) atau segera ke unit gawat darurat rumah sakit terdekat.

Ketika seseorang mengalami overdosis, berbagai gejala yang mungkin muncul yaitu:

  • Tekanan darah yang terlalu rendah (hipotensi) yang membuat kepala menjadi pusing
  • Pingsan
  • Detak jantung cepat dan tidak teratur
  • Detak jantung lebih lambat dari kondisi normal

Apa yang harus saya lakukan bila melewatkan satu dosis?

Apabila Anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Terapi Ultrasound Tidak Hanya untuk Kecantikan, Tapi Bisa Kurangi Sel Kanker

    Sebuah penemuan baru dari Caltech mengungkapkan bahwa terapi ultrasound dapat menghancurkan sel kanker. Apakah temuan ini benar-benar efektif?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Fakta Unik 19 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

    Kanker Lidah Stadium 4: Gejala, Harapan Hidup, dan Cara Mengobatinya

    Setiap jenis kanker memiliki tahapan stadiumnya masing-masing. Begitu pula kanker lidah. Lantas, apa artinya jika Anda didiagnosis kanker lidah stadium 4?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 20 Oktober 2019 . Waktu baca 6 menit

    Kenali Pilihan Pengobatan Kanker yang Cocok untuk Para Lansia

    Pilihan pengobatan kanker untuk para lansia sebenarnya terbilang sangat terbatas mengingat kondisi tubuh mereka tidak lagi sebugar saat muda. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Hidup Sehat, Perawatan Lansia 14 Oktober 2019 . Waktu baca 4 menit

    Penyebab Utama Kanker Mulut dan 7 Faktor Risiko yang Jarang Diketahui

    Kanker mulut tidak boleh disepelekan. Mengetahui berbagai penyebab kanker mulut dapat mengurangi risiko Anda terkena penyakit ini di kemudian hari.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 12 September 2019 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati obat kanker

    Cara Mengobati Kanker, Mulai dari Minum Obat Hingga Prosedur Medis

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 18 September 2020 . Waktu baca 12 menit
    obat herbal tradisional kanker kolorektal usus besar kolon rektum

    5 Jenis Obat Herbal yang Berpontensi Mengobati Kanker Kolorektal

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 31 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
    obat pengobatan kanker lambung perut bisa sembuh

    Obat dan Jenis Pengobatan untuk Kanker Lambung (Perut)

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 25 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
    covid-19 bunuh diri

    Begini Cara Mengatur Perawatan Kanker Selama Wabah COVID-19

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 26 Maret 2020 . Waktu baca 6 menit