Curcuma FCT Tablet

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/05/2020
Bagikan sekarang

Manfaat Curcuma FCT Tablet

Untuk apa obat Curcuma FCT Tablet?

Curcuma FCT Tablet adalah suplemen untuk meningkatkan nafsu makan dan menjaga kesehatan fungsi hati. Curcuma FCT Tablet adalah herbal yang mengandung 20 mg ekstrak curcumin (temulawak).

Jenis temulawak yang terkandung dalam suplemen ini adalah Curcuma xanthorrhizae. Menurut DrugBank, beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari ekstrak temulawak ini adalah:

  • mengatasi masalah pencernaan (diare, disentri, dan wasir)
  • mengandung antioksidan
  • membantu mengurangi peradangan
  • menurunkan demam
  • berpotensi sebagai antibakteri dan antikanker
  • berpotensi mencegah penggumpalan darah

Cara Pakai

Bagaimana cara pakai Curcuma FCT Tablet?

Curcuma FCT tablet adalah obat yang diminum lewat mulut dengan bantuan air minum (oral). Suplemen ini biasanya dikonsumsi satu hingga dua sampai tiga kali sehari, sesuai dengan aturan minum obat yang diberikan oleh dokter Anda.

Minum obat ini sesuai dengan anjuran dokter atau label yang tertera pada kemasan. Anda bisa meminumnya sebelum ataupun setelah makan. Jangan mengonsumsi lebih dari dosis yang dianjurkan. Dosis maksimal yang dianjurkan adalah 4 dosis dalam sehari.

Penting diketahui bahwa dosis diberikan berdasarkan usia, kondisi kesehatan, dan respons Anda terhadap kandungan obat. Jangan meningkatkan dosis Anda atau minum obat ini lebih lama dari yang dianjurkan.

Bagaimana cara menyimpan obat ini?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan.

Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda. Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlaku obat telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang obat Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Curcuma FCT Tablet untuk orang dewasa?

Curcuma FCT Tablet diminum 1 tablet sebanyak 3 kali dalam sehari.

Berapa dosis Curcuma FCT Tablet untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam sediaan apa obat ini tersedia?

Curcuma FCT tersedia dalam sediaan tablet salut selaput dengan kandungan Curcuma xanthorrizae sebanyak 20 mg.

Efek Samping

Apa efek samping Curcuma FCT Tablet yang mungkin terjadi?

Seperti penggunaan suplemen dan obat-obatan lainnya, penggunaan Curcuma FCT Tablet berpotensi menyebabkan beberapa efek samping. Umumnya, efek samping berikut jarang terjadi dan tidak memerlukan pengobatan khusus.

Namun, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter Anda jika Anda memiliki masalah apa pun setelah minum obat ini.

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul, terutama jika suplemen ini dikonsumsi dalam jangka panjang:

  • mual
  • diare
  • perdarahan pada orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu (batu ginjal atau penyakit autoimun)

Tidak semua orang mengalami efek samping saat minum suplemen ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan dan Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan Curcuma FCT Tablet?

Sebelum minum obat ini, ada baiknya Anda beri tahu dokter dan apoteker apabila Anda alergi terhadap obat lain atau kandungan yang ada pada Curcuma FCT Tablet. Periksa label atau tanyakan pada apoteker tiap daftar kandungan obat ini.

Beri tahu dokter dan apoteker apa saja obat-obatan dengan atau tanpa resep, vitamin, suplemen dan produk herbal yang sedang Anda gunakan. Dokter mungkin perlu menyesuaikan dosis atau mengawasi Anda dari efek samping.

Apakah suplemen ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Belum diketahui apa obat ini aman untuk dikonsumsi ibu hamil dan ibu menyusui. Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi Obat

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Curcuma FCT Tablet?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep atau nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Berikut adalah obat-obatan yang mungkin dapat berinteraksi dengan ekstrak temulawak:

  • aspirin
  • obat NSAID
  • obat diabetes
  • obat hipertensi
  • obat pengencer darah

Makanan dan minuman apa yang tak boleh dikonsumsi saat menggunakan Curcuma FCT Tablet?

Obat-obatan atau suplemen tertentu tidak boleh digunakan pada saat makan atau saat makan makanan tertentu. Hal ini dikarenakan interaksi obat dengan makanan berpotensi terjadi.

Merokok tembakau atau mengonsumsi alkohol dengan obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan interaksi terjadi. Diskusikan penggunaan obat Anda dengan makanan, alkohol, atau tembakau dengan dokter Anda.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang dapat berinteraksi dengan obat ini?

Beberapa kondisi kesehatan tertentu dapat mengganggu kerja obat ini. Berikut adalah masalah kesehatan tersebut yaitu:

  • penyakit ginjal, terutama batu ginjal
  • diabetes
  • kelainan pendarahan
  • penyakit autoimun lainnya
  • penyalahgunaan alkohol

Overdosis

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 112 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Berikut adalah gejala-gejala overdosis yang perlu Anda waspadai:

  • mual
  • muntah-muntah
  • pusing
  • hilang keseimbangan
  • mati rasa dan kesemutan
  • kejang-kejang

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis Curcuma FCT Tablet, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan menggandakan dosis.

Hello Health Group tidak menyediakan konsultasi medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Benarkah Kurkumin dalam Temulawak Bisa Cegah Penyebaran COVID-19?

    Rempah jenis kurkumin dipercaya dapat menghambat penyebaran virus corona. Benarkah demikian? Cari tahu penjelasannya di Hello Sehat.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Coronavirus, COVID-19 Februari 19, 2020

    Benarkah Temulawak Ampuh Menambah Nafsu Makan?

    Temulawak sering digunakan sebagai penambah nafsu makan pada anak. Lantas, benarkah terdapat kandungan dalam temulawak yang memiliki fungsi tersebut?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Diah Ayu
    Nutrisi, Hidup Sehat November 6, 2019

    4 Obat Herbal yang Efek Sampingnya Meningkatkan Risiko Penyakit Hati

    Obat herbal digunakan sebagai alternatif untuk mengobati suatu penyakit. Namun, ada beberapa daftar obat herbal yang bisa meningkatkan penyakit hati.

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh Aprinda Puji
    Hidup Sehat, Fakta Unik Oktober 11, 2019

    Efek Samping Obat Fenitoin (Phenytoin), Obat Kejang yang Biasa Diresepkan Dokter

    Obat phenytoin (fenitoin) biasanya digunakan untuk mengatasi kejang akibat penyakit epilepsi. Namun, mungkinkan obat fenitoin menimbulkan efek samping?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
    Hidup Sehat, Fakta Unik September 15, 2019

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara menyimpan obat padat

    Jangan Sembarangan, Berikut Cara Menyimpan Obat Padat yang Benar

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang April 17, 2020
    temulawak obat hepatitis

    Benarkah Temulawak Bisa Dijadikan Obat Hepatitis?

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh Ihda Fadila
    Tanggal tayang April 15, 2020
    vasodilator

    Vasodilator, Obat untuk Memperlebar Pembuluh Darah

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Maret 16, 2020
    minuman temulawak untuk daya tahan tubuh

    4 Resep Minuman Temulawak untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh Winona Katyusha
    Tanggal tayang Maret 8, 2020