Cataflam

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Mei 2020 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Penggunaan

Untuk apa obat Cataflam digunakan?

Cataflam adalah obat untuk meredakan nyeri atau kaku otot, nyeri punggung, osteoarthritis, rheumatoid arthritis, sakit gigi, asam urat, dan nyeri haid.

Cataflam tergolong ke dalam kelas obat NSAID. Cataflam mengandung diclofenac potassium yang bekerja mengurangi zat dalam tubsuh penyebab peradangan dan pembengkakan.

Bagaimana aturan pakai obat ini?

Minum obat ini dengan segelas penuh air (240 mililiter) kecuali jika dokter Anda memberikan instruksi yang berbeda. Jangan berbaring minimal 10 menit setelah minum obat ini.

Untuk mencegah sakit perut, minum obat ini dengan makanan, susu, atau antasida. Namun, ini mungkin memperlambat penyerapan dan menunda peredaan nyeri, terutama jika Anda tidak meminum obat ini pada jadwal teratur.

Telanlah tablet seluruhnya. Jangan menghancurkan, mengunyah, atau membelah tablet. Hal ini dapat menghancurkan lapisan khusus pada tablet dan dapat meningkatkan efek sampingnya.

Dosisnya diberikan berdasarkan kondisi medis, respons terhadap pengobatan, dan obat lain yang mungkin Anda pakai. Pastikan untuk memberi tahu dokter dan apoteker Anda tentang semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat resep, obat bebas resep, dan produk herbal).

Untuk mengurangi risiko efek samping, gunakan obat ini dengan dosis efektif terendah untuk jangka waktu sesingkat-singkatnya. Jangan meningkatkan dosis Anda atau mengurangi dari yang ditentukan.

Untuk kondisi kronis seperti rheumatoid arthritis, teruskan pengobatan seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. Diskusikan risiko dan manfaatnya dengan dokter atau apoteker Anda. Mungkin perlu waktu sekitar 2 minggu pemakaian rutin sebelum manfaat penuh dari obat ini dapat muncul.

Jika Anda menggunakan obat ini sewaktu-waktu (bukan pada jadwal rutin), ingat bahwa obat dapat bekerja dengan baik jika digunakan ketika tanda-tanda awal nyeri muncul. Jika Anda menunggu sampai rasa sakit memburuk, ini tanda bahwa mungkin obat tidak bekerja dengan baik.

Beri tahu dokter jika kondisi Anda tidak membaik setelah mengonsumsi Cataflam. Ikuti aturan yang diberikan oleh dokter atau apoteker sebelum memulai pengobatan. Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Bagaimana cara menyimpan Cataflam?

Obat ini paling baik disimpan pada suhu ruangan, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembap. Jangan disimpan di kamar mandi. Jangan dibekukan. Merek lain dari obat ini mungkin memiliki aturan penyimpanan yang berbeda.

Perhatikan instruksi penyimpanan pada kemasan produk atau tanyakan pada apoteker Anda. Jauhkan semua obat-obatan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Jangan menyiram obat-obatan ke dalam toilet atau ke saluran pembuangan kecuali bila diinstruksikan. Buang produk ini bila masa berlakunya telah habis atau bila sudah tidak diperlukan lagi.

Konsultasikan kepada apoteker atau perusahaan pembuangan limbah lokal mengenai bagaimana cara aman membuang produk Anda.

Dosis

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti dari nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter atau apoteker Anda sebelum memulai pengobatan.

Berapa dosis Cataflam untuk orang dewasa?

Berikut adalah dosis yang direkomendasikan untuk orang dewasa:

Dosis Cataflam untuk osteoarthritis

Dosis untuk penderita osteoarthritis adalah 50 mg diminum 2 sampai 3 kali sehari, atau 75 mg untuk dua kali sehari. Jangan melebihi 150 mg/hari.

Dosis Cataflam untuk rematik (rheumatoid arthritis)

Dosis untuk penderita rematik adalah 50 mg diminum 3 sampai 4 kali sehari. Jangan melebihi 225 mg/hari.

Dosis Cataflam untuk nyeri haid (PMS)

50 mg diminum 3 kali sehari. Pada beberapa pasien, dosis awal bisa diberikan 100 mg terlebih dulu kemudian diikuti oleh dosis 50 mg untuk memberikan efek penyembuhan yang lebih baik. Setelah hari pertama, dosis harian total harus umumnya tidak melebihi 150 mg.

Dosis Cataflam untuk nyeri ringan sampai sedang, misal sakit gigi atau nyeri otot

50 mg diminum 3 kali sehari. Dokter mungkin mengarahkan Anda untuk minum 100 mg dulu untuk dosis pertama, diikuti oleh dosis 50 mg. Setelah hari pertama, dosis harian total harus umumnya jangan melebihi 150 mg.

Dosis Cataflam untuk nyeri akut

Untuk kasus nyeri akut, obat ini dapat diminum sebanyak 18 atau 35 mg 3 kali sehari.

Berapa dosis Cataflam untuk anak-anak?

Belum ada ketentuan dosis Cataflam untuk anak-anak. Obat ini bisa saja berbahaya bagi anak-anak. Penting untuk memahami keamanan obat sebelum digunakan. Konsultasikan pada dokter atau apoteker untuk informasi lebih lanjut.

Dalam dosis dan sediaan apa obat ini tersedia?

Cataflam tersedia dalam bentuk tablet 50 mg.

Efek Samping

Apa saja efek samping Cataflam yang mungkin terjadi?

Seperti halnya obat-obatan lain, Cataflam mungkin dapat menimbulkan terjadinya efek samping pada beberapa orang.

Efek samping yang umum terjadi adalah:

Jika gejala-gejala yang dirasa semakin memburuk atau tidak kunjung hilang, konsultasikan pada dokter.

Efek samping lainnya yang bersifat lebih serius dan membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin adalah:

  • pembengkakan tangan atau kaki (edema)
  • kenaikan berat badan yang mendadak atau tidak dapat dijelaskan
  • perubahan mendengar (seperti telinga berdenging)
  • perubahan suasana hati
  • nyeri saat menelan
  • kelelahan yang tidak biasa
  • nyeri dada
  • sesak napas
  • masalah dengan penglihatan atau keseimbangan

Efek samping berupa masalah ginjal

Segera dapatkan bantuan medis jika muncul efek samping yang berkaitan dengan tanda-tanda masalah ginjal, seperti:

  • perubahan jumlah air kencing
  • leher kaku yang tidak dapat dijelaskan

Efek samping berupa masalah hati

Obat ini jarang menyebabkan penyakit hati yang serius dan fatal. Namun, segera dapatkan bantuan medis jika Anda menunjukkan gejala kerusakan hati, termasuk:

  • urin berwarna gelap
  • mual dan muntah
  • kehilangan nafsu makan terus menerus
  • sakit perut
  • nyeri ulu hati
  • mata atau kulit menguning

Reaksi alergi

Reaksi alergi yang sangat serius terhadap obat ini jarang terjadi. Namun, segera dapatkan bantuan medis jika Anda menunjukkan gejala reaksi alergi serius, termasuk:

  • ruam
  • gatal dan bengkak (terutama di wajah, lidah, atau tenggorokan)
  • pusing parah
  • sulit bernapas

Tidak semua orang mengalami efek samping saat menggunakan obat ini. Mungkin juga ada beberapa efek samping yang belum disebutkan di atas.

Bila Anda memiliki kekhawatiran mengenai efek samping tertentu, konsultasikanlah pada dokter atau apoteker Anda.

Pencegahan & Peringatan

Apa saja yang harus diketahui sebelum menggunakan obat ini?

Sebelum menggunakan Cataflam, beri tahu dokter dan apoteker jika Anda alergi terhadap diclofenac potassium, aspirin, atau NSAID lainnya seperti ibuprofen (Advil, Motrin) dan naproxen (Aleve, Naprosyn).

Anda juga perlu memberi tahu dokter mengenai obat resep, nonresep, vitamin, suplemen gizi, dan produk herbal yang Anda gunakan atau yang akan Anda gunakan. Dokter Anda mungkin perlu mengubah dosis obat atau memantau Anda dengan hati-hati untuk adanya efek samping.

Selain obat-obatan, pastikan Anda juga menginformasikan mengenai kondisi atau masalah kesehatan yang sedang atau pernah Anda derita. Beberapa kondisi kesehatan dapat menimbulkan interaksi dengan cataflam.

Jika Anda sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui, konsultasikan dengan dokter Anda mengenai konsumsi cataflam. Apabila Anda ternyata hamil sewaktu menggunakan obat ini, hubungi dokter Anda.

Jika Anda menjalani operasi, termasuk operasi gigi, beritahu dokter atau dokter gigi Anda, tentang penggunaan obat ini.

Obat ini bisa membuat Anda pusing atau mengantuk. Jangan mengemudi, menggunakan mesin, atau melakukan aktivitas yang memerlukan konsentrasi dan kewaspadaan tinggi sampai Anda yakin bisa melakukan aktivitas seperti itu dengan aman.

Obat ini bisa membuat Anda lebih peka terhadap sinar matahari. Batasi waktu Anda di bawah sinar matahari. Hindari menjemur diri di bawah sinar matahari atau tanning di salon kecantikan.

Gunakan tabir surya dan kenakan pakaian pelindung saat berada di luar ruangan. Beritahu dokter Anda segera jika Anda terbakar sinar matahari atau kulit lecet/kemerahan.

Orang lanjut usia mungkin lebih rentan terhadap efek samping obat, terutama perdarahan lambung/usus, masalah ginjal, dan masalah jantung yang memburuk.

Apakah obat ini aman untuk ibu hamil dan menyusui?

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan Cataflam pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter Anda untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini.

Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C selama trimester 1 dan 2, dan kategori D untuk trimester ketiga.

Berikut referensi kategori risiko kehamilan menurut Food and Drugs Administration (FDA) Amerika Serikat:

  • A=Tidak berisiko
  • B=Tidak berisiko pada beberapa penelitian
  • C=Mungkin berisiko
  • D=Ada bukti positif dari risiko
  • X=Kontraindikasi
  • N=Tidak diketahui

Selalu konsultasi terlebih dulu pada dokter atau bidan sebelum menggunakan obat apapun, jika Anda sedang hamil, menyusui, atau sedang merencanakan kehamilan.

Interaksi

Obat apa saja yang tak boleh dikonsumsi bersamaan dengan Cataflam?

Interaksi obat dapat mengubah kinerja obat Anda atau meningkatkan risiko efek samping yang serius. Tidak semua kemungkinan interaksi obat tercantum dalam dokumen ini.

Simpan daftar semua produk yang Anda gunakan (termasuk obat-obatan resep/nonresep dan produk herbal) dan konsultasikan pada dokter atau apoteker. Jangan memulai, memberhentikan, atau mengganti dosis obat apapun tanpa persetujuan dokter.

Menurut WebMD, berikut adalah beberapa obat yang kemungkinan dapat menimbulkan terjadinya interaksi dengan Cataflam:

Obat-obatan di bawah ini dapat meningkatkan risiko terjadinya pendarahan jika dikonsumsi bersamaan dengan Cataflam:

  • clopidogrel
  • dabigatran
  • enoxaparin
  • warfarin

Apakah makanan atau alkohol dapat berinteraksi dengan obat ini?

Obat ini bisa menyebabkan perdarahan lambung. Penggunaan rokok tembakau dan konsumsi alkohol yang dikombinasikan dengan obat ini, dapat meningkatkan risiko pendarahan perut Anda.

Batasi alkohol dan berhenti merokok saat sedang menjalani pengobatan dengan Cataflam. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker Anda untuk informasi lebih lanjut.

Apakah ada kondisi kesehatan tertentu yang harus menghindari Cataflam?

Orang-orang yang memiliki penyakit jantung baik masih aktif maupun riwayat, termasuk gagal jantung bawaan, tidak disarankan untuk menggunakan Cataflam.

Obat pereda nyeri golongan NSAID dapat meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke yang mematikan pada kondisi ini. Risiko juga meningkat jika Cataflam digunakan dalam jangka panjang.

Cataflam dan obat-obatan NSAID lainnya tidak seharusnya digunakan sebelum dan/atau setelah operasi bypass jantung.

Adanya masalah kesehatan lain di tubuh Anda dapat mempengaruhi penggunaan obat ini. Beri tahu dokter Anda bila Anda memiliki masalah kesehatan lain.:

  • Anemia
  • Masalah perdarahan
  • Gumpalan darah
  • Gagal jantung bawaan
  • Edema (retensi cairan)
  • Serangan jantung, riwayat penyakit
  • Penyakit jantung
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi)
  • Penyakit ginjal
  • Porfiria (kelainan darah)
  • Tukak lambung atau perdarahan, riwayat penyakit
  • Stroke, riwayat penyakit – Gunakan dengan hati-hati. Mungkin membuat kondisi lebih buruk
  • Asma, sensitif pada aspirin, riwayat penyakit
  • Sensitivitas terhadap aspirin (atau NSAID lainnya), riwayat penyakit
  • Penyakit ginjal, berat–Sebaiknya tidak digunakan pada pasien dengan kondisi ini
  • Penyakit hati – Gunakan dengan hati-hati. Efek samping dapat meningkat karena pembersihan obat dari tubuh yang lambat

Overdosis

Bagaimana gejala overdosis Cataflam dan apa efeknya?

Segera dapatkan bantuan darurat jika ada gejala overdosis berikut saat mengonsumsi Cataflam:

  • Agitasi (gelisah)
  • Penglihatan kabur
  • Perubahan dalam kesadaran
  • Perubahan dalam kemampuan melihat warna terutama biru atau kuning
  • Kebingungan
  • Tinja berdarah atau hitam
  • Muntah zat yang berdarah atau terlihat seperti bubuk kopi
  • Depresi
  • Pernapasan sulit atau bermasalah
  • Gatal-gatal (biduran)
  • Mudah marah; agresif
  • Napas tidak teratur; cepat atau lambat, atau dangkal
  • Hilang kesadaran
  • Otot berkedut
  • Kegugupan
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman di dada, perut bagian atas, atau tenggorokan
  • Bibir, kuku jari tangan, atau kulit berwarna pucat atau biru
  • Bengkak atau sembap pada kelopak mata atau sekitar mata, wajah, bibir, atau lidah
  • Kenaikan berat badan yang cepat
  • Kejang
  • Kantuk
  • Detak jantung lambat atau cepat
  • Pingsan
  • Wajah, pergelangan kaki, atau tangan membengkak
  • Dada sesak
  • Kesulitan tidur
  • Rasa kantuk, kelemahan, atau loyo yang tidak biasa

Apa yang harus saya lakukan dalam keadaan darurat atau overdosis?

Pada situasi gawat darurat atau overdosis, hubungi 119 atau segera larikan ke rumah sakit terdekat.

Apa yang harus saya lakukan kalau saya lupa minum obat atau lupa pakai obat?

Jika Anda melewatkan satu dosis, segera minum sesegera mungkin saat Anda ingat. Namun, jika Anda baru ingat setelah sudah waktunya untuk dosis selanjutnya, abaikan saja dosis yang terlupa, dan lanjutkan pemakaian sesuai jadwal. Jangan gunakan obat ini dengan dosis yang digandakan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Sendi Rahang Sakit? Cari Tahu Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

    Sedang mengalami nyeri sendi rahang? Agar tidak salah penanganan, simak penyebab, gejala, dan cara mengatasi rasa sakit pada sendi rahang di sini.

    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    6 Penyebab Nyeri Sendi Bahu dan Cara Mengobatinya

    Sendi bahu bisa terasa nyeri atau sakit karena macam-macam penyebab. Cari tahu apa penyebabnya dan cara mengobatinya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 21/04/2020 . Waktu baca 7 menit

    7 Gejala Umum dari Nyeri Sendi, dan yang Muncul Khas Sesuai Penyakit Penyebab

    Ketika persendian Anda cedera, gejala yang paling pertama muncul adalah nyeri sendi. Namun, nyeri sendi juga bisa jadi gejala suatu penyakit.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gangguan Muskuloskeletal, Health Centers 18/04/2020 . Waktu baca 8 menit

    8 Vitamin yang Efektif Meredakan Nyeri Sendi

    Tidak hanya untuk menjaga kesehatan, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk meredakan nyeri sendi. Cari rekomendasinya di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Nyeri Kronis, Health Centers 17/04/2020 . Waktu baca 6 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    nyeri otot dada

    Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasi Nyeri Otot di Dada

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    nyeri otot paha

    Nyeri Pada Otot Paha? Ketahui Penyebab dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 20/05/2020 . Waktu baca 6 menit
    nyeri otot punggung

    Beragam Penyebab Nyeri Otot Punggung dan Cara Mengatasinya!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 19/05/2020 . Waktu baca 7 menit
    mengatasi nyeri sendi

    6 Cara Mengatasi Nyeri Sendi di Rumah

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 23/04/2020 . Waktu baca 6 menit